Minggu, 18 Oktober 2026

Ibu-ibu PKK Desa Patane IV buat Pupuk Organik.

Administrator - Selasa, 10 Mei 2022 11:26 WIB
Ibu-ibu PKK Desa Patane IV buat Pupuk Organik.

TOBA I SUMUT24.co Dalam kunjungannya ke Desa Patane IV, Kecamatan Porsea, Kabupaten Toba, Provinsi Sumatra Utara, Ketua TP. PKK Kabupaten Toba, Ny. Rita Marlina Poltak Sitorus bersama Ketua I Ny. Erna Grace Tonny Simanjuntak, dan Tim PKK Kabupaten dari Kelompok Kerja (Pokja) III, mengajak ibu-ibu di desa tersebut untuk memanfaatkan lahan di pekarangan rumah, Selasa (10/5/2022).

Baca Juga:

“Tujuan kami ke sini bukan hanya melihat, tetapi juga membina,” ujar Rita Marlina.

Seperti yang dilakukan ibu Nurmaida boru Sianipar, warga desa Patane IV. Dia menanam sayur, bawang, dan membibitkan cabai untuk dijual, di halaman pekarangan rumahnya.

Rita Marlina berharap, ibu-ibu yang lainnya juga dapat melakukan hal yang sama, paling tidak untuk kebutuhan pribadi, bahkan kebutuhan masyarakat desa Patane IV.

Desa Patane IV ini, kemungkinan akan dibawa untuk pertandingan/penilaian dari Provinsi Sumatera Utara, melawan Kabupaten yang lain. Akan tetapi Ketua TP. PKK menyebutkan, yang terpenting adalah kita sudah berbuat, dan sudah menghasilkan.

“Kalaupun kita menang, itu hanya bonus, reward, penilaian. Tetapi yang pasti adalah, kehidupan kita adalah seperti itu, kita melakukan bagian kita, untuk memanfaatkan pekarangan rumah,” sebut Rita Marlina.

“Kita akan berikan bibit (tanaman) buat ibu-ibu. Tanam yang benar, karena itu bukan buat kami, itu buat ibu-ibu, dan keluarga ibu,” tambahnya lagi.

Di desa yang sama, ibu-ibu PKK juga membuat pupuk organik dari kotoran kerbau, abu sisa dari kayu bakar, dicampur dengan daun-daun lain seperti daun bunga sipaet-paet, bunga kembang sepatu, daun pepaya, daun sirsak, daun kunyit, daun jahe, ditambah dengan bahan lainnya.

Pupuk organik ini dapat digunakan setelah satu minggu, apabila semua bahan digiling/ditumbuk secara halus. kalau daun-daunnya masih kasar, mungkin membutuhkan waktu yang lebih lama, agar pupuk siap untuk ditabur.

Mereka pun memperagakan pembuatan pupuk organik dihadapan Tim PKK dari Kabupaten.

Seusai peragaan, Ibu-ibu di desa ini mengaku tangannya pegal, karena menggiling/menumbuk daun-daun, bahan untuk membuat pupuk organik. Untuk itu mereka meminta perhatian PKK Kabupaten, agar dapat memberikan mereka mesin giling.

“Karena (pembuatan pupuk organik) ini akan kami lanjutkan, maka permintaan kami, berikanlah kepada kami mesin giling. Mohon bantuan sama ibu-ibu yang dari Kabupaten, tolonglah, pupuk kami ngga ada,” ujarnya.

“Walaupun tidak ada pupuk dari sana, jadi kami tidak terganggu menanam padi,” tambah ibu yang lain.

Hal ini dinilai sangat tepat, mengingat ketersediaan pupuk yang masih langka hingga pada saat ini.(Hans)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Gempur Sarang Narkoba, Satresnarkoba Polresta Deli Serdang dan BNNK Ungkap Kasus Shabu di Pantai Labu
Pererat Silahturahmi Kajati Aceh dan Kajari Medan Main Bola Kaki Bersama Tim Legend
PGRI Dan Bunda Guru Pasaman Barat Serahkan Bantuan Bagi Korban Galodo
HUT ke-11 KCIC, Wamenaker Harap Alih Pengetahuan Whoosh ke SDM Lokal
SPS, AMSI, dan Forum Pimred Dukung Nasir Lanjutkan Kepemimpinan PWI Aceh
DPW Pendawa Sumut Gelar Silaturahmi dan Perkenalan Pengurus, Ini Kata H Ruslan
komentar
beritaTerbaru