Zakiyuddin Harahap Sambut Peserta APEKSI 2026, Ajak Nikmati Keramahan dan Kuliner Kota Medan
Zakiyuddin Harahap Sambut Peserta APEKSI 2026, Ajak Nikmati Keramahan dan Kuliner Kota Medan
kota
Baca Juga:
MEDAN | SUMUT24 Kampung Nelayan Seberang Lingkungan XII berada di Kelurahan Belawan I Kecamatan Medan Belawan ini tergolong cukup sulit diakses masyarakat luar. Untuk mencapai kampung ini, kita harus mengarungi laut dengan menggunakan perahu motor kecil yang bersandar di dermaga Belawan. SRM Keuangan, Komunikasi dan Umum PLN UIW Sumut Yusri di Medan, Sabtu (17/9) mengatakan, Kampung nelayan ini memiliki jumlah penduduk 625 Kepala Keluarga dan 2.290 jiwa, dimana perekonomian masyarakat bergantung dari hasil laut, sehingga 90 persen masyarakat adalah nelayan. Akhir-akhir ini masyarakat di kampung ini mengeluhkan tentang pendapatan hasil laut yang jauh menurun. Hal ini disebabkan kelestarian biota laut menurun dampak dari kurangnya kesadaran masyarakat akibat membuang sampah ke laut. Selain itu, tingkat pendidikan juga menjadi salah satu kendala yang dihadapi. Rata-rata masyarakat berpendidikan terakhir Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP), tak ayal banyak anak para nelayan yang putus sekolah. Kali ini PLN UIW Sumut berkolaborasi dengan Ibu Sarawiyah, kepala lingkungan XII Seberang dalam meningkatkan perekonomian masyarakat untuk memajukan kampung nelayan menjadi salah daerah wisata yang kaya dengan biota laut dan adanya hutan mangrove. Manager Komunikasi dan TJSL, Yasmir Lukman, mengatakan PLN peduli terhadap kelestarian alam khususnya habitat laut. Disisi lain, PLN juga memiliki peran dalam mendukung para UMKM sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat yang ada di kawasan tersebut. “Melalui PLN Peduli, hari ini kami menyerahkan bantuan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) sebesar 75 juta rupiah untuk pelatihan sablon dan pemanfaatan sampah menjadi barang yang bernilai ekomoni bagi masyarakat kampung nelayan seberang,” ujar Yasmir, Jumat (16/9/2022). Saat ini masyarakat kampung nelayan seberang telah berhasil menciptakan mahakarya bernilai ekomoni seperti kotak tissue, pas bunga, tikar plastik dan tempat permen dari limbah sampah organik. Tidak hanya itu, anak-anak para nelayan yang memiliki kreatifitas yang tinggi dalam bentuk gambar maupun tulisan dapat menghasilkan karya melalui pelatihan sablon ini. “Kami mengucapkan terima kasih kepada PLN UIW Sumatera Utara dan PLN Peduli yang telah membantu kami dalam menjaga kelestarian habitat laut dan mendukung para UMKM sehingga dapat meningkatkan perekomonian masyarakat di kampung nelayan seberang,” kata Sarawiyah. (C04)
Zakiyuddin Harahap Sambut Peserta APEKSI 2026, Ajak Nikmati Keramahan dan Kuliner Kota Medan
kota
sumut24.co Medan, Wakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap, mengucapkan selamat datang kepada seluruh tamu pemerintah kota dari berbaga
kota
Semangat &lsquoTampakna do Rantosna&rsquo, Rahudman Harahap Ajak Alumni SMAN 2 Perkuat Solidaritas Menuju Sumut Berkah
kota
Modus Checkin HotelSindikat Curanmor Sikat CRF di Parkiran
kota
GM Geopark Kaldera Toba Geopark Harus Menjadi Instrumen Pemberdayaan Masyarakat
kota
Bank Sumut Luncurkan QResto, Inovasi Digital Bersama Pemkab Deli Serdang untuk Optimalkan Pajak Daerah
kota
Sutrisno Pangaribuan Tuduhan Aksi Mahasiswa Dibayar Hanya Upaya Memecah Gerakan
kota
Strategi Komunikasi Pemerintah Menjaga Narasi, Menjaga Kepercayaan Publik
kota
Pabrik Sepatu Yumeida di Purwodadi Sunggal Terbakar
kota
Taekwondo Championship Sumut 2026 Digelar, Bidik Bibit Atlet Menuju Asian Championship dan Porprov
kota