Selasa, 07 April 2026

Wanita dengan Gangguan Jiwa Ditemukan Tenggelam Sungai Silau Asahan

Administrator - Minggu, 05 Februari 2023 14:53 WIB
Wanita dengan Gangguan Jiwa Ditemukan Tenggelam Sungai Silau Asahan

 

Baca Juga:

ASAHAN | SUMUT24.co

Seorang wanita yang diketahui mengalami sakit jiwa, ditemukan tenggelam di sungai silau Dusun III Desa Prapat Janji Kecamatan Buntu Pane Kabupaten Asahan, Minggu (05/02/2023).

Korban yang ditemukan dalam kondisi meninggal, belakangan diketahui bernama Nur Hafidah (22) warga Dusun III Desa Prapat Janji Kecamatan Kabupaten Asahan.

“Dari ciri-cirinya, korban dipastikan Nur Hafidah yang sudah meninggalkan disungai sejak jumat kemarin (03/02/2023).

Wanita tersebut diketahui mengalami gangguan jiwa akibat depresi sejak satu tahun yang lalu.

Awalnya Pada Hari Jum’at (03/02/2023) Sekira jam 09.00 Wib saksi Samsul Butar-butar dan Saksi Tini melihat Korban Nur Hafidah berjalan Kaki melintas Jalan umum Gang Pertanian Dusun III Desa Prapat Janji Kecamatan Buntu Pane Kabupaten Asahan menuju ke pingiran sungai,”terang Kapolsek Prapat Janji AKP JT Siregar.

Lanjut Kapolsek Prapat Janji Pada hari Minggu (05/02/2023) ayah kandung Korban Sudianto melaporkan ke Polsek Prapat Janji bahwasanya anaknya Nur Hafidah sudah 3 hari tidak kembali ke rumah dan selama lebih kurang lebih 1 tahun korban mengalami sakit gangguan jiwa serta selalu mengkonsumsi obat dari dokter RS H. Abdul Manan Simatupang Kisaran,”tutur Kapolsek.

Menerima laporan dari masyarakat saya memerintahkan Kanit Reskrim Polsek Prapat Janji Ipda Erlyanto bersama dengan Personil Polsek Prapat Janji berangkat menuju TKP bersama dengan warga masyarakat ke pinggiran sungai silau untuk melakukan Pencarian terhadap korban,”terang Kapolsek.

Sekira jam 13.30 Wib Saksi Herman dan Hotmatondi menemukan Korban Nur Hafidah sudah meninggal dunia dan mengapung serta tersangkut di rumput telaga yang ada di pinggir sungai.

Kapolsek juga menjelaskan bahwa jarak antara pertama sekali korban berjalan kaki di pinggir sungai sampai ditemukannya mayat korban mengambang lebih kurang 3 Km dan diperkirakan korban meninggal dunia akibat tenggelam di sungai.Telah dilakukan pemeriksaan luar oleh tim medis puskesmas Prapat Janji.

Selanjutnya atas permintaan orang tua korban serta keluarga korban agar korban segera dikebumikan, dimana orang tua serta keluarga korban telah menerima dengan ikhlas kejadian tersebut dan tidak keberatan serta menolak / keberatan untuk dilakukan Autopsi dikarenakan kematian korban adalah suatu musibah alam dan orang tua Korban telah membuat dan menandatangani surat Pernyataan keberatan untuk di lakukan Outopsi,”kata Kapolsek Prapat Janji. (tec)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
beritaTerkait
PT.Japfa aksi Peduli Penanganan Sampah Bersama Masyarakat Di Danau Toba.
Penyidik Polres Batubara Diduga Alergi Wartawan Ditanya Soal Junaini Ditetapkan Tersangka, Halomoan Gultom : Gak Ada Hak Bapak Tanyakan Itu
Kadis Kesehatan drg Irma Suryani MKM mencanangkan Kesatuan Gerak PKK KB
Kejatisu Pastikan Soal Dugaan Korupsi PUPR Sumut Tuntas,   Mulai Kepemimpinan Bambang Pardede & Marlindo Harahap jadi sorotan
Ketua Pewarta Berikan Baju Kebesaran ke Kasi Humas dan Kanit Paminal Polrestabes Medan
Jumat Barokah dan Sambut HUT ke-7 Pewarta.co, Ketua Pewarta Bagi-bagi Sembako ke Pengemudi Betor dan Jukir
komentar
beritaTerbaru