RSU Sufina Aziz Raih Juara Harapan 1 di Ajang MUKISI Innovation IHEX 2026
RSU Sufina Aziz Raih Juara Harapan 1 di Ajang MUKISI Innovation IHEX 2026Tangerangsumut24.co RSU Sufina Aziz Medan meraih penghargaan Juara
News
Baca Juga:
BALIGE I SUMUT24.co
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Toba, Drs. Whenlis Purba M.Si bersama sejumlah stafnya secara khusus mendatangi Bupati Toba, Poltak Sitorus ke Kantor Bupati Toba, untuk melakukan sensus pertanian kepada Bupati Toba, pada Rabu pagi (12/6/2023).
Pada sensus tersebut, Whenlis Purba menjelaskan bahwa pihaknya wajib melakukan sensus pertanian kepada masyarakat, untuk mendapatkan data struktur pertanian di Indonesia khususnya di Kabupaten Toba.
Adapun responden pada sensus pertanian tahun ini terbagi menjadi tiga, diantaranya pertanian rumah tangga, pertanian berbadan hukum dan pertanian lainnya. Namun untuk mendapat struktur pertanian yang akurat, sensus difokuskan untuk melakukan pendataan terhadap petani holtikultura, petani tanaman pangan, perkebunan, peternakan, perikanan, kehutanan dan jasa pertanian.
Ia menambahkan, sensus pertanian ini telah dimulai sejak 1 Juni lalu hingga 31 Juli mendatang. Saat ini, data sensus pertanian telah mencapai hingga 70 persen. Nantinya hasil sensus ini akan menjadi data awal untuk perencanaan pembangunan oleh pemerintah di sektor pertanian.
“Inikan sekali 10 tahun, jadi setelah sensus 2013 yang lalu, maka kita lakukan lagi sensus tahun ini. Jadi dari sensus ini nanti, pemerintah sudah mendapat pondasi dasar untuk membangun pertanian 10 tahun ke depan,” ujar Whenlis Purba.
Sementara Bupati Toba, Poltak Sitorus setelah disensus oleh petugas dari BPS menyampaikan bahwa sensus ini juga harus didukung oleh pemerintah. Dirinya mengimbau seluruh kepala desa dan seluruh perangkat daerah agar menyampaikan informasi ini kepada seluruh masyarakat.
“Jadi kepada seluruh kepala desa dan semua kepala dinas agar disampaikan kepada masyarakat, supaya menerima petugas sensus dengan baik, dan memberitahukan semua data pertanian dengan sebenar-benarnya,” ujar Poltak Sitorus.
Bupati Poltak Sitorus mengatakan, jika masyarakat tidak jujur memberikan informasi terkait luasan lahan yang dikelola serta hasil yang didapat, hal tersebut dapat memengaruhi rancangan pembangunan pemerintah di sektor pertanian.
“Ya harus jujur, sampaikan sedetail-detailnya. Berapa luas lahannya, apa yang ditanam, apa jenis pupuk yang dipakai dan berasal darimana serta harganya berapa, kemudian hasilnya berapa. Semua harus dijawab dengan benar dan jujur,” ujar Poltak Sitorus.
Selain mengimbau masyarakat agar menerima petugas sensus dengan baik serta menjawab pertanyaan petugas dengan jujur, Poltak Sitorus juga menyarankan akan sensus pertanian itu dibuat dengan sangat detail, termasuk mendata jenis bibit yang digunakan.
“Ya kita tadi diskusi soal apa-apa saja yang disensus. Jadi kalau bisa sensus itu harus dilakukan sampai ke jenis bibit. Agar kita lebih mudah mengetahui jenis bibit yang cocok di daerah kita ini. Soalnya kan selama ini petani hanya coba-coba,” sebutnya mengakhiri.(Wels)
RSU Sufina Aziz Raih Juara Harapan 1 di Ajang MUKISI Innovation IHEX 2026Tangerangsumut24.co RSU Sufina Aziz Medan meraih penghargaan Juara
News
Tanjung Morawa Juara Umum MTQ ke59, Labuhan Deli Tuan Rumah Tahun Depan
kota
Spektakuler! Wali Kota Padangsidimpuan Tampil Elegan di PESTA Tapanuli 2026, Tenun Wastra Jadi Sorotan
kota
Jalur Legendaris Pastap Julu&ndashSigantang Segera Dibuka, Madina dan Pasbar Bersatu Bangun Konektivitas
kota
sumut24.co ASAHAN, Suasana penuh semangat dan kebersamaan menyelimuti Lapangan Bola Kaki Kampus Universitas Asahan (UNA), Sabtu, 09 Mei 202
kota
sumut24.coASAHAN, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan menerima kunjungan silaturahmi keluarga besar Institut Kesehatan Deli Husada (IKDH)
News
Cegah Kriminalitas Dimalam Hari, Polresta Deli Serdang Gencarkan Patroli Hingga Pagi Hari
kota
KORSA Apresiasi Majelis Hakim PN Semarang, Putusan Bebas Babay Faridz Wajdi Dinilai Tegakkan Keadilan Substantif
kota
PK Kasus APD COVID19, Mahkamah Agung Republik Indonesia Diharapkan Koreksi Putusan terhadap Mantan Jubir Sumut
kota
Bupati Saipullah Siap Biayai Masa Depan Santri Madina, Lulusan Pesantren Didorong Kuliah
kota