Serdang Bedagai-Sumut24
Baca Juga:
Pelaksanaan Bimbingan Tekhnis (Bimtek) Ibu ibu PKK Desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) beberapa bulan lalu ke Bandung menggunakan Anggaran Dana Desa (ADD) sebesar Rp 10 juta perorang berbuah pahit.
Akibatnya, para ibu ibu PKK (Istri Kepala Desa-red) dan Ketua BPD pun harus diperiksa pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Sergai secara bergiliran.
Mirisnya lagi, pihak penanggungjawab dalam pelaksanaan Bimtek seperti Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) dan Asosiasi BPD saling lempar bola.
Ketua Asosiasi BPD Sergai Sarjono saat dikonfirmasi melalui selularnya, kamis (4/8) terkait hal ini mengatakan bahwa Asosiasi BPD hanya membuat permohonan untuk bimtek dan selanjutnya pihak BPMPD Sergai lah yang mengambil alih dari permohonan tersebut.
“Asosiasi BPD hanya membuat permohonan saja ke BPMPD Sergai agar dilakukan pelatihan bagi BPD selanjutnya pihak BPMPD yang memprosesnya. Sedangkan masalah dananya pihak Desa langsung stor ke BPMPDâ€ucapnya.
Bahkan, Sarjono membantah keras bahwa bimtek ke Unjani dengan anggaran ADD sebesar Rp 10 juta per ketua BPD dan PKKÂ itu merupakan kerja sama antara Unjani dengan Asosiasi BPD Sergai.
“Kami tidak tau menahu tentang kerjasama yang dilakukan oleh pihak BPMPD dengan LPPM Universitas Jendral Ahmad Yani (UNJANI). Coba tanya langsung ke BPMPD jangan kami yang disalahkanâ€katanya.
Terpisah, Kepala BPMPD Karno Siregar saat dikonfirmasi berkeras mengatakan bahwa kapasitas BPMPD hanya di minta sebagai pendamping bukan penyelenggara kegiatan tersebut, bahkan Karno juga mengatakan bahwa Bimtek itu atas kerja sama Asosiasi BPD Sergai ke UNJANI sedangkan BPMPD di minta untuk mendampingi.
“Itukan masih dalam pemeriksaan jadi sah sah saja belum belum sampai mengarah lebih jauh” ucapnya singkat.
Sementara itu pihak kejaksaan Sergai terus menggilir ketua PKK dan BPD untuk dilakukan pemeriksaan. Kamis ( 4/8) giliran kecamatan Teluk Mengkudu keluar masuk ruang penyidik intelijen Kejari Sergai, sedangkan untuk Kecamatan Pantai Cermin, Tanjung Beringin dan Sei Rampah sudah dilakukan pemeriksaan. Namun sayangnya pihak kejaksaan belum bisa memberikan keterangan.(Bdi)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News