Polda Sumut Raih Nugraha Sakanti di Hari Bhayangkara ke-80, Kapolda Terima Langsung dari Presiden
Polda Sumut Raih Nugraha Sakanti di Hari Bhayangkara ke80, Kapolda Terima Langsung dari Presiden
kota
BALIGE I SUMUT24.co Bupati Toba, Poltak Sitorus didampingi Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Toba, Augus Sitorus melakukan kunjungan lapangan sekaligus memberikan edukasi kepada petani terkait perencanaan program pola tanam serentak di Lahan Persawahan Desa Lumban Pea Timur, Kecamatan Balige, Rabu (15/6/2022).
Baca Juga:
- Polda Sumut Raih Nugraha Sakanti di Hari Bhayangkara ke-80, Kapolda Terima Langsung dari Presiden
- Mantan Ketua Ormas di Medan Ditangkap, Diduga Kelola Lokasi Judi Tembak Ikan
- Refleksi HUT ke-436 Kota Medan 2026 Ahmad Afandi Harahap: Medan Harus Tumbuh Bukan Hanya Secara Fisik, Tapi Juga Meningkatkan Kualitas Hidup Warga
Lahan persawahan Desa Lumban Pea Timur memiliki luas lahan sekitar 62 hektar dan telah dilengkapi dengan kondisi jalan yang memadai meskipun belum mencakup seluruh lahan.
Oleh karena itu Kepala Desa Lumban Pea Timur, Faber Tambunan mengharapkan perhatian Pemkab Toba untuk dapat membantu perbaikan jalan dan membangun embung untuk menampung air sekaligus memperlancar saluran irigasi yang debit airnya masih kecil.
Menanggapi hal ini, Bupati Poltak Sitorus mengapresiasi kesiapan para petani dalam pola tanam dua kali dan akses ke lahan pertanian, namun ia juga meminta agar para petani dalam pola tanam dua kali bisa melaksanakan dengan serentak.
Selanjutnya kedepannya diharapkan petani mau membantu Pemkab agar lahan persawahan Desa Lumban Pea Timur dapat dijadikan sebagai lokasi “integrated farming system” atau sistem pertanian terintegrasi, karena pemkab telah berkoordinasi dengan Kementerian Pertanian untuk diperhatikan secara khusus.
“Oleh karena itu kami pemerintah berharap semua petani siap sebagai daerah pertanian percontohan dan kami meminta seluruh petani dapat melakukan penanaman serentak,” jelas Bupati Poltak.
Dalam pelaksanaan sistem pertanian terintegrasi, Bupati Poltak Sitorus meminta agar ada tempat peternakan ayam dan bebek seribu ekor dimana sisa kotoran dapat diolah untuk kebutuhan pupuk organik dan pemerintah juga minta agar lahan dapat disediakan dan juga embungnya harus clear dan clean.
“Kami pemerintah akan membantu apa yang bisa kami bantu dan kami juga harapkan kerjasama seluruh petani untuk membantu kami siapkan segala yang diperlukan. Bahkan kebutuhan pupuk harus bisa kita kelola dari kotoran ternak menjadi pupuk organik makanya peternakan juga harus dihidupkan kembali,” ucapnya
Bupati Poltak Sitorus bahkan mengharapkan agar lahan pun jangan sampai kosong, kalaupun ada pemilik lahan yang telah berusia lanjut dan tidak sanggup mengelola agar dapat diserahkan kepada yang lebih muda untuk dikelola dalam bentuk penyewaan agar lahan dapat produktif.
Turut mendampingi Bupati dalam kunjungan lapangan, Plt. Asisten Pemerintahan, Kadis Pertanian, Kadis Ketapang, Plt. Kadis PUTR, Plt. Kadis Kominfo, Kabag Prokopim, dan Camat Balige. (Wels)
Polda Sumut Raih Nugraha Sakanti di Hari Bhayangkara ke80, Kapolda Terima Langsung dari Presiden
kota
Mantan Ketua Ormas di Medan Ditangkap, Diduga Kelola Lokasi Judi Tembak Ikan
kota
sumut24.co MedanMemasuki usia ke436 tahun, Kota Medan kembali merayakan perjalanan panjang sebagai salah satu kota metropolitan terbesar
kota
sumut24.co MedanSuasana khidmat sekaligus meriah menyelimuti Lapangan Batalyon Parako 463 Pasgat saat upacara Hari Jadi Kota Medan ke 43
kota
Medan PT Bank Sumut (Perseroda) kembali menggelar Pojok Sehat Purna Bakti Bank Sumut, layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang dilaksan
Umum
Medan Sumut24.coMomentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke80 Bhayangkara menjadi refleksi atas delapan dekade pengabdian Kepolisian Negara Republ
News
Warga Desak Kapolres Mengusut Tudingan Pencemaran Nama Baik Pangulu Pokan Baru yang Terlibat Judi Togel dan Tembak ikan
kota
Bupati Pakpak Bharat Menbuka Pelatihan Pembuatan Zat Pewarna
kota
BNCT Dukung Pengembangan Talenta Maritim melalui Vessel Tour Bersama Evergreen dan Akademi Maritim Indonesia
kota
Evaluasi Layanan Pemasyarakatan Harus Menutup Celah Masalah, Bukan Sekadar Memperbaiki Dokumen
kota