DITIKUNG DI TIKUNGAN AKHIR: Hermawan Merasa Ditipu DPW, PPP Medan Dinilai Khianati Muscab Sendiri
DITIKUNG DI TIKUNGAN AKHIR Hermawan Merasa Ditipu DPW, PPP Medan Dinilai Khianati Muscab Sendiri
News
Baca Juga:
MEDAN - Busuknya politik internal PPP Kota Medan akhirnya meledak ke permukaan. Bukan dari lawan, tapi dari kadernya sendiri.
Hermawan, S.Ag, kader militan yang selama ini memikul PPP saat partai itu babak belur tanpa kursi di DPRD Medan, kini mengaku ditipu mentah-mentah oleh pengurus DPW PPP Sumut.
Yang ia sebut adalah dua nama: Ketua DPW Sarmadan Nur Siregar dan Sekretaris Ahmadan Harahap.
Bukti yang ia sodorkan bukan omongan kosong. SK DPP PPP No.0045/SK/DPP/C/II/2026 tertanggal 6 Februari 2026 jelas tertulis: Plt Ketua Fikri Prabowo, Plt Sekretaris Willi Trilaksono, dan Plt Bendahara Hermawan S.Ag.
Berbekal SK itu, mereka bertiga datang ke Launching Muscab se-Sumut di Serdang Bedagai 3 Mei 2026. Di sana Ketum Mardiono teriak: "Segera Muscab!"
Perintah dilaksanakan. Uang keluar dari kantong pribadi.
Minggu, 10 Mei 2026, Hotel Miyana, Medan Estate. Muscab DPC PPP Kota Medan digelar. Panitia Willi Trilaksono. Peserta 11 PAC. Tidak ada sepeser pun bantuan dari DPW. Hermawan yang nombok.
Hasilnya? Lewat formatur, nama Hermawan muncul sebagai calon tunggal. Sah. Disepakati.
Tapi 48 jam kemudian, skenario berubah. Nama Hermawan dibuang. Seperti sampah.
Tiba-tiba muncul nama baru: Zainul Anwar, SM. Sosok yang bahkan tidak terdaftar sebagai peserta Muscab, tidak pernah berkeringat di arena, tidak pernah mengeluarkan uang.
Dari mana nama itu? Hermawan menuding langsung: usulan Ketua dan Sekretaris DPW.
"Ini kejam. Ini bukan PPP Ka'bah, ini PPP suka-suka. Kesepakatan diinjak, kepentingan yang menang," tegas Hermawan, Jumat (9/10/2026).
Ironis. Saat PPP Kota Medan butuh darah baru untuk merebut kembali kursi parlemen, yang diberi mandat justru orang yang tidak dipilih di Muscab. Sementara kader yang sudah habis uang dan tenaga, ditendang.
Lebih ironis lagi, pada Senin (6/10/2026), Zainul Anwar sudah pamer aktivitas perdana di Kantor DPC Jalan Sekip Baru, seolah tidak ada yang salah. Seolah Muscab di Hotel Miyana hanya sandiwara.
Pertanyaannya sekarang: Muscab itu untuk memilih ketua, atau hanya untuk mengesahkan ketua titipan DPW?
Kalau begini cara DPW PPP Sumut mengelola partai, jangan salahkan rakyat Medan kalau PPP terus dianggap partai ecek-ecek. Nol kursi bukan karena rakyat benci Ka'bah, tapi karena pengurusnya sendiri yang mengkhianati Ka'bah.
Hingga berita ini naik, Ketua DPW Sarmadan Nur Siregar memilih bungkam. Dihubungi redaksi, tidak menjawab. Begitujuga sekretaris DPW PPP Sumut Ahmadan Harahap juga belum menjawab konfirmasi wartawan.rel
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
DITIKUNG DI TIKUNGAN AKHIR Hermawan Merasa Ditipu DPW, PPP Medan Dinilai Khianati Muscab Sendiri
News
Teguh Santosa Pepera 1969 Sejalan dengan Prinsip Self Determination
News
Siak sumut24.co Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo, S.A.P., M.M., CHRMP, bersama Kabaharkam Polri Komjen Pol. Her
News
Gerebek Sarang Narkoba, Polresta Deli Serdang Bersama BNNK Berhasil Amankan seorang Bandar dan Lima Pria Positif Sabu
News
Gagasan Dosen UMSU Perombakan Radikal Sistim Perwakilan Harus dilakukan Demi Lawan Oligarki
News
Menteri Olahraga Maldives dan NOC Indonesia Dukung 100 CTFP untuk Para Atlet
News
MBG di Medan Disorot Usai 17 Siswa Dilarikan ke Rumah Sakit, PDI Perjuangan Minta Tanggung Jawab
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina menghadiri pengukuhan Ameriza Maruf Moesa sebagai Kepala Kanto
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim meminta manajemen Rumah Sakit (RS) Abdul Jalil Meliala segera melengkapi
News
Misteri Hilangnya Pria 27 Tahun di Batang Toru Berakhir Tragis, Polisi Lakukan Penyelidikan
News