KPK Sita Uang Rp1,4 Miliar dan Emas dalam OTT di BNPB, Sekretaris Utama Ikut Diamankan
JAKARTA SUMUT24.CO Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang tunai sekitar Rp1,4 miliar dan sejumlah emas dalam operasi tangkap tang
Hukum
TAPANULI SELATAN,SUMUT24.co Dalam rangka mengantisipasi inflasi di Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) dan Padang Lawas Utara (Paluta), Kapolres AKBP Imam Zamroni, menegaskan, akan bertindak tegas terhadap para oknum pelaku usaha yang nekat mengambil keuntungan pribadi dengan menimbun barang pokok, demi memperkaya diri sendiri.
Baca Juga:
“Bagi pelaku usaha yang niatnya mencari keuntungan, baik keuntungan kecil, besar, ataupun sedang, maka kita akan tindak tegas sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tegas Kapolres saat ditemui wartawan usai rapat koordinasi (Rakor) terkait penanganan inflasi di Kabupaten Tapsel dan Paluta, Rabu (31/8/22).
Pihaknya, juga akan melakukan koordinasi dengan unsur Kejaksaan terkait Pasal apa yang bisa disangkakan jika terjadi hal demikian. Namun begitu, terhadap para masyarakat yang mungkin panik akan terjadinya inflasi sehingga melakukan penimbunan barang-barang pokok di rumah, pihaknya akan mengedepankan upaya-upaya preemtif.
“Apabila terjadi penimbunan bahan pokok di lapangan, kami terlebih dahulu akan melihat di lapangan, apakah hal itu dilakukan untuk kebutuhan pribadi karena kepanikan seperti waktu Covid-19 melanda awal-awal waktu lalu, atau saat kelangkaan minyak goreng beberapa waktu lalu.”
“Jika yang terjadi demikian, penimbunan dilakukan dengan niatan untuk tidak dijual kembali dengan harga yang lebih tinggi demi mendapat keuntungan, maka kami akan melakukan sosialisasi dan peringatan secara preemtif,” jelas Kapolres.
Artinya, sambung Kapolres, bagi warga yang melakukan penimbunan lantaran adanya kepanikan, akan diedukasi bahwa hal tersebut tak perlu dilakukan karena barang yang ditimbun stoknya masih aman. Kapolres berharap, dengan adanya sosialisasi dan himbauan untuk tidak melakukan penimbunan bahan pokok, maka hal itu bisa mengantisipasi terjadinya penimbunan.
“Sehingga, harapan kita juga, tidak terjadi ‘penularan’ ke masyarakat lain untuk menimbun bahan-bahan pokok dengan menyetoknya di rumah,” pungkas Kapolres mengakhiri.
Tampak hadir dalam Rakor itu, Kajari Tapsel Antoni Setiawan, Kajari Paluta Hartam Ediyanto, Pabung Kodim 0212/TS Mayor (Arm) Hasran Harahap, Kakan Kesbangpol Tapsel Hamdy S Pulungan, mewakili Bupati Paluta Darman Hasibuan, Kabag Ops Kompol Abdi Abdillah.
Kemudian, hadir juga para pimpinan OPD se-Kabupaten Tapsel dan Paluta, para Kasat dan Perwira Polres Tapsel, para Kapolsek jajaran Polres Tapsel, para Danramil jajaran Kodim 0212/TS, para Camat se-Kabupaten Tapsel dan Paluta, para Manajer SPBU, serta para pimpinan distributor/pengusaha se-Kabupaten Tapsel dan Paluta.
JAKARTA SUMUT24.CO Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang tunai sekitar Rp1,4 miliar dan sejumlah emas dalam operasi tangkap tang
Hukum
Dr. Ramces Pandiangan Bersuara Keras, Dugaan Pengerusakan oleh Satpol PP Deli Serdang Kini Dilaporkan ke Polisi
News
FABEM SUMUT DAN MASKER PRAGI UCAPKAN SELAMAT BERTUGAS DIRUT PT.PLN SUROSO ISNANDAR
News
D&rsquoLegends Sumut Serahkan Sertifikat Touring Medan&ndashBanda Aceh, Kurniawan Tekankan Semangat Persaudaraan
News
sumut24.co SimalungunWakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Surya menyambut baik peresmian 232 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPP
Umum
KPK Tetapkan 5 Tersangka Korupsi Dana Siap Pakai BNPB, Adik Kepala BNPB Ikut Terjerat
News
sumut24.co MedanPemko Medan melalui Dinas Lingkungan Hidup memantau perkembangan kualitas udara menyusul sebaran kabut asap lintas batas y
kota
sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan menggelar Rapat Evaluasi dan Koordinasi Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (M
News
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan delapan tersangka baru dalam pengembangan penyidikan kasus dugaan korupsi pembanguna
Hukum
Publik Berhak Tahu! Proyek Infrastruktur Padangsidimpuan Gagal Tender, Transparansi Anggaran 2026 Dipertanyakan
News