Badan Pengelola Toba Caldera dan Besarnya Harapan Masyarakat
MEDAN Nama Badan Pengelola Toba Caldera UNESCO Global Geopark memang terdengar besar. Di dalamnya melekat nama lokal sekaligus identitas
Wisata
Baca Juga:
Medan I Sumut24.co
Stand Kabupaten Karo yang turut menyemarakkan Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) tahun 2023 menampilkan berbagai produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) hasil karya masyarakat setempat.
Adapun produk yang dipamerkan salah satunya adalah Madu Hutan yang dibudidayakan dari daerah Tigandreket, Kabupaten Karo. Dikemas dengan packaging menarik serta higienis, membuat produk madu hutan di stan Karo tersebut menjadi produk UMKM yang cukup digemari pengunjung PRSU.
Madu yang dihasilkan dari lebah penghasil madu budidaya ini menggunakan sistem ternak dan suplay makanan lebah berasal dari hutan. Dengan menempatkan seekor ratu lebah di tiap kotak ternak terbukti mampu membentuk koloni lebah untuk produksi madu hutan. Kandangnya sendiri sengaja ditempatkan di dekat hutan. Tujuannya agar kualitas madu hutan yang dihasilkan sesuai dengan jenis makanan lebah ternak tersebut.
Madu hutan atau madu mentah telah lama digunakan sebagai pengobatan tradisional. Bahan alami dan rasa manis dari madu hutan mengandung unsur yang sehat yang tidak dimiliki oleh madu olahan. Madu hutan memberikan berbagai manfaat kesehatan. Manfaat madu hutan sebagai pemanis alami yang bebas gula dan pastinya aman bagi penderita diabetes.
Madu hutan, yang berasal langsung dari sarang lebah, mengandung bee pollen yang menyehatkan, propolis lebah, dan antioksidan. Madu hutan memiliki lebih banyak manfaat kesehatan dibanding madu biasa.
Adapun manfaatnya adalah sebagai berikut : 1. Mengandung Antibakteri Alami 2. Mempercepat Penyembuhan Luka 3. Meredakan Batuk dan Pilek 4. Mengurangi Diare 5. Meningkatkan Selera Makan 6. Alternatif yang Baik untuk Diabetes 7. Melindungi Kulit dari Sinar UV Matahari
Pada stan PRSU Pemkab Karo juga menyediakan layanan terkait edukasi untuk membedakan madu asli dan madu palsu. Yaitu dengan metode visual dengan pengamatan produk pada saat madu mengalami pengadukan.
Selain budidaya madu yang dipamerkan, stan Karo juga menjual produk sarang madu muda dan sarang madu tua. Manfaat sarang madu ini sama dengan cairan madu. Ternyata minat masyarakat untuk mengkonsumsi madu beserta sarangnya cukup tinggi. Adalah untuk merasakan sensasi yang berbeda terhadap struktur sarang lebah yang lumer didalam mulut saat makan madu beserta sarangnya.
Sebagai bentuk dukungan, pemerintah kabupaten Karo memberikan sarana dan prasarana untuk permodalan, bimbingan teknis serta memasarkan produk-produk unggulan UMKM lainnya. Sehingga program pemerintah mewujudkan Sumut Naik Level dapat terlaksana. Lor
MEDAN Nama Badan Pengelola Toba Caldera UNESCO Global Geopark memang terdengar besar. Di dalamnya melekat nama lokal sekaligus identitas
Wisata
Bekasi Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) membekali penyandang disabilitas dengan keterampilan membuat jus sehat. Pelatihan ini berl
News
Direktur IGOWA Kritik Komitmen Antikorupsi Pemda seSumut Jangan Berhenti di Seremonial
News
JNE Medan Gelar JLC Member Gathering 2026,Perkuat Kolaborasi dan Pertumbuhan Bisnis Bersama Pelanggan
News
Gubernur Bobby Nasution Lantik Tiga Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama,Tekankan Target Pembangunan Terukur
News
Berbagi Bareng Indonesia hadir sebagai Wadah bagi Orang Baik Menyalurkan Kebaikannya Medansumut24.co Semangat kepedulian dan keinginan untu
News
MEDAN SUMUT24 Jajaran Polsek Medan Area mendapat apresiasi dari Dewan Pimpinan Daerah Advokasi Rakyat Untuk Nusantara (DPD ARUN) Provinsi
Hukum
sumut24.co TEBING TINGGI, Forum Wartawan Kejaksaan (Forwaka) Kota Tebing Tinggi resmi dikukuhkan untuk masa bakti 20262028 di Gedung Saw
News
Wali Kota menyambut audiensi dan silaturahmi BPD HIPMI Sumut, di ruang kerja wali kota
News
Wali Kota membuka Musyawarah Nasional XV UNIO Indonesia, yang digelar di CCPPU KAM
News