DITIKUNG DI TIKUNGAN AKHIR: Hermawan Merasa Ditipu DPW, PPP Medan Dinilai Khianati Muscab Sendiri
DITIKUNG DI TIKUNGAN AKHIR Hermawan Merasa Ditipu DPW, PPP Medan Dinilai Khianati Muscab Sendiri
News
Baca Juga:
Apresiasi dan dukungan disampaikan Wali Kota Medan Bobby Nasution kepada Precious Plastik Medan dan Markaz Art Work. Sebab, komunitas yang concern menangani daur ulang sampah plastik ini ingin berkolaborasi dengan Pemko Medan agar sampah plastik jadi bernilai ekonomis. Hal ini tentunya sangat mendukung  penanganan sampah yang merupakan salah satu program prioritas untuk dituntaskan orang nomor satu di Pemko Medan tersebut.
Hal ini terungkap saat Bobby Nasution menerima Audiensi Precious Plastik Medan dan Markaz Art Work di Balai Kota, Selasa (31/1). Selain bersilaturahmi, kedatangan rombongan yang dipimpin Co Founder M Rafiq Akbar ini bertujuan untuk memperkenalkan proses daur ulang sampah plastik hingga menjadi barang yang bernilai ekonomis.
Terkait itu, menantu Presiden Joko Widodo ini berpesan kepada perangkat daerah terkait agar dapat memasukkan mereka ke dalam program kelurahan dan kecamatan sehingga dapat melakukan sosialisasi untuk masyarakat. Setelah melakukan sosialisasi kepada masyarakat, kata Bobby Nasution, Precious Plastik Medan dan Markaz Art Work harus memiliki target pencapaian per kecamatan.
“Sebelumnya, saya minta Precious Plastik Medan dan Markaz Art Work untuk mempresentasikan programnya ke dinas terkait. Kalau bisa buat produk yang menarik dan saling berkolaborasi dengan masyarakat. Jika produknya sudah terjual, bagi hasilnya ke masyarakat,” kata Bobby Nasution didampingi Kepala Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan Kota Medan Benny Iskandar Nasution dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Medan Suryadi Panjaitan.
Sebelumnya, Co Founder Precious Plastik Medan M Rafiq Akbar menjelaskan, maksud kedatangan mereka untuk berkolaborasi salah satu program prioritas Pemko Medan yakni penanganan kebersihan. Nantinya Precious Plastik Medan, imbuhnya, akan memberikan pelatihan untuk masyarakat di kelurahan dan kecamatan. Pencapaian dari pelatihan ini adalah masyarakat sadar dalam memilah sampah plastik di rumahnya, lalu diberikan ke kelurahan, kemudian kelurahan menyerahkan ke bank sampah kecamatan.
“Jadi kecamatan bukan hanya sekedar mengumpulkan, tetapi juga bisa mendaur ulang sampah. Dengan harapan, sampah plastik yang ada di Kota Medan tidak sampai ke Tempat Pembuangan Sampah (TPA),” ungkap M Rafiq seraya menyampaikan akan memaparkan program tersebut pada pertengahan bulan Februari.red
DITIKUNG DI TIKUNGAN AKHIR Hermawan Merasa Ditipu DPW, PPP Medan Dinilai Khianati Muscab Sendiri
News
Teguh Santosa Pepera 1969 Sejalan dengan Prinsip Self Determination
News
Siak sumut24.co Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo, S.A.P., M.M., CHRMP, bersama Kabaharkam Polri Komjen Pol. Her
News
Gerebek Sarang Narkoba, Polresta Deli Serdang Bersama BNNK Berhasil Amankan seorang Bandar dan Lima Pria Positif Sabu
News
Gagasan Dosen UMSU Perombakan Radikal Sistim Perwakilan Harus dilakukan Demi Lawan Oligarki
News
Menteri Olahraga Maldives dan NOC Indonesia Dukung 100 CTFP untuk Para Atlet
News
MBG di Medan Disorot Usai 17 Siswa Dilarikan ke Rumah Sakit, PDI Perjuangan Minta Tanggung Jawab
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina menghadiri pengukuhan Ameriza Maruf Moesa sebagai Kepala Kanto
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim meminta manajemen Rumah Sakit (RS) Abdul Jalil Meliala segera melengkapi
News
Misteri Hilangnya Pria 27 Tahun di Batang Toru Berakhir Tragis, Polisi Lakukan Penyelidikan
News