MEDAN | SUMUT24
Jamaah calon haji (Calhaj) Kloter 2 asal Labuhanbatu, dilepas Bupati H Pangonal Harahap SE,MSi, di Asrama Haji Medan, Rabu (10/8).
Didampingi Kakanwil Kemenagsu Drs H Tohar Bayoangin MAg sekaligus Ketua Panitia Pelaksana Ibadah Haji (BPIH) Embarkasi Medan bersama Sekretaris Drs H Bahrum Saleh.
Dalam pidatonya, Bupati Labuhanbaru H Pangonan Harahap menyampaikan terimakasih kepada PPIH yang memberi pelayanan prima terhadap Calhaj. “Apalagi ada jamaah yang sakit dan memerlukan perawatan mendapat layanan khusus,”katanya.
Dia menambahkan, Calhaj Labuhanbatu diharapkan mampu menjalankan serangkaian ibadah wajib dan sunnah, tetapi harus tetap menjaga stamina agar saat puncak haji bisa melaksanakan dengan sempurna.
Kemudian, kata dia, Calhaj harus mengikuti peraturan yang diberikan oleh petugas, apalagi saat ini, kloter 2 belum ada TPHD,maka sepenuhnya kordinasi di sana disampaikan langsung kepada ketua rombongan atau ketua regu. “Saya berharap sesama jamaah dapat saling membantu,” ungkapnya.
Terhadap Calhaj yang belum berangkat karena sakit dan masalah visa, dia berpesan agar sabar menunggu. “Mudah-mudahan semua urusan visa selesai dan jamaah bisa berangkat,”katanya.
Sekretaris PPIH, Drs H Bahrum Saleh, dalam keterangannya menyebutkan, Calhaj kloter 2 yang berangkat sebanyak 384 orang. Sedangkan 9 orang tunda berangkat, dengan rincian, 3 orang open seat manifest atau belum tiba di asrama haji. Dua orang akan bergabung dengan kloter lain, atas nama, Muchamad Yusuf Murno, 62. Sri Taati Kardi,57.
Sedangkan empat orang tunda karena sakit atas nama, Napisah Mukhtar Ahmad,74. Djamilah Raja Yakub Ridho,66. Mariani Misrab Abdullah,57 dan Gonjang Baksa Hasibuan,61.
Baca Juga:
Perubahan Jadwal
Humas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Medan Imam Mukhair mengatakan, ada 384 calon haji kloter 02 ini terbang lebih awal dari jadwal sebelumnya. Perubahan jadwal terbang itu dari pukul 14.15 WIB menjadi pukul 09.30 WIB.
Imam menyebutkan alasan langsung dari pihak Garuda Indonesia yang menyatakan percepatan jadwal itu. Sebab, ada perubahan slot time di Bandara Amir Muhammad Madinah. “Artinya kita hanya mengikuti saja, prosedur yang ada,” jelasnya.
Menurutnya para jamaah calhaj tidak mempermasalahkan dipercepatnya kedatangan ke Tanah Suci Mekkah.
“Tidak ada masalah kepada para jamaah saat mendapatkan kabar perubahaan jadwal. Malah, mereka lebih senang jika tiba di tanah suci di waktu awal, ” jelasnya.
Sekretaris PPIH Embarkasi Medan, Bahrum Saleh menerangkan perubahan jadwal itu terjadi di seluruh Embarkasi Indonesia. Perubahan itu bukan dibuat-buat oleh panitia penyelenggara haji. “Saat diinformasikan perubahan jadwal terbang kami semua berkordinasi dengan semua pihak, termasuk kepada catering.
Sementara itu, calhaj kloter 1 yang tertunda keberangkatannya kemarin, Umi Kalsum Simamora (56) akhirnya bisa berangkat setelah visanya telah keluar.
Pendampingnya, Muhammad Nasrun Tanjung (57) yang menunda keberangkatannya, mengaku bersyukur visa istrinya itu telah rampung. Ia mengatahui itu setelah panitia haji menunjukkan visa tersebut.
“Iya tadi sudah ditunjukkan sama panitia kalau sudah keluar. Kita tinggal menunggu kalau ada kursi kosong nanti kita akan diberangkatkan, ” ucapnya. (R.05)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News