TAPSEL: “TAK PERNAH SELESAI” HARUS BERUBAH MENJADI “TETAP PASTI SELESAI”
TAPSEL &ldquoTAK PERNAH SELESAI&rdquo HARUS BERUBAH MENJADI &ldquoTETAP PASTI SELESAI&rdquo
kota
Baca Juga:
Medan I Sumut24.co
Dugaan monopoli proyek di Dinas kesehatan Sumatera Utara (Sumut) semakin terungkap.
PT Alpazza Jaya Mas yang diketahui mendominasi memenangkan sejumlah paket proyek tender dan penunjukkan langsung (PL) mencapai Puluhan Miliar Rupiah disebut-sebut berkantor ‘Siluman”.
Hal tersebut diidentifikasikan kantor PT Alpazza Jaya Mas yang Jl. Merci Raya No.72, Suka Makmur, Kec. Deli Tua, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara karena tidak berplank dan diduga ruko kosong tak berpenghuni.
” Itu alamatnya saya tau, mana ada kantor PT itu komplek mercy” Boleh ya kantor ga ada mereknya? Takut kenak pajak ya?, Ucap salah seorang.
Senada pernyataan tersebut, pemilik akun @jn mercy raya no 72, ga ada aktifitas disini. Plank perusahaan nya juga ada. Ruko kosong aja.
Mendapatkan komentar berisikan informasi tersebut, tim redaksi melakukan investigasi ke lokasi alamat kantor PT Alpazza Jaya Mas seperti yang dituliskan pada pengumuman pemenang tender di Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE).
Setibanya tim redaksi dilokasi, informasi yang disampaikan para netizen ternyata benar. Alamat yang disebutkan sebagai lokasi kantor PT AlpaZa Jaya Mas hanya bangunan ruko kosong yang tidK menunjukkan adanya aktivitas perkantoran.
Terlebih lagi, baik plank merek perusahaan PT Alpazza Jaya Mas serta ciri-ciri khas ruko layaknya sebuah kantor juga tidak terlihat.
Menurut salah seorang satuan pengamanan komplek atau Satpam yang ditemuin dilokasi meyamperin tim redaksi dan sejumlah wartaaab yang ada dilokasi kantor tersebut.
Petugas satpam yang takut disebutkan namanya tersebut, membenarkan bahwa tidak ada mengetahui aktivitas perkantoran di ruko tersebut.
“Saya ga tau kalau ini kantor. Adik-adik ini mau ngapain? ” Tanya pria berlogat daerah toba tersebut.
Ironisnya,petugas mala mengkhawatirkan dan menyampaikan ke manajemen kantor mengenai konfirmasi tersebut, terkait benar tidaknya ruko tersebut kantor distributor obat-obatan dan vitamin untuk penanganan covid.
“Makasih infonya ya, nanti saya sampaikan ke manajemen, kalau betul distributor obat covid ga apaa-apa, takutnya distributor obat terlarang seperti yang viral dan di TV-Tv itu, rumah kosong pabrik narkoba” Pungkas Pria tersebut .
Menanggapi hal tersebut Ketum PB Alamp Aksi Eka Armada Danusaptala SE, mengapresiasi netizen yang mendukung siap control sosial, sebagai tanggung jawab bersama.
“Kita bangga, artinya masyarakat tergugah atas kejenuhan hal-hal berbau KKN. Akan tetapi, mengenai soal apa alasan PT Alpazza Jaya Mas tidak menggunakan plank, akan tetapi jal seperti kerao dilakukan peruaahan nakal pengemplang pajak atau perusahan nakal yang dimanfaatkan sebagai pencari cuan para koruptor”Ujar Eka Armada aktivis anti korupsi yang dikenal begitu vokal menyuarakan kasus korupsi di Sumut.
Oleh karena itu, Eka Armada pun tertarik akan mencari tau laporan pertanggungjawaban pajak serta sepak terjang perusahaan tersebut.
“Suport masyarakat dan netizen penguat kami mendorong diberantas KKN di Sumut. Kami berharap Gubsu Edy Rahmayadi jangan fokus acara ceremonial memberantas korupsi. Melainkan action, karena harapan kehadiran Ayah Edy Rahmayadi memimpin Sumut dahulunya, diharapkan perilaku korupsi terhenti. Agar tidak terjadi hal-hal seperti sebelumnya. 2 Gubernur sudah ditangkap kasus korupsi “pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, adapun sejumlah proyek yang diduga monopoli dan dimenangkan PT Alpazha Jaya Mas diantaranya lelang proyek Pengadaan Obat-Obatan Lainnya Berupa Multivitamin, Vitamin C, Vitamin D 1000 IU dan Vitamin E 400 IU Untuk Penanganan Covid-19 dengan pagu senilai Rp 2,9 Miliar.
