Taekwondo Championship Sumut 2026 Digelar, Bidik Bibit Atlet Menuju Asian Championship dan Porprov
Taekwondo Championship Sumut 2026 Digelar, Bidik Bibit Atlet Menuju Asian Championship dan Porprov
kota
Baca Juga:
- Taekwondo Championship Sumut 2026 Digelar, Bidik Bibit Atlet Menuju Asian Championship dan Porprov
- Bupati Madina Saipullah Nasution Sambangi Masjid Raya Al Qurro' wal Huffazh, Ajak Warga Perkuat Benteng Generasi dari Ancaman Narkoba
- Tak Anti Kritik! Bupati Saipullah dan Wabup Atika Undang Mahasiswa Bahas IPR, Harga Gabah hingga Masa Depan Madina
Medan I Sumut24.co
Medan ini Tanah Deli, dulu dan sampai saat ini masih dihuni etnis kultur Melayu, dan etnis Melayu sebagai tuan rumah di Kota ini. Sebut Azhari A. M Sinik selaku Direktur Eksekutif LIPPSU dan Ketua Yayasan Daun Sirih Indonesia. (13/10)
Saat ini masyarakat Medan telah bertambah dengan berbagai kultur etnis dan menjadikan Medan, Kota yang berkultur Heterogen. Begitulah ramahnya masyarakat Melayu Deli di Kota Medan, Jelasnya lagi.
Yang anehnya, kita tidak tahu apa maksud Walikota Medan Boby Nasution ingin menghilangkan identitas Kota ini dari kultur Melayu, dengan diruntuhkannya Ornanen Melayu sebagai pintu masuk k Kota Medan. Ini sama saja menghilangkan kultur etnis Melayu Deli di Tanah Deli Kota Medan dan merupakan penghinahan terhadap Masyarakat Melayu Deli. Apa beliau tidak sadar dan paham tentang peradaban budaya di Negeri ini, khususnya Medan tanah Melayu Deli ini, yang memiliki nilai nilai sejarah. Sementara Kota ini memiliki perjalanan sejarah yang cukup panjang, dari sebelum masuknya kolonial Belanda di kawasan tanah Melayu Deli ini. Kata Azhari Sinik.
Sebelum datangnya kolonial Belanda sampai masuknya etnis kultur masyarakat Indonesia lainnya dan sudah beratus tahun. Tidak ada satupun masyarakat etnis lain yang ingin merubah kultur etnis Melayu di kota ini ataupun menghilangkannya. Jelas Azhari Sinik.
Sekarang kita perhatikan, dengan secara perlahan digerus identitasnya Melayu Deli. Ini berbahaya buat peradaban kultur masyarakat etnis Melayu Deli di kota ini. Kata Sinik menambakan.
Sementara Irwansyah, anggota DPRD Medan dari Fraksi PKS sudah mengingatkan Walikota Medan, untuk tidak menghilangkan Identitas maupun ornamen Melayu yang mengiyasi wajah Kota Medan. Namun bila Walikota tetap bersikeras ingin menggusur nilai nilai kultur peradaban maupun ornamen etnis Melayu yang mengiasi wajah kota ini, lebih baik Boby mundur jadi Walikota Medan, karena ini berdampak menimbulkan sara atas masyarakat kota ini. Jelas Azhari Sinik.
Boby selaku Walikota harus lebih memahami kultur peradaban yang ada di Kota Medan ini. Jangan hanya menerima masukan dari orang orang yang tidak paham dan kurang memahami peradaban kultur etnis Melayu dikota ini, walaupun dia itu konsultan maupun ahli sejarah yang tidak paham tentang peradaban budaya daerah, Tegas Ari Sinik.red
Taekwondo Championship Sumut 2026 Digelar, Bidik Bibit Atlet Menuju Asian Championship dan Porprov
kota
Bupati Madina Saipullah Nasution Sambangi Masjid Raya Al Qurro&039 wal Huffazh, Ajak Warga Perkuat Benteng Generasi dari Ancaman Narkoba
kota
Tak Anti Kritik! Bupati Saipullah dan Wabup Atika Undang Mahasiswa Bahas IPR, Harga Gabah hingga Masa Depan Madina
kota
Kabar Baik! Walikota Padangsidimpuan Letnan Dalimunthe Kantongi Dukungan Gubsu Bobby Nasution, Huntap dan Infrastruktur Masuk Prioritas
kota
Dorong Prestasi dan Kesejahteraan Anak, Sekda Padangsidimpuan Salurkan Bantuan dari Kemensos
kota
Sekda Padangsidimpuan dan Pemprov Sumut Turun Tangan, Pembangunan Huntap Palopat Pijor Koling Dikebut
kota
Klarifikasi Terkait Tuduhan Penyalahgunaan Dana Arisan, Pengelola Bantah Tudingan Peserta
kota
Rahmat Gobel Menilai PENAS Petani Nelayan Titik Balik Kurangi Impor dan Bangun Kemandirian Pangan Nasional
kota
sumut24.co Tabagsel, Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali melakukan perombakan besar dalam struktur organisasi melalui mutasi dan p
News
LP3SU Desak Wali Kota Medan Jangan Tunda Pembongkaran Bangunan di Atas Aset Pemko Di Contempo
kota