Jatanras Polres Asahan Sisir Rawan, Tiga Remaja Diamankan : Dua Celurit Disembunyikan di Atap Rumah
sumut24.co ASAHAN, Guna memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga, Tim Jatanras Sat Reskrim Polres Asahan menggelar patro
News
Baca Juga:
MEDAN I Sumut24.co
Membantu pemerintah dan berkontribusi dalam upaya penurunan angka stunting di Sumatera Utara (Sumut), Dharma Wanita Persatuan (DWP) Sumut mengadakan penyuluhan tentang stunting bagi para kader DWP se-Sumut. Dengan harapan para kader DWP dapat mengampanyekan pencegahan stunting mulai dari keluarga hingga masyarakat.
“Kita sebagai istri ASN ingin ikut membantu dan berkontribusi kepada pemerintah dalam penurunan angka stunting. Jadi kita ingin bergerak bersama-sama meningkatkan kesadaran dan pengetahuan seorang ibu untuk mencegah anak stunting,” ucap Ketua DWP Sumut Dian Arief S Trinugroho pada penyuluhan stunting melalui zoom di Aula Kantor DWP Sumut, Jalan Cik Ditiro, Nomor 8 Medan, Rabu, (14/6)
Dian menjelaskan, stunting merupakan ancaman bagi kualitas daya saing generasi muda. Karena stunting tidak hanya menggangu pertumbuhan fisiknya, tetapi menggangu perkembangan dan kecerdasan anak untuk berprestasi dan berkreativitas di usia-usia produktif.
“Akibat kurangnya asupan gizi selama dalam kandungan, kurangnya pengetahuan ibu mengenai kesehatan dan gizi, kurang menjaga prilaku hidup bersih, ini akan meningkatkan risiko stunting ” jelas Dian.
Berdasarkan Survey Status Gizi Indonesia (SSGI) 2022, Sumut berhasil menurunkan angka prevalensi stunting sebesar 4,7%, menjadi 21,1%, dari sebelumnya 25,8% pada tahun 2021. Sedangkan target tahun 2023 mencapai 18,55% dan di tahun 2024 mencapai 14,92%.
Untuk itu, Dian berharap, dengan diselenggarakannya penyuluhan ini, kader DWP mengerti dan memahami arti pentingnya mencegah stunting pada anak yang bisa dimulai dari lingkungan keluarga secara khusus dan masyarakat secara umum.
Sementara narasumber dari akademisi Politeknik Negeri Medan Haripin Togap Sinaga mengatakan, stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak Balita, akibat kekurangan gizi kronis selama dalam kandungan dan akan terlihat setelah anak berusia 2 tahun.
Stunting bisa dicegah dengan melakukan prilaku hidup bersih, konsumsi gizi yang cukup bagi ibu hamil. Karena bukan hanya konsumsi gizi yang kurang jadi penyebab anak stunting tetapi faktor lingkungan sangat menentukan.
“Bukan hanya makanan penyebab stunting, polusi seperti asap rokok juga harus dihindari ibu hamil dan menyusui. Jadi 30% dari makanan dan 70% dari faktor lingkungan yang mempengaruhi anak stunting, ” jelasnya.
Haripin juga berharap, melalui penyuluhan stunting yang digelar DWP Sumut tersebut, upaya pencegahan stunting dapat terus dikampanyekan, terutama bagi keluarga muda yang tinggal di pelosok-pelosok desa, agar mereka paham tentang apa itu stunting dan pencegahannya.**
sumut24.co ASAHAN, Guna memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga, Tim Jatanras Sat Reskrim Polres Asahan menggelar patro
News
Dari Aspirasi Reses ke Lahan Pertanian, Rapidin Simbolon Serahkan Traktor untuk Petani
News
Tabligh Akbar Maulid Nabi di Masjid Quatul Muslimin, Dorong Persatuan dan Kepedulian Sosial
News
Ternate Kelompok Tenaga Kerja Mandiri (TKM) Lanjutan di Kota Ternate, Maluku Utara, mengembangkan produk olahan pangan berbasis bahan lo
Tips
Abu Dhabi, UEA Etihad Airways, maskapai nasional Uni Emirat Arab, memperkenalkanEtihad Wellbeing, sebuah program terbaru yang menghadirk
News
Jakarta Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengatakan Klasifikasi Baku Jabatan Indonesia (KBJI) 2026 dapat menjadi acuan bersam
kota
Jakarta PT Federal International Finance (PT FIF) terus berupaya memperkuat komitmennya dalam membangun bisnis yang berintegritas, patuh,
News
Purwokerto Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dan Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) menyiapkan tindak lanjut kerja sama untuk
Tips
Jakarta Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) meraih penghargaan Terbaik II atas Penilaian Kinerja Percepatan Pelaksanaan Berusaha Keme
News
Pangandaran, PT Federal International Finance (FIFGROUP), anak perusahaan PTAstra dan bagian dari Astra Financial, terus memperluas manfaat
Umum