Merdang Merdem 2026, Wali Kota Medan Ajak Masyarakat Rawat Keberagaman
Medan Sumut24.co Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengajak seluruh warga untuk terus merawat rasa persatuan di tengah keberagaman
Kota
Baca Juga:
MEDAN | SUMUT24
Wabah Covid-19 kembali meresahkan masyarakat. Setelah sebelumnya sempat melandai, lonjakan pasien terkonfirmasi Covid-19 kembali naik seiring dengan merebaknya varian Omicron yang diklaim lebih cepat menyebar dari varian virus sebelumnya.
Kepala Kantor Humas USU Amalia Meutia MPsi di Medan, Jumat (18/2) mengatakan, membantu masyarakat yang terpapar virus dan harus melakukan isolasi mandiri, Universitas Sumatera Utara (USU) telah meluncurkan layanan Telemedicine yang menyediakan konsultasi dan obat serta multivitamin gratis bagi pasien yang menjalani isolasi mandiri. Layanan ini bisa diakses melalui utas rawatcovid-sumut.usu.ac.id.
Dikatakannya, telemedicine Covid-19 merupakan layanan kesehatan hasil kolaborasi USU dengan Pemerintah Kota Medan dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.
Aplikasi ini menawarkan pelayanan kesehatan kepada individu yang terpapar Covid-19 dengan berbagai layanan yang diakses secara daring (online). Individu yang terpapar Covid-19 dapat melakukan konsultasi dengan dokter tanpa harus datang ke rumah sakit.
Inisiator sekaligus Koordinator Utama Telemedicine dr Inke Nadia Diniyanti Lubis MKed (Ped) SpA PhD menyebutkan, Telemedicine USU sebelumnya diluncurkan Agustus 2021. Telemedicine ini merupakan komitmen USU dalam memberikan pelananan kesehatan kepada masyarakat.
“Sejak Juli 2021 kita sudah mempersiapkan ini, hingga akhirnya diluncurkan pada Agustus 2021. Ini sudah ada sejak beberapa waktu lalu. Awalnya masyarakat belum terlalu familiar dengan layanan ini, sehingga kita tawarkan pada pasien yang masuk IGD. Setelah dirawat dan direkomendasikan untuk isolasi di rumah, kita gunakan Telemedicine untuk memantau perkembangan kesehatan pasien,†kata dr Inke.
Inke, yang Wakil Dekan III Fakultas Kedokteran itu juga memaparkan jika Telemedicine merupakan salah satu solusi untuk menghadapi peningkatan angka positif Covid-19.
Menurutnya, seluruh masyarakat berhak mendapatkan layanan kesehatan, namun fasilitas kesehatan seringkali tidak memadai untuk menerima seluruh pasien tersebut.
“Dengan adanya Telemedicine ini, kita membuka peluang seluruh masyarakat dapat dilayani. Seseorang yang merasa terpapar Covid-19 dapat melakukan konsultasi dan pemeriksaan melalui aplikasi. Tentu hal ini membuat rumah sakit dapat lebih fokus kepada masyarakat yang terpapar Covid-19 dengan tingkat berat. Alhasil seluruh masyarakat dapat terlayani,†ujarnya.
Dalam menghadapi peningkatan varian Omicron, dr Inke menyebutkan, jika Telemedicine siap digunakan oleh masyarakat. Ia menganjurkan masyarakat agar tidak panik menghadapi varian ini, meski seperti diketahui varian ini cepat menular.
“Masyarakat agar tidak panik, meski penularannya cepat. Kami berharap masyarakat di Sumatera Utara dapat memaksimalkan penggunaan Telemedicine. Telemedicine ini pelayanan yang sangat lengkap, dan seluruh pelayanan yang diberikan itu gratis,†paparnya.
Telemedicine Covid-19 USU sendiri merupakan layanan kesehatan yang tersedia secara audivisual. Pasien yang mendaftar akan dikirimkan obat anti virus, multivitamin, serta alat pematau. Alat pemantau itu adalah Pulse Oximetry dan Termometer. Ini akan membantu dokter untuk memantau kesehatan pasien. Seluruh layanan ini gratis tanpa dipungut biaya.
Layanan ini dikembangkan oleh Pusat Sistem Informasi USU. Tenaga relawan yang berperan merupakan sivitas akademika USU, yang terdiri dari sedikitnya 287 dokter dan 189 mahasiswa USU. Relawan mahasiswa ini terbagi dalam beberapa unit seperti administrasi, pendamping dokter, serta farmasi. Seluruh tenaga relawan ini tidak dibayar dan murni sebagai wujud pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat.
Masyarakat yang akan menggunakan layanan ini dapat mengunjungi tautan rawatcovid-sumut.usu.ac.id. Setelah klik registrasi, pasien akan diminta untuk mengisi data diri lengkap. Selain itu juga akan ada serangkaian pertanyaan mengenai riwayat penyakit dari pasien. Pertanyaan tersebut membantu dokter nantinya untuk memberikan penilaian terhadap pasien.
Jika dibutuhkan, pasien juga dapat mengunggah swavideo maupun swafoto terkait kondisinya saat itu.Setelah seluruh formulir terisi melalui tautan tersebut, pasien dapat memulai proses konsultasi dan pemeriksaan. Telemedicine akan menghubungkan pasien dengan dokter yang bertugas secara acak. Komunikasi tersebut secara otomatis terhubung dengan WhatsApp dokter. Selanjutnya dokter akan melakukan pemeriksaan lebih jauh terhadap pasien. Informasi lengkap mengenai USU dapat dilihat di website https://www.usu.ac.id (C04)
Medan Sumut24.co Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengajak seluruh warga untuk terus merawat rasa persatuan di tengah keberagaman
Kota
SIMALUNGUN Tuan Guru Batak (TGB) Syeikh Dr. H. Ahmad Sabban el Rahmaniy Rajagukguk, MA, terpilih sebagai Mudir (Ketua Harian) Jamiyyah
Umum
MAKASSAR Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Akhmad Munir, secara resmi melantik jajaran Pengurus PWI Sulawesi Selatan
News
Medan sumut24.co Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat serta respon cepat terhadap perubahan kualitas udara, Pemerintah
kota
Semarakkan HUT Golkar, DPD Partai Golkar Padangsidimpuan Gelar Jalan Sehat Berhadiah Doorprize Hingga Bagi Sembako
News
Dewas Penasehat ANTO GENK PENDAWA Harus Hadir Membantu Masyarakat
News
Aktivis 98 Kritik Prabowo soal Karhutla Pemilik Perusahaan Belum Tersentuh Hukum
News
Perkuat Konsolidasi, Pendawa Sumut Perkenalkan Pengurus dan Siap Gas Program Sosial
News
Kredit BTN Rp629,8 Miliar Diusut Polri, Siapa Bertanggung Jawab? Telusuri Aliran Dana hingga ke Akar
News
sumut24.co PADANG LAWAS, PTPN IV Regional 2 menegaskan status hukum lahan seluas 65 hektare yang berada di Afdeling 8 Kebun Sosa, Kabupaten
News