Misteri Hilangnya Pria 27 Tahun di Batang Toru Berakhir Tragis, Polisi Lakukan Penyelidikan
Misteri Hilangnya Pria 27 Tahun di Batang Toru Berakhir Tragis, Polisi Lakukan Penyelidikan
News
Madina I Sumut24.co
Baca Juga:
Mendapat informasi dari beberapa kalangan, Ketua DPRD Mandailing Natal (Madina),Sumatera Utara (Sumut) Erwin Efendi Lubis, Sabtu (4/3/23), sekitar pukul 15.00,langsung terjun mendatangi rumah seorang ibu yang baru melahirkan anak kembar Ika Angraini (30) di Desa Malintang Julu, Kecamatan Bukit Malintang.Tujuannya, untuk melihat langsung kondisi ibu tersebut.
Pada kesempatan itu, Erwin Efendi Lubis memberikan sedikit bantuan berupa dana sebesar Rp 2.5 Juta kepada Ika untuk meringankan kesulitan dialami ibu muda yang sempat menjadi peminta-minta di Pasar Lama, Panyabungan, Madina.
Sebelum memberikan bantuan, ketua DPRD madina sempat bincang-bincang sekitar 15 menit dengan Ika. Erwin Efendi Lubis yang duduk di rumah petak kontrakan sangat sederhana itu. Ia duduk didekat jendela depan.
Rumah itu berukuran sekitar 2,5 X 6 meter. Tampak hanya ada karpet plastik, itu pun sudah lusuh. Karpet itu ditutup kain usang. Bisa jadi tujuannya supaya tidak dingin saat mereka tidur atau duduk di lantai semen rumah. Tidak terlihat sama sekali ada kasur di dalam rumah.
Kepada Erwin Efendi Lubis Ika menyebutkan suaminya meninggal saat kerja bangunan.
“Saya memang meminta-minta untuk menutupi kebutuhan saya. Beli susu, bubur bayi, pempers, beli beras.â€
Saat memberikan Rp 2,5 juta, ketua DPC Gerindra Madina itu berkali-kali meminta supaya Ika tidak lagi meminta-minta karena kondisi kesehatannya harus baik supaya bisa mengurus anak kembar laki-laki yang baru berumur satu bulan 14 hari.
Menurut Erwin, uang yang diberikan bisa dimanfaatkan untuk membayar kontrakan selama masih di Madina, beli susu, beras satu bulan. Lauk-pauk, dan kebutuhan sehari-hari.
Selain itu untuk ongkos ke Medan jika mau pulang dan biaya hidup beberapa pekan di Medan. “Tolong berobat. Periksakan lagi bekas jahitan bekas operasi. Kalau masih basah, itu bisa jadi infeksi. Permintaan saya, jangan minta-minta lagi,†ujar Erwin Efendi Lubis.
Kalau mau pulang ke Medan besok, kata dia, juga enggak masalah. “Kalau mau disini, kan sudah ada uangnya. Kalau mau pulang juga sudah ada ongkosnya. Fokus dulu jaga bayi ini, kasihan anak-anak ibu,†kata ketua dewan.
Menurut Ika, seharusnya ia masih rutin kontrol bekas operasi sesar. Namun tak bisa lantaran tidak ada biaya. Sekali periksa Rp 180-an ribu. Jangankan Rp 180-an ribu, ongkos ke Panyabungan saja tidak ada. Bahkan, semua pakaian dan keperluan bayi kembar juga didapat dari sumbangan warga sekitar.
Informasi yang didapat media ini menyebutkan sepekan setelah melahirkan di RS Permata Madina pakai BPJS, ia sudah keluar rumah untuk meminta-minta di sekitar Pasar Malintang. “Kadang dia dapat Rp10 ribu, paling banyak Rp20 ribu,†kata tetangga Ika.
Terakhir Ika bertemu media ini saat meminta-minta di Pasar Lama, Panyabungan, Sabtu (4-3-23), sekitar pukul 09.30. saat itu, ia menggendong dua bayi kembarnya, dan menuntun Al-Fath Aurafan Kurniawan (4).
