Gerebek Markas Narkoba Mencirim Kampung, Bandar Disergap dan Pistol Hingga Sejumlah Sajam Disita
Medan sumut24.co Tim Gabungan Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan BNNP Sumut Ditresnarkoba Polda Sumut dan Satpol PP, Jumat (16/1
Hukum
MEDAN I SUMUT24 Co Kaiman Sitio didampingi kuasa hukumnya, Hendrico Nainggolan SH MH dan Pransisko Nainggolan SH MH melaporkan CA atas dugaan penipuan dan penggelapan,ke SPKT Polda Sumatera Utara, Jumat (22/4/2022).
Baca Juga:
Laporan dilakukan karena pria yang mengaku dari media itu tidak mampu mengurus masalah yang diminta korban. Bahkan, terlapor sendiri tidak mengembalikan uang dimaksud.
Tio menjelaskan, kasus penipuan dan penggelapan itu berawal dari adanya masalah yang dihadapinya. Kemudian, CA menawarkan dan mengaku bisa mengurus kasus dimaksud. Merasa percaya, Tio menyanggupi dengan memberikan uang sesuai yang diminta terlapor.
Namun, setelah menerima uang tersebut, justru CA tidak pernah nongol lagi bahkan nomor handphonnya tidak bisa dihubungi lagi.
Secara tidak diduga, kata Kaiman Tio, pada Senin (18/4/2022) siang ia bertemu dengan dua rekan wartawan dan bertanya apakah mengenal CA. Fauzi, salah seorang wartawan mengaku mengenalnya dan bersedia mempertemukannya.
Malamnya Fauzi membawa CA ke rumah Kaiman Sitio, saat itu CA langsung bersujud meminta maaf. CA pun berjanji akan mengembalikan uang milik Kaiman yang dipakainya pada Rabu (20/4).
“Karena sudah berjanji, saya minta mereka pulang karena sudah larut,” katanya. Tapi ia terkejut keesokan harinya muncul berita yang menuduhnya menjadi otak penganiayaan.
“Dalam pemberitaan itu nama saya jelas dibuat anggota TNI, akibat pemberitaan itu saya merasa keberatan karena saya tidak pernah memukul dia apalagi menyuruh orang untuk menyekap dan memukulinya,” jelas Tio.
“Sebenarnya saya tidak mau mempermasalahkan yang tersebut namun karena CA sudah mencemarkan nama saya dan melaporkan saya ke Polrestabes Medan dalam kasus penyekapan dan penganiayaan, sehingga saya dengan terpaksa melaporkan balik CA dalam kasus penipuan dan penggelapan,” tegas korban.
Terkait laporan CA atas dirinya, Tio mengaku siap menghadapinya. “Kita sangat siap menghadapinya, karena kita tidak pernah melakukan apa yang dituduhkan,” tandasnya.
Ia menegaskan berita yang tersebar telah merusak nama baiknya.Ia dituduh menjadi otak pelaku penganiayaan, penculikan dan penyekapan CA. Dia menduga hal itu sengaja dilakukan CA untuk menghindar dari kewajiban menyelesaikan masalahnya.(W05)
Medan sumut24.co Tim Gabungan Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan BNNP Sumut Ditresnarkoba Polda Sumut dan Satpol PP, Jumat (16/1
Hukum
Tim Kuasa Hukum PT Tun Sewindu Bantah Jokowi Laporkan Kepala Satpol PP Deli Serdang ke Polda Sumut
News
Kunjungi Labusel, Bobby Nasution Bantu Pembangunan Rumah Tahfiz dan Percepat Program Bedah Rumah
News
Kejagung Jemput Paksa Direktur PT TPL, Dugaan Korupsi Transfer Pricing Rugikan Negara Rp2 Triliun
News
Bekasi Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) telah melatih 1.041 penyandang disabilitas selama Januari hingga Oktober 2026. Sebagian be
News
sumut24.co MedanPekatnya kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyelimuti Kota Medan mendapat perhatian serius dari
Umum
sumut24.co JakartaPT Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan tindakan pembekuan sementara perdagangan (trading halt) pada sistem perdagangan
Ekbis
Bupati Klaten Hamenang Ditahan KPK, Uang Rp1,9 Miliar Disita
News
sumut24.co MedanDinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Sumatera Utara (Sumut) memastikan tidak ada lagi titik api (hotspot) kebakaran
Umum
Kabar Gembira bagi Warga Pesisir Labuhanbatu, Bobby Nasution Targetkan Pengaspalan 16 Km Jalan pada 2027
News