HUT ke-75 Humas Polri, Polres Tapsel Buktikan Kepedulian Lewat Donor Darah
HUT ke75 Humas Polri, Polres Tapsel Buktikan Kepedulian Lewat Donor Darah
News
Baca Juga:
MEDAN I Sumut24.co
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara terus mengejar target vaksinasi sehingga untuk mencapai kekebalan imun kelompok (herd immunity) dapat terwujud. Terlebih saat ini, angka kasus paparan maupun meninggal dunia akibat Covid-19 di Sumut, perlahan tapi pasti mulai menunjukkan tren penurunan.
Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi mengutarakan, Provinsi Sumut memiliki target vaksinasi sebesar 11.000.400. Saat ini, ungkapnya, Sumut baru berhasil mencapai ke angka empat juta. Sehingga masih dibutuhkan tujuh juta lebih lagi guna mewujudkan herd immunity.
“Jumlah 11.000.400 itu adalah 70 persen (mencapai herd immunity). Sementara kita baru 30,2 persen. Kita berharap kita kejar capaian ini. Sehingga rakyat kita mudah-mudahan semua imumnya meningkat dan memperkecil orang-orang yang terpapar dan terjadinya musibah. Ini yang mau kita usahakan,” katanya menjawab wartawan di suatu acara gebyar vaksin yang diinisiasi pihak swasta, baru-baru ini.
Saat ini, lanjut Edy, bertahap tapi pasti grafik vaksinasi di Sumut mulai meningkat dari sebelumnya. Persoalannya diakui dia, adalah vaksin yang datang dari pusat juga bertahap.
“Jadi setiap datang dari pusat langsung kita lakukan vaksinasi. Banyak pihak yang melakukan vaksinasi. Vaksinasi dilakukan Kodam (TNI), Polri, bahkan Kejaksaan Tinggi juga melaksanakan vaksinasi, datang mengambil vaksin dan melakukannya di wilayah tempat kerjanya,” katanya.
Mantan Pangkostrad juga sampaikan, vaksin ini bagian dari pelengkap protokol kesehatan (prokes). Yaitu untuk antisipasi atau meminimalisir penularan wabah Corona.
“Pertama yang paling penting adalah prokes. Jangan pernah lepas masker. Karena masker ini, virus ini tak masuk di dalam masker. Jadi enggak ada virus ini terbang-terbang mencari orang itu, tidak ada. Yang ada adalah kalau kita ngomong berdekatan begini dikhawatirkan ada air liur atau ludah kita yang terbang dan mengenai ke lawan bicara masuk mulut atau hidung. Kalau kita pakai masker dia tertahan di masker. Yang jadi masalah kalau kita pegang masker ini terus kita pegang mulut atau hidung dan pegang mata. Itu yang orang kena. Jadi selamatlah dia mudah-mudahan dengan masker ini,” papar Edy.
Begitupun, menurut dia, semua ikhtiar yang dilakukan manusia untuk perang melawan Covid-19, berkat kemudahan dari Tuhan Yang Maha Kuasa.
“Tentunya karena kemudahan dari Tuhan. Makanya juga harus cuci tangan pakai sabun sehingga virus runtuh dari tangan kita, selamatlah kita dari virus,” pungkasnya.red
HUT ke75 Humas Polri, Polres Tapsel Buktikan Kepedulian Lewat Donor Darah
News
Pemkab Madina Raih Predikat Kabupaten Informatif di KI Sumut Award 2026, Atika Jadi Motivasi untuk Berbenah
News
sumut24.co JakartaASUS secara resmi meluncurkan lini laptop kreator profesional terbarunya di pasar Indonesia, yaitu ASUS ProArt P14 dan A
Ekbis
Otak Pelaku Penembakan Wadan Koti PP Deli Serdang Masih Diselidiki Polda Sumut Pelaku Belum Diketahui
News
Pemkab Solok Paparkan Progres R3P Pascabencana, Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah untuk Percepatan Pemulihan
News
Silaturahim Kebangsaan, Kapolda Sumut dan Gema Santri Nusa Perkuat Sinergi UlamaPolri
News
Kapolda Sumut Sonny Irawan Silaturahmi ke DPRD, Ajak Semua Elemen Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas
News
Gerebek Sarang Narkoba di Jalan Multatuli Satresnarkoba Polrestabes Medan Temukan Pos Siskamling Jadi Tempat Jual Beli Narkoba
News
Tengah Malam, Polisi Obrak &ndash Abrik Sarang Narkoba Jermal 123 Pelaku Diringkus, Belasan Paket Narkoba Disita
News
Lima Kali Berturutturut, Deli Serdang Raih Predikat Informatif
News