Kapolres Samosir Jadi Orangtua Asuh Anak Korban Penganiayaan, Wujud Kepedulian Masa Depan Korban
Kapolres Samosir Jadi Orangtua Asuh Anak Korban Penganiayaan, Wujud Kepedulian Masa Depan Korban
Umum
Tapsel, Sumut24.co Keterlambatan pelaksanaan pekerjaan proyek pembangunan gedung puskesmas, Angkola Muaratais Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) dan penambahan ruang puskesmas Batang Angkola jadi sorotan dan juga terancam dilaporkan. Pasalnya, hingga saat ini diduga PPK ( Pejabat Pembuat Komitmen) Dinas Kesehatan Suryadi belum menerapkan denda keterlambatan terhadap CV Sinta Nuriah dan CV Enmo Garcia.
Baca Juga:
Sesuai dengan perpres dan perka LKKP seharusnya PPK melakukan adendum perpanjangan atas keterlambatan pekerjaan tersebut. Denda keterlambatan 1/1000 dari nilai kontrak pekerjaan puskesmas Muaratais senilai Rp 6.882.032.963.20 Rupiah dengan nomor kontrak 027/3723/PPK/DINKES-001/2022 dengan pengerjaan 150 hari kerja terhitung dari tanggal 7 Juli 2022 ini dikerjakan oleh CV Sinta Nuriah yang beralamat di Dusun XIV Desa Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan
Berarti dalam satu hari pihak CV Sinta Nuriah harus membayar sebesar Rp 6.800.000 per hari. Begitu juga sebaliknya dengan CV Enmo Garcia, denda keterlambatan setiap hari sebesar Rp1.200.000, kata divisi monitoring LSM Trisakti Jabbar Chan, selasa (13/12/22).
Selain itu, proyek pembangunan rumah dinas dokter dan pagar yang berada satu kawasan komplek dengan puskesmas Muaratais juga berpotensi tidak selesai di akhir tahun ini. Hal tersebut terlihat dari banyaknya item pekerjaan yang belum dikerjakan. “Peraturan Presiden (Perpres) nomor 16 tahun 2018, perpanjangan waktu kontrak diperlukan adendum ataupun perubahan perpanjangan jaminan pelaksanaan. Sedang perpanjangan waktu pelaksanaan pekerjaan dilakukan sebelum kontrak berakhir, ucapnya.
Selain denda keterlambatan pelaksanaan pekerjaan proyek pembangunan Puskesmas Muaratais, juga ditengarai adanya dugaan penyimpangan mark up satuan harga bahan dan barang. Bahkan pihak rekanan diduga mengurangi kualitas pekerjaan yang tidak sesuai dengan kontrak.
Temuan dugaan penyimpangan dalam pelaksanaan proyek pada Dinas Kesehatan Kabupaten Tapsel bakal dilaporkan ke Aparat Penegak Hukum (APH).
Seperti diketahui sebelumnya, terdapat 6 paket proyek pada Dinas Kesehatan Kabupaten Tapsel pada tahun anggaran 2022. Dalam proses tender, proyek tersebut seluruhnya dimenangkan perusahaan dari luar Kabupaten Tapanuli Selatan.
Disisi lain Plt Kadinkes Kabupaten Tapanuli Selatan Dr.Rudi Harahap masih bungkam dan belum memberikan komentar ataupun keterangan hingga berita ini diterbitkan.zal
Kapolres Samosir Jadi Orangtua Asuh Anak Korban Penganiayaan, Wujud Kepedulian Masa Depan Korban
Umum
Medan Sumut24.coMantan Atlet Voli Indonesia (MAVI) Koordinator Wilayah Sumatera Utara akan menggelar Kejuaraan Bola Voli Usia 15 Tahun (U
Sport
Bobby Nasution Saksikan Langsung Sprint Rally Sumut 2026, Dorong Regenerasi dan Ekosistem Balap Berkelanjutan
Sport
Damai di Alahan Panjang Dari Luka Menuju Badunsanak.
kota
Empat Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Di Lantik Bupati Pakpak Bharat
kota
sumut24.co ASAHAN, Aksi keji seorang pria berinisial FP (21) di sebuah hotel kawasan Jalan RA Kartini, Kisaran, berhasil digagalkan petugas
News
sumut24.co ASAHAN, Ikatan Pemuda Karya (IPK) Kabupaten Asahan menggelar acara Halal Bihalal dalam rangka menyambut Idul Fitri 1447 H / 2026
News
sumut24.co MedanPT Asuransi Jiwa Sequis Life meresmikan Sequis Center Medan di Jl. Jenderal Sudirman No. 12 Medan pada Jumat kemarin (10
Ekbis
Peringati Hari Jadi ke113, Momentum Perkuat Kebersamaan dan Bangkit Pascabencana
kota
Bank Sumut&ndashPemko Binjai Hadirkan Layanan Digital Bayar Tagihan PDAM Kini Cukup Lewat PonselBinjai &ndash Transformasi layanan publik di Kota
Ekbis