MEDAN | SUMUT24.co
Baca Juga:
PLN UIW Sumatera Utara bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melakukan pembahasan terkait potensi kerjasama di bidang renewable energy dan agriculture dengan Kedutaan Besar (Kedubes) Kerajaan Belanda yang dilaksanakan di JW Marriot, Medan , Rabu (18/5).
Senior Manager Komunikasi, Keuangan dan Umum PLN UIW Sumut Haris Jhon Horas kepada wartawan di Medan, Jumat (20/5) mengatakan,
pembahasan ini diikuti langsung oleh Head Economic Departement Embassy of The Kingdom Netherland in Indonesia, Hans De Brabander didampingi Agriculture Counseller, Joost Van Uum, dan Honorary Concul of The Kingdom Netherland Sumatera, Ony Indra Kesuma, beserta rombongan.
General Manager PLN UIW Sumatera Utara, Pandapotan Manurung, mengatakan PLN memiliki 4 strategic goals dalam menjalankan bisnis kelistrikan di Sumatera Utara, yakni Green, Innovative, Lean dan Customer Focused.
“Pilar pertama adalah Green, PLN mendorong dan mengoptimalkan Energi Baru Terbarukan (EBT) dengan Co-firing PLTU, Konversi PLTD dan Renewable Energy Certificate (REC). Pilar Ke dua Innovative, PLN berkomitmen untuk mendorong ekosistem kendaraan listrik dan gencar mempromosikan layanan ICONET sebagai fixed broadband internet. Pilar ketiga adalah Lean, PLN menjadikan setiap proses bisnis dan operasi lebih gesit, lincah dan efisien. Dan pilar keempat adalah Customer Focused, kemudahan layanan PLN kini dalam genggaman dengan menggunakan aplikasi PLN Mobile,†ujar Pandapotan Manurung.
Sistem kelistrikan Pulau Sumatera telah terintegrasi dari Aceh hingga Lampung. Dengan komposisi pembangkit diantaranya Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) sebesar 955 MW (26.8%), Pembangkit Listrik Biomas sebesar 1.208,4 MW (34%), Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) sebesar 788 MW (22,2%), Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) sebesar 233,5 MW (6,6%) dan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) sebesar 372,1 MW (10,5%).
Pandapotan Manurung menjelaskan daya mampu pembangkit di Sumatera Utara 3.557 MW dengan beban terlayani 2.584 MW, beban puncak 1.993 MW, sehingga PLN masih memiliki cadangan daya 591 MW (29,7%).
Realisasi bauran energi terbaru di Sumatera Utara telah mencapai 44,04%, pencapaian tersebut melebihi target bauran energy terbarukan Sumatera 27,58% dan di atas target nasional 12,3%. Atas pencapaian tersebut Sumatera Utara telah menggunakan energi terbarukan terbesar di Indonesia.
“PLN UIW Sumut menyadari listrik merupakan motor penggerak roda perekonomian. Kehadiran listrik akan mendorong produktifitas dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Untuk itu PLN siap memberikan kemudahan akses listrik bagi para investor yang berinvestasi di Sumatera Utara,†tutup Pandapotan Manurung. (C04)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News