IM3 Hadirkan Paket "Istimewa" di Medan dengan Berbagai Manfaat Digital Lengkap
sumut24.co MedanIndosat Ooredoo Hutchison (IOH) melalui brand IM3 resmi meluncurkan layanan IM3 Istimewa di Kota Medan. Kehadiran produk p
Ekbis
Baca Juga:
MEDAN I Sumut24.co
Selama 2019 hingga 2023, tata kelola pemerintahan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) sudah banyak mengalami perubahan lebih baik. Banyak capaian-capaian positif yang diperoleh Pemprov Sumut selama kepemimpinan Gubernur Edy Rahmayadi dan Wakil Gubernur Musa Rajekshah.
Adapun capaian yang telah diraih Pemprov Sumut di antaranya Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) telah mencapai level tiga, kapabilitas Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) mencapai level tiga, indeks pengendalian korupsi di level tiga, kepatuhan pelayanan publik berada di peringkat lima nasional. Hingga delapan kali memperoleh predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI.
“Sumut ini bisa kok, dulu MCP (Monitoring Center for Prevention) kita nomor 18, sekarang masuk nomor satu, dulu kepatuhan pelayanan publik kita nomor 28 sekarang nomor 5, dulu juga orang nggak percaya kita bisa punya e-katalog, sekarang kita punya e-katalog dengan 52 etalase dengan ribuan produk, kita harus memaksa memang,” kata Inspektur Provinsi Sumut Lasro Marbun pada acara ‘Dialog Interaktif RRI’, di Studio Stasiun Radio Republik Indonesia (RRI) Medan, Jalan Gatot Subroro Nomor 214 Medan, Kamis (30/3).
Menurut Lasro, perubahan tersebut merupakan tuntutan yang harus dilakukan. Oleh sebab, itu Pemprov Sumut berkomitmen terus melakukan perbaikan secara signifikan.
“Pemprov sangat menyadari hari ini pemerintah dituntut berubah, dengan dasar itu, Gubernur bersama Wakil Gubernur berkomitmen melakukan lompatan dan perbaikan, dengan cara melakukan evaluasi dan terus evaluasi,” kata Lasro.
Selain itu, Lasro juga mengharapkan stakeholder lain juga mesti melakukan perbaikan. Perbaikan tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja. Tetapi diperlukan sinergi dari seluruh pihak tanpa kecuali.
Sementara itu, Akademisi Universitas Sumatera Utara (USU) Iskandar Muda mengatakan, perubahan merupakan keniscayaan yang harus dilakukan setiap pemerintahan. Begitu juga stigma buruk mengenai Sumut, haruslah ditinggalkan.
“Stigma buruk mengenai Sumut harus ditinggalkan, mulailah ikuti tren mendukung visi dunia yaitu good governannce,” kata Iskandar.
Menurut Iskandar, upaya perbaikan ke arah lebih baik harus dilakukan. Panduannya sudah jelas bukan hanya Indonesia tapi dunia. “Pemprov Sumut harus terus komit dalam mengimplementasikan tata kelola pemerintahan yang baik dari top sampai bottom,” ujarnya.**
sumut24.co MedanIndosat Ooredoo Hutchison (IOH) melalui brand IM3 resmi meluncurkan layanan IM3 Istimewa di Kota Medan. Kehadiran produk p
Ekbis
Belasan Siswa SDN 060870 Medan Mengalami, Mual, Muntah dan Lemas Diduga Usai Menyantap MBG.
News
Juni September 2027 BNNP Sumut Musnahkan 10 Kg Sabu & Ratusan Kilo Ganja
News
Dua Penumpang Pesawat Gagal Selundupkan Sabu dari Kualanamu ke Kendari
kota
Medan sumut24.co Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kecamatan Medan Johor, Jhony M Manik sebut pekerjaan proyek pembangunan sist
Kota
Osriel Limbong Jika Pansus Ijazah Bergulir, Gibran Harus Berani Buka Bukti atau Pertimbangkan Mundur Terhormat
News
Timor Leste Buka Jalan ke Asia Championship 2027 di Sentul
News
Pemerintah Targetkan 919 Unit Huntap di Sumut Rampung Akhir 2026
News
Pakar Hukum Universitas Ekasakti Soroti Konsekuensi Putusan MK, DPR Jadi Perhatian Publik
Politik
Kabar Baik! Pemkab Palas Perjuangkan Hak Tanah Masyarakat, PPTKH Disetujui Seluas 1.897,89 Hektare
News