Rahmat Gobel Menilai PENAS Petani Nelayan Titik Balik Kurangi Impor dan Bangun Kemandirian Pangan Nasional
Rahmat Gobel Menilai PENAS Petani Nelayan Titik Balik Kurangi Impor dan Bangun Kemandirian Pangan Nasional
kota
Medan I sumut24.CO
Baca Juga:
- Rahmat Gobel Menilai PENAS Petani Nelayan Titik Balik Kurangi Impor dan Bangun Kemandirian Pangan Nasional
- Mutasi Besar Polri 2026! Tabagsel Punya Nahkoda Baru: AKBP Anton Santoso, AKBP Noval Nanusa, dan AKBP Dhery Fajariandono Resmi Jabat Kapolres
- LP3SU Desak Wali Kota Medan Jangan Tunda Pembongkaran Bangunan di Atas Aset Pemko Di Contempo
Dompet Dhuafa Waspada kembali menjalankan program berbagi sembako untuk para mustahik melalui program Ketuk Pintu Mustahik, Selasa (18/10).
Program ini diusung dengan memenuhi kebutuhan keluarga mustahik dalam jangka waktu satu bulan.
Diantarkan secara langsung ke rumah, bantuan perdana diberikan kepada Ilhamudin, seorang penjual martabak keliling. Dari pengakuan Ilhamudin, ia berjualan dari siang hingga tengah malam dengan penghasilan yang tidak menentu.
“Kalau lagi banyak yang beli, satu hari bisa dapat seratus ribu lebih. Tapi, namanya jualan tidak tentu bisa selalu laku terjual,†ucap Ilhamudin.
Dua puluh tahun lebih berjualan martabak keliling, membuat Ilhamudin tidak pernah putus asa. Dengan sekuat tenaga ia berjuang demi menyekolahkan kelima anaknya.
“Yang penting keluarga bisa tetap makan, anak-anak bisa tetap sekolah, apa aja saya lakuin. Ya, jual martabak keliling gini memang capek tapi dinikmati saja,†ungkapnya.
Pak Ilhamudin juga mengaku sudah lama berkawan dengan panas dan hujan.
“Kalau panas istirahat sebentar, kalau hujan ya tinggal pakai saja mantel hujan terus jalan dorong gerobak lagi,†ucap Ilhamudin menceritakan saat ia berjualan.
Kedatangan tim Dompet Dhuafa Waspada saat memberikan bantuan kepada pak Ilhamudin pun begitu membuatnya terharu.
“Bersyukur sekali, bantuan seperti ini bisa untuk makan kami. Uang yang didapat jualan bisa disisihkan untuk kebutuhan sekolah anak-anak,†ucapnya.
Tentang program ketuk pintu mustahik ini, Sulaiman selaku Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Waspada mengatakan bahwa program ini akan terus berjalan selama tiga bulan kedepan.
“Program ini akan terus dirutinkan karena memang kita ingin bagaimana mustahik bisa terpenuhi makannya cukup untuk keluarga,†ucap Sulaiman.
Sulaiman juga menyampaikan bahwa program ini hadir untuk mustahik yang benar-benar membutuhkan.
“Maka mereka yang benar-benar membutuhkan ini harapannya terbantu dengan tidak lagi memikirkan makan apa sebulan kedepan, karena sudah diberikan sembakonya,” ucapnya.
Kepada masyarakat luas, Sulaiman juga menyampaikan bahwa program ini terbuka bagi para donatur yang ingin berbagi.
“Program ini terbuka untuk siapa saja yang ingin berbagi, bisa datang langsung ke kantor Dompet Dhuafa Waspada atau hubungi ke nomor kita 081262006967,” tutupnya.(red-1)
Rahmat Gobel Menilai PENAS Petani Nelayan Titik Balik Kurangi Impor dan Bangun Kemandirian Pangan Nasional
kota
sumut24.co Tabagsel, Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali melakukan perombakan besar dalam struktur organisasi melalui mutasi dan p
News
LP3SU Desak Wali Kota Medan Jangan Tunda Pembongkaran Bangunan di Atas Aset Pemko Di Contempo
kota
sumut24.co MEDAN, Dalam upaya mendorong minat mahasiswa menjadi entrepreneur, Career Entrepreneurship Development Centre (CEDC) Universitas
kota
sumut24.co TOBA, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Utara (UIP SBU) melalui Unit Pelaksana Proyek Sumatera Bagian Utar
News
sumut24.co Labuhanbatu , Mengedarkan narkoba, Tri Putra alias Putra (30) warga Dusun Suka Mulia, Desa Pondok Batu, Kecamatan Bilah Hulu, Ka
News
sumut24.co ASAHAN, Suasana semarak dan penuh semangat menyelimuti Stadion Mutiara Kisaran, Kabupaten Asahan, pada Jumat (26/6/2026). Sekita
News
sumut24.co Medan Wajib pajak yang berdomisili Kota Medan mengeluhkan sistem Coretax tampilan terbaru yang dan dikembangkan oleh Direktorat
Ekbis
Kuasa Hukum Medan Surati Kapolri, Ombudsman hingga Presiden Soal Dugaan Penggelapan Mobil
kota
Rotasi Besar di Polda Sumut, Dirkrimum Kombes Pol Ricko Taruna Mauruh Pecah Bintang.
kota