Ika menyebutkan terpaksa meminta-minta ke Pasar Lama dalam sepekan terakhir karena tidak punya uang membeli susu anaknya karena suaminya sudah meninggal akibat tertimpa semen saat kerja bangunan.
Setiap hari Ika kerja mencuci pakaian mereka dan mengangkat air di ember sekitar 50 meter dari bak pengambilan air umum. Sementara luka bekas operasi belum sembuh total.
Melihat kondisi kehidupan Ika dan ketiga anaknya memang memprihatinkan. Si ibu dan kedua bayi kurang asupan gizi sehingga perkembangan bayi terlihat kurang normal. Apalagi, si ibu masih harus memikirkan biaya hidup mereka, untuk makan saja terkadang tidak ada.
Sayang, Ika diduga tak jujur. Meskipun kepada media ini ia tetap menyebutkan suaminya, Akhiruddin Rangkuti (40), sudah meninggal, namun informasi dari warga setempat mengatakan Akhiruddin alias Udin, masih hidup.
“Suaminya masih hidup, tapi jarang pulang. Ika dan anak-anaknya seperti ditelantarkan Udin,†kata warga.
Ratna Rangkuti, bouk sepupuh Ika dari pihak Udin mengatakan sedih melihat kondisi Ika yang ditinggal suaminya. “Dua pekan sebelum melahirkan Ika datang kesini dari Medan disuruh suaminya. Mereka bertemu, sekali lalu enggak datang lagi,†katanya.
Setahu saya, kata Ratna, yang meninggal itu suami pertama Ika, bukan Udin. “Memang Udin enggak pulang-pulang. Entah dimana saya juga tidak tahu,†katanya.
Ratna mengatakan, sewaktu di rumah sakit Udin sempat datang sekali, namun setelah itu dia tak pernah datang lagi. “Meninggal belum. Tetapi kalau ditelantarkan betul. Ika memang layak dibantu. Kondisi ekonominya sangat memprihatinkan,†kata Ratna.
Tetangga Ika menyebutkan, warga yang pulang dari kebun selalu memberikan sayuran hasil ladang mereka kepada Ika karena prihatin melihat nasib Ika. Sejak tinggal di kontrakan itu sekitar tiga pekan terakhir, Udin pernah datang sekali pada malam hari bersama kawannya. Hanya sebentar, setelah itu ia pergi lagi. “Kami tak paham wajahnya,†ujarnya.
Tetangga Ika lainnya menyebutkan, “Saat datang waktu itu, Udin membawa telor ayam luar satu papan, setelah itu pergi lagi. Pokoknya jarang datang, bisa 10 hari sekali,†kata seorang ibu.
Misteri Hilangnya Pria 27 Tahun di Batang Toru Berakhir Tragis, Polisi Lakukan Penyelidikan
News
Gubernur Sumbar Salurkan Bantuan Perikanan di Koto Sani Kabuiaten Solok
News
Pemko Medan, Pelindo dan DP World Siapkan Pembangunan SMP Negeri di Belawan
News
15.011 Rumah Dibedah di Sumut, Pemprov Dikejar Target Realisasi 2026
News
Ekonomi Sumut Tumbuh 5,06, Ketimpangan Antarwilayah Masih Jadi PR Bobby
News
Perangi Peredaran Narkoba, Polres Padangsidimpuan Gerebek Kawasan SilayangLayang, 4 Positif Narkotika
News
Medan sumut24.co Pemko Medan, Pelindo, bersama DP World menyiapkan pembangunan gedung sekolah menengah pertama (SMP) negeri baru di Belawa
kota
Medan sumut24.co Ketua Dewan Pimpinan Cabang Aliansi Wartawan Indonesia (DPC AWI) Kota Medan, Budi H Sormin menyampaikan ucapan selamat da
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Kehadiran Rumah Sakit (RS) Abdul Jalil Meliala di Kota Tanjungbalai diharapkan menjadi solusi untuk meningkatkan p
kota
sumut24.co TANJUNGBALAI, Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai mengikuti sosialisasi pelayanan clearance pejabat Badan Usaha Milik Daerah (B
News