Misteri Hilangnya Pria 27 Tahun di Batang Toru Berakhir Tragis, Polisi Lakukan Penyelidikan
Misteri Hilangnya Pria 27 Tahun di Batang Toru Berakhir Tragis, Polisi Lakukan Penyelidikan
News
P.Sidempuan I Sumut24.co
Baca Juga:
Proyek kelanjutan DEK dengan pagu senilai 2,3 M di Kelurahan Kantin Kecamatan Padang Sidempuan Utara Kota Padang Sidempuan, Sumatera Utara (Sumut) ini menuai sorotan, kecaman dan jadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat Kota Padang Sidempuan saat ini.
Proyek dengan anggaran yang nilainya fantastis ini dinilai tidak layak dan terkesan dipaksakan, mengingat proyek ini berdiri di aliran sungai Batang Ayumi tepatnya dibawah jembatan Siborang Padang Sidempuan Utara.
“Jelas – jelas proyek pembangunan kelanjutan DEK ini menyalahi aturan yang ada, karena mereka membangun di aliran sungai yang menyebabkan menyempitnya aliran sungai di Batang Ayumi tersebut, Ungkap Saut Harahap sambil mengatakan, Aneh Tapi Nyata.Sabtu 25/2/23
Lanjut pria yang aktif menyoroti pembangunan di Kota Padang Sidempuan ini, selain proyek itu menyalahi peraturan tentang DAS, dilihat dari segi kualitas bangunan, kita menduga proyek senilai Rp 2,3 M ini dibangun dengan asal – asalan yang menurut hemat beliau supaya proyek ini secepatnya di bongkar sebelum merusak bangunan lainnya yang ada disekitar proyek tersebut.
“Hemat kita, meminta supaya bangun proyek senilai Rp 2,3 M secepatnya dibongkar sebelum merusak bangunan jembatan dan bangunan pemukiman masyarakat yang ada disekitar proyek ini,tegas Saut Harahap.
Saut Harahap juga menanggapi Kutipan dari Kepala Bidang ( Kabid ) Perkim Kota Padang Sidempuan Dasuki Nasution yang mengatakan kalau pembangunan proyek itu sudah melalui pengkajian dan rekomendasi dari Balai Wilayah Sungai ( BWS ) Provinsi Sumatera Utara.
“Kalau memang betul proyek senilai 2,3 M ini sudah melalui pengkajian, itu kajian dari siapa ? Walikota kah, DPRD kah ini harus diterangkan. Dan kalau ada rekomendasi dari BWS terkait proyek ini, tolong ditunjukkan si Kabid Perkimnya itu surat rekomendasi dari BWS nya,”terang Saut Harahap.
Selaku masyarakat Kota Padang Sidempuan, kita harus meminta pertanggung jawaban Walikota Padang Sidempuan Irsan Efendi Nasution dan juga anggota DPRD Kota Padang Sidempuan terkait proyek dengan anggaran yang fantastis di aliran sungai ini.
“Kenapa proyek senilai Rp 2,3 M yang berada di aliran sungai ini bisa lolos baik diperencanaan Pemerintah Kota Padang Sidempuan maupun di pembahasan DPRD Kota Padang Sidempuan,”jelas Saut Harahap.
Kita juga berharap supaya DPRD Kota Padang Sidempuan membuka mata dan telinga atas kasus proyek di aliran sungai ini, karena ini sudah viral baik di Kota Padang Sidempuan maupun ditingkat Provinsi Sumatera Utara, tutup Saut Harahap.zal
Misteri Hilangnya Pria 27 Tahun di Batang Toru Berakhir Tragis, Polisi Lakukan Penyelidikan
News
Gubernur Sumbar Salurkan Bantuan Perikanan di Koto Sani Kabuiaten Solok
News
Pemko Medan, Pelindo dan DP World Siapkan Pembangunan SMP Negeri di Belawan
News
15.011 Rumah Dibedah di Sumut, Pemprov Dikejar Target Realisasi 2026
News
Ekonomi Sumut Tumbuh 5,06, Ketimpangan Antarwilayah Masih Jadi PR Bobby
News
Perangi Peredaran Narkoba, Polres Padangsidimpuan Gerebek Kawasan SilayangLayang, 4 Positif Narkotika
News
Medan sumut24.co Pemko Medan, Pelindo, bersama DP World menyiapkan pembangunan gedung sekolah menengah pertama (SMP) negeri baru di Belawa
kota
Medan sumut24.co Ketua Dewan Pimpinan Cabang Aliansi Wartawan Indonesia (DPC AWI) Kota Medan, Budi H Sormin menyampaikan ucapan selamat da
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Kehadiran Rumah Sakit (RS) Abdul Jalil Meliala di Kota Tanjungbalai diharapkan menjadi solusi untuk meningkatkan p
kota
sumut24.co TANJUNGBALAI, Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai mengikuti sosialisasi pelayanan clearance pejabat Badan Usaha Milik Daerah (B
News