Agung S Pratama Korban Penggelapan Mobil Miliknya Minta Polres Pelabuhan Belawan Tangkap Pelaku
Medan sumut24.co Mujur tidak dapat diraih, malang tidak dapat ditolak. Kondisi ini yg dialami, Agung Septia Pratama warga Jln Alumunium I
Hukum
Padang I Sumut24.co MTQ VI Korpri Nasional di Padang, Sumatera Barat (Sumbar) dinilai berlangsung fantastis alias sangat luar biasa. Penilaian itu diberikan oleh Ketua Dewan Pengawas MTQ Korpri Prof. KH. Nasaruddin Umar.
Baca Juga:
“Fantastik, hampir tidak punya cacat, pelaksanaannya pun sangat rapi. Keberhasilan MTQ Korpri di Sumbar dari segi kualitas dan kuantitas sama-sama luar biasa. Ini berkat kekompakan antara panitia pusat dengan panitia lokal,” puji Prof. Nasar saat dihubungi via telepon, Senin (14/11/2022).
Sebagai Ketua Dewan Pengawas, Prof Nasar menyatakan, rekrutmen Dewan Hakim pun berjalan sangat profesional. “Saya berani mengatakan tidak walaupun teman dekat, kalau tidak memenuhi syarat: No. Ini saya tegaskan dari awal kita harus profesional. Kalau tidak, wibawa MTQ ini akan kurang,” tandas Kyai Nasaruddin.
Di sisi lain, Imam Besar Masjid Istiqlal ini sangat mengapreasi usaha-usaha Ketum Korpri Nasional Prof. Zudan Arif Fakrulloh melobi berbagai pihak untuk menyukseskan MTQ ke-6 Korpri tingkat nasional ini.
“MTQ ini dananya sangat besar tanpa menggunakan dana Korpri. Dananya berasal dari partisipasi masyarakat dan swasta serta Pemprov Sumatera Barat. Jadi ini upaya yang luar biasa menggalang partisipasi masyarakat dalam menyukseskan acara nasional. Negara belum tentu bisa melakukan seperti ini,” kata pria yang pernah menjabat Dirjen Bimas Islam Kemenag.
Di sisi lain, Nasaruddin menambahkan, “Ke depan MTQ Korpri memang masih perlu penyempurnaan.”
Kyai Nasaruddin Umar mengaku dikomplain sejumlah kolega perguruan tinggi negeri dan pemerintah kabupaten/kota, yang menyayangkan mereka tidak diajak serta.
“Bayangkan kalau mereka terlibat semuanya, masya Allah, MTQ Korpri bisa menjadi MTQ terbesar di dunia dari segi jumlah pesertanya dengan masa penyelenggaraan terpanjang, bisa full satu bulan,” ungkap Prof. Nasaruddin.
Ia pun memuji dedikasi para dewan hakim yang bekerja penuh semangat, mulai pukul 7.30 pagi dan berakhir hingga malam hari.
“Dewan hakim ini bukan orang sembarang, mereka terdiri dari para profesor, yang satu kali ceramah bisa sama honornya dengan di sini. Tapi semua itu mereka tinggalkan tugasnya selama seminggu demi menyokong MTQ Korpri hingga terselenggara dengan baik. Itu luar biasa,” ungkap mantan Wakil Menteri Agama (2011-2014).
Dari sisi penilaian, kata Prof. Nasar, MTQ Korpri lebih canggih ketimbang MTQ Nasional, karena sudah menggunakan aplikasi penilaian digital.
“Ada pula yang ditampilkan di sini, tetapi tidak pernah ada di MTQ Nasional,” kata Kiai Nasar.
Contohnya, Di MTQ Nasional itu haram bawa handphone, tetapi di MTQ Korpri wajib bawa ponsel. “Itu karena penilaian peserta dilakukan secara digital. Jadi nyata kita ini lebih memudahkan, dan lebih eksakta sifatnya. Begitu selesai sudah ada hasil.”
Begitu juga di MTQ Korpri mempelopori lomba khath digital. “Makanya saya katakan, kita harus belajar pada MTQ Korpri,” kata Prof. Nasaruddin Umar. Dukcapil.red
Medan sumut24.co Mujur tidak dapat diraih, malang tidak dapat ditolak. Kondisi ini yg dialami, Agung Septia Pratama warga Jln Alumunium I
Hukum
Hingga H1 Hari Kemerdekaan RI ke81, Jasa Marga Catat Lebih Dari 400 Ribu Kendaraan Melintas di Ruas Tol Regional Nusantara
kota
Sebanyak 1.360 Peserta, Semarakkan Road to Police Women Run 2026
kota
Hasto Kristiyanto Kantor DPC PDI Perjuangan Samosir Harus Menjadi Rumah Rakyat
kota
BARAPAKSI Soroti Kelayakan SPPG di Medan Diduga 80 Persen Tak Penuhi Syarat Pengelolaan Limbah
kota
Ketua I dan II TPI Medan H. Ikrom Helmi Nasution Silaturahmi Kemerdekaan Perkuat Kebersamaan Guru dan Majukan Pendidikan
kota
HUT RI ke81, Ketua Umum PP TPI Prof. Ismet Danial Nasution Dorong Sekolah dan Madrasah Entrepreneur Berbasis Religius
kota
Medan sumut24.co Warga Komplek Perum Jalan Paku Lingkungan VII, Kelurahan Tanah Enam Ratus, Kecamatan Medan Marelan memeriahkan HUT RI ke
kota
Kornas KAMAK Azmi Hadly Desak APH Usut Tuntas Dugaan Keracunan MBG di Karo
kota
MTQ Yayasan Haji Anif ke 7 resmi dibuka oleh Musa Rajekshah
News