Dampak Kabut Asap, Pemko Medan Terapkan PJJ Hingga 21 Oktober
sumut24.co MedanPemko Medan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Medan secara resmi memberlakukan kegiatan Pembelajara
kota
TAKENGON Jajaran Direktur di Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Resiko Kementerian Keuangan melakukan kunjungan kerja (kunker) ke lokasi proyek strategis nasional (PSN) PLTA Peusangan 1& 2 di Takengon, Aceh Tengah Provinsi Aceh yang kini tengah dikerjakan PLN UIP Sumbagut melalui UPP 2, Jumat (10/6). Humas PLN UIP Sumbagut Effiaty Polapa di Medan, mengatakan, hadir di acara ini diantaranya Direktur Pinjaman dan Hibah Syurkani dan Direktur Sistem Manajemen dan Investasi yang diwakili Kasubdit Investasi Mediya. Turut pula mendampingi Direktur Perencanaan Korporat yang diwakili EVP Perencanaan Kinerja Korporat PT PLN Hot Martua Bakara, Direktur Mega Project dan EBT PLN yang diwakili EVP PMO Hening, Direktur Keuangan yang diwakili VP Pinjaman PLN Melda Rosa, Kakanwil Perbendaharaan Aceh yang diwakili Kabag Umum Zulfitri Hasan dan GM PLN UIW Aceh yang diwakili SRM Perencanaan Akbar Patonangi Kunker tersebut untuk melihat secara langsung progres pekerjaan pembangunan PLTA Peusangan 1& 2, kendala dalam pekerjaan menjelang finishing yang ditargetkan pada 2023 mendatang. Kehadiran Dirjen dan rombongan langsung disambut GM PLN UIP Sumbagut Octavianus Duha, Manager UPP 2 Nanda Dani Andriyanto beserta jajaran manajemen lainnya. GM PLN UIP Sumbagut Octavianus Duha menjelaskan bahwa progres pembangunan PLTA Peusangan 1&2 hingga kini sangat signifikan sejak PLN memutuskan pelaksanaan proyek yang sempat terhambat pekerjaannya akibat konflik di Aceh beberapa waktu lalu. Dilaporkannya, saat ini progres proyek PLTA Peusangan 1&2 sudah sebesar 89,24 persen dan yang terpenting proyek ini juga menjadi penyumbang EBT seperti misi utama PLN dalam menciptakan Green Energy. Semoga dengan capaian ini rencana target selesai pada tahun 2023 bisa terealisasi, terangnya. Sementara, untuk memastikan progres yang sudah mencapai 89,24 persen, Manager PLN UPP1 Nanda Dani Andriyanto turut mempresentasekan proses pengerjaan yang telah dicapai hingga akhir Mei 2022 tersebut. Dijelaskannya, manfaat pembangunan PLTA Peusangan 1&2 ini nantinya akan menambah daya mampu di Aceh yang kondisi saat ini adalah 457 MW, ditambah lagi transfer dari SBU sebesar 184 MW, sehingga total daya mampu 641 MW atau surplus atau menghasilkan margin dibanding beban puncak yang hanya di angka 523 MW, paparnya. Nanda mengatakan, apabila PLTA Peusangan 1&2 selesai di 2023, maka daya sebesar 88 MW yang dihasilkan akan semakin memperkuat kondisi kelistrikan di Aceh. “Tentunya kita berharap ke depan tidak ada lagi kendala sehingga target bisa segera terealisasi,” harapnya.(C04)
Baca Juga:Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
sumut24.co MedanPemko Medan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Medan secara resmi memberlakukan kegiatan Pembelajara
kota
Stadion Sangnaualuh Telan Rp29,4 Miliar, DPRD Pertanyakan Efektivitas Anggaran
News
BAKOPAM Sumut Gelar Jumat Berkah, Salurkan Sembako untuk Warga Medan Area
News
Coe Sumut24 Group Anto Genk Ucapkan Selamat atas Pelantikan Letjen TNI Richard Taruli Horja Tampubolon sebagai Wamenhan RI
News
CEO Media Sumut24 Group Rianto, SH, MH, Sampaikan Selamat atas Pelantikan Mayjen TNI Kristomei Sianturi sebagai Kepala BNPB RI
News
Percepat Pemulihan Bencana Aceh, Kemendagri Guyur Puluhan Ekskavator dan Dump Truck ke Bireuen hingga Pidie Jaya
News
Kabut Asap Makin Mengkhawatirkan, Disdik Sumut Berlakukan PJJ 16&ndash21 Oktober 2026
News
Kabut Asap Masuk Sumut,Bobby Nasution Imbau Pembelajaran Jarak Jauh dan Minta Kepala Daerah Pantau Kualitas Udara
kota
sumut24.co ASAHAN, Aktivitas pertambangan Galian C yang beroperasi di wilayah Kecamatan Setia Janji, Kabupaten Asahan, kembali menjadi soro
News
Dua Spesialis Curanmor di Jalan Gurila Diberi Tindakan Tegas Terukur
kota