JMSI Sumut Matangkan Persiapan Rakerda, Family Gathering dan Pelantikan JMSI Sergai/Tebingtinggi*
JMSI Sumut Matangkan Persiapan Rakerda, Family Gathering dan Pelantikan JMSI Sergai/Tebingtinggi
kota
MEDAN I SUMUT24.co Tim gabungan Ditreskrimum Polda Sumut, Polrestabes Medan berhasil meringkus lima pelaku perampok toko emas di Pasar
Baca Juga:
“Kelima pelaku yang telah diamankan tersebut masing-masing bernama, Hendrik (35 ) tahun tewas ditembak. 2.Prayogi alias Bejo (26 ) Jalan Bangun Asri, Kecamatan Medan Johor.3 Paul 32 Jln Menteng VII, Gang Horas, Kecamatan Medan Denai.4,Farel (21) Jln Garu I, Gg Manggis, Kecamatan Medan Amplas dan Dian sebagai penghubung yang memperkenalkan 3 Tsk kepada Hendrik sebagai otak pelaku..,” ujar Kapolda Sumut, Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak. Rabu (15/09/21)
Hadir dalam Pres Rilis tersebut ada,Pangdam I/BB Mayjen TNI Hasanuddin, Waka Polda Sumut Brigjen Pol Dadang Hartanto, Walikota Medan Bobby Afif Nasution, Dirkrimum Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja, Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi dan para PJU Polda Sumut.
Lanjut Kapolda. Dari tangan para tersangka, polisi mengamankan barang bukti beberapa unit sepeda motor, dan beberapa unit telepon genggam, dan 4 pucuk senjata api diantaranya,3 FM rakitan dan 1 senjata api Laras panjang. Emas seberat 6,5 kg senilai 6,5 milyar. Dapat diamankan. Ujar Panca.
“Kelima orang yang ditangkap itu mempunyai peran berbeda, ada yang bertindak sebagai eksekutor, penggambar, penyedia kendaraan dan yang bertugas mengantar eksekutor untuk melarikan diri,” jelasnya.
Polisi masih melakukan penyelidikan lainnya yang diduga ikut terlibat”Kita masih melakukan penyelidikan lebih dalam. Ujar Kapolda.
Aksi para perampok jalanan di Pasar Simpang Limun pada hari, Kamis (26/8/2021) lalu ini cukup menyita perhatian publik.
Kawanan perampok bersenjata api itu sempat meletuskan senjata apinya di sekitar lokasi kejadian saat melarikan diri agar warga tak mengejar mereka. Usai merampok, komplotan tersebut langsung kabur dengan menggunakan sepeda motor..
Sementara keempat pelaku ketika di introgasi Kapolda Sumut masing-masing mengaku diajak oleh Hendrik sebagai otak pelaku. Paul juga mengaku sudah sudah 2 kali berurusan dengan polisi dan pernah mendekam di Rutan Tanjung Gusta selama 1 tahun 6 bulan atas kasus curanmor. Ujarnya. Sementara Dian juga mengaku kalau dirinya berprofesi sebagai penghubung. Dia mengaku kalau yang tiga ini dia yang mengenaskan dengan Hendrik. Ujarnya kepada Kapolda Sumut.
Atas kasus ini para tersangka diancam dengan, Pasal, 365 ayat 2 4e dan 2e, Ancaman hukuman, 12 tahun penjara. Ujar, Kapolda.(W05)
JMSI Sumut Matangkan Persiapan Rakerda, Family Gathering dan Pelantikan JMSI Sergai/Tebingtinggi
kota
Pengedar sabu Di Tanjung Morawa seorang pria Diamankan Sat Resnarkoba
kota
Bupati Pakpak Bharat Lepas Jambore Pramuka Ke XI Di Sibolangit Kab.Deli Serdang
kota
Madina Unjuk Gigi di PRSU 2026, UMKM hingga Gordang Sambilan Jadi Magnet Pengunjung dan Bidik Peluang Investasi
kota
Resmi Beroperasi! Bupati Palas Luncurkan Layanan Cuci Darah di RSUD Sibuhuan, Warga Kini Tak Perlu Berobat ke Luar Daerah
kota
Bupati Madina Resmi Buka Seleksi 13 Jabatan Eselon II, Saipullah Jabatan Adalah Amanah, Bukan Hadiah
kota
Wali Kota Letnan Dalimunthe Jawab Fraksi DPRD, Komitmen Bangun Pemerintahan Bersih dan Akuntabel Dipertegas
kota
Marini Yuliana Hutabarat Pimpin GAMKI Padangsidimpuan, Usung Semangat Inovatif dan Bergerak
kota
sumut24.co PAKPAK BHARAT, Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor memimpin Apel Gabungan Awal Bulan Juli bagi segenap aparatur Pemeri
News
sumut24.co ASAHAN, Bupati Asahan yang juga menjabat sebagai Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Asahan, Taufik Zainal
News