Kemudian, Pengadaan Obat-Obatan Lainnya Kebutuhan UPT. Rumah Sakit Kusta Lausimomo dengan Pagu Rp. 403.788.600,00, HPS Rp. 403.543.384,00 harga penawaran Rp. 401.351.746,50 harga terkoreksi Rp. Dan harga negoisasi 401.351.746,50 Rp. 400.320.999,00.
Kemudian paket lelang proyek Pengadaan Obat-Obatan Lainnya Kebutuhan UPT. Rumah Sakit Khusus Mata dengan Pagu senilai Rp. 658.149.799,00 ,harga HPS Rp. 644.772.827,00 Sedangkan harga penawaran Rp 642.640.716,00 harga terkoreksi Rp. 642.640.716,00 dan harga negoisasi Rp. 641.808.216,00.
Dilanjutkan dengan, Pengadaan Obat-Obatan Lainnya Kebutuhan UPT. Rumah Sakit Khusus Paru, dengan Pagu senilai Rp. 325.000.000,00, HPS Rp. 318.327.954,00, untuk harga penawaran Rp. 317.893.634,82, harga terkoreksi Rp. 317.893.634,82 dan harga negoisasi Rp. 317.204.480,00.
Untu sejumlah proyek, diduga sudah sebagian siap dikerjakan dan dibayar Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.
Dikonfirmasi sebelumnya, Minggu (27/11/2022) Sri Suriani Purnawati yang disebutkan Hariyati pejabat yang berkompeten terkait sejumlah dugaan monopoli proyek yang dimenangkan PT Alpazza Jaya Mas terkesan berbelit-belit menyampaikan informasi.
“Setahu saya sedang diproses” Tulis Sri Suriani Purnama singkat pada pesan whatsapp.
Disinggung Kepada Sri Suriani Purnamawati, mengenai detail proyek yang dimaksudkannha sedang masa proses, Sri Suriani Purnawati mendadak membantah.
Kemudian, Sri Suriani Purnawati membalas kembali, mengakui dirinya benar sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA). Tetapi dirinya membantah, 3 Paket tender yang dimenangkan PT Alpazza Jaya Mas sebelumnya, buka dirinya sebagai KPA. Tanpa menjelaskan proyek apa yang disebutkannya yang dijabatnya sebagai KPA.
” Tidak. Proses pengadaan di pokja. Setelah ada pemenang kontak dgn PPK. Utk pembayaran KPA. Sy KPA di dinas. Utk 3 keg di atas bukan sy KPA nya, Krn blm ada laporan dari PPK. Yg di dinas, Lihat aja di RUP Pak” Tulis Sri Suriani Purnamawati atas sejumlah pesan whatsnya.tim
TAPSEL &ldquoTAK PERNAH SELESAI&rdquo HARUS BERUBAH MENJADI &ldquoTETAP PASTI SELESAI&rdquo
kota
sumut24.co MedanTelkomsel resmi meluncurkan Virtuship, platform magang virtual yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk merasakan
Ekbis
sumut24.co SUBULUSSALAM, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Utara (UIP SBU) terus memperkuat kolaborasi dengan pemerin
News
sumut24.co MedanKehidupan pers dalam era disrupsi informasi saat ini, menuntut kecepatan dan harus adaptif dengan perkembangan zaman serta
Umum
sumut24.co MEDAN, PT PLN (Persero) memperkuat kolaborasi dengan Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) guna mendukung keamanan pemb
kota
sumut24.co JakartaPerubahan gaya hidup masyarakat yang menginginkan kepraktisan dalam merencanakan perjalanan terus mendorong transformasi
Ekbis
sumut24.co ASAHAN, Tim Evaluasi Lomba TP PKK Tingkat Provinsi Sumatera Utara Tahun 2026 turun langsung ke Kabupaten Asahan, Kamis (13/8/202
kota
sumut24.co ASAHAN, Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.A.P., secara resmi mengukuhkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupat
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Tim Monitoring Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Sumatera Utara melakukan kunjungan monitoring dalam rangka Hari Kes
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Kemerdekaan Republik Indonesia mulai terasa di lingkungan Pemerin
News