Sabtu, 10 Oktober 2026

DITIKUNG DI TIKUNGAN AKHIR: Hermawan Merasa Ditipu DPW, PPP Medan Dinilai Khianati Muscab Sendiri

Administrator - Sabtu, 10 Oktober 2026 16:03 WIB
DITIKUNG DI TIKUNGAN AKHIR: Hermawan Merasa Ditipu DPW, PPP Medan Dinilai Khianati Muscab Sendiri
Baca Juga:

MEDAN - Busuknya politik internal PPP Kota Medan akhirnya meledak ke permukaan. Bukan dari lawan, tapi dari kadernya sendiri.

Hermawan, S.Ag, kader militan yang selama ini memikul PPP saat partai itu babak belur tanpa kursi di DPRD Medan, kini mengaku ditipu mentah-mentah oleh pengurus DPW PPP Sumut.

Yang ia sebut adalah dua nama: Ketua DPW Sarmadan Nur Siregar dan Sekretaris Ahmadan Harahap.

Bukti yang ia sodorkan bukan omongan kosong. SK DPP PPP No.0045/SK/DPP/C/II/2026 tertanggal 6 Februari 2026 jelas tertulis: Plt Ketua Fikri Prabowo, Plt Sekretaris Willi Trilaksono, dan Plt Bendahara Hermawan S.Ag.

Berbekal SK itu, mereka bertiga datang ke Launching Muscab se-Sumut di Serdang Bedagai 3 Mei 2026. Di sana Ketum Mardiono teriak: "Segera Muscab!"

Perintah dilaksanakan. Uang keluar dari kantong pribadi.

Minggu, 10 Mei 2026, Hotel Miyana, Medan Estate. Muscab DPC PPP Kota Medan digelar. Panitia Willi Trilaksono. Peserta 11 PAC. Tidak ada sepeser pun bantuan dari DPW. Hermawan yang nombok.

Hasilnya? Lewat formatur, nama Hermawan muncul sebagai calon tunggal. Sah. Disepakati.

Tapi 48 jam kemudian, skenario berubah. Nama Hermawan dibuang. Seperti sampah.

Tiba-tiba muncul nama baru: Zainul Anwar, SM. Sosok yang bahkan tidak terdaftar sebagai peserta Muscab, tidak pernah berkeringat di arena, tidak pernah mengeluarkan uang.

Dari mana nama itu? Hermawan menuding langsung: usulan Ketua dan Sekretaris DPW.

"Ini kejam. Ini bukan PPP Ka'bah, ini PPP suka-suka. Kesepakatan diinjak, kepentingan yang menang," tegas Hermawan, Jumat (9/10/2026).

Ironis. Saat PPP Kota Medan butuh darah baru untuk merebut kembali kursi parlemen, yang diberi mandat justru orang yang tidak dipilih di Muscab. Sementara kader yang sudah habis uang dan tenaga, ditendang.

Lebih ironis lagi, pada Senin (6/10/2026), Zainul Anwar sudah pamer aktivitas perdana di Kantor DPC Jalan Sekip Baru, seolah tidak ada yang salah. Seolah Muscab di Hotel Miyana hanya sandiwara.

Pertanyaannya sekarang: Muscab itu untuk memilih ketua, atau hanya untuk mengesahkan ketua titipan DPW?

Kalau begini cara DPW PPP Sumut mengelola partai, jangan salahkan rakyat Medan kalau PPP terus dianggap partai ecek-ecek. Nol kursi bukan karena rakyat benci Ka'bah, tapi karena pengurusnya sendiri yang mengkhianati Ka'bah.

Hingga berita ini naik, Ketua DPW Sarmadan Nur Siregar memilih bungkam. Dihubungi redaksi, tidak menjawab. Begitujuga sekretaris DPW PPP Sumut Ahmadan Harahap juga belum menjawab konfirmasi wartawan.rel

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Administrator
Sumber
:
SHARE:
Tags
PPP
beritaTerkait
Kembalikan Marwah Partai Ka'bah, DPC PPP Medan Targetkan Kembali Raih Kursi Parlemen
Sekda Pakpak Bharat Resmi Membuka Orentasi PPPK, Di Ikuti 22 Orang Peserta
Kabar Gembira, Pemprovsu Beri THR Guru PPPK Paruh Waktu dan Guru Tidak Tetap
259 PPPK Padangsidimpuan Terima SK Perpanjangan Kontrak, Wali Kota Letnan Dalimunthe Tekankan Disiplin dan Dedikasi
Alhamdulillah! Bupati Saipullah Serahkan 3.990 SK PPPK Paruh Waktu,Tekankan Kinerja dan Integritas
Bupati Yulianto Lantik 2.666 PPPK Paruh Waktu Formasi Tahun 2025
komentar
beritaTerbaru