Kamis, 13 Agustus 2026

Direktur PDAM Tirta Bina Rantauprapat Mendadak Dicopot

Administrator - Kamis, 28 Juli 2016 08:13 WIB
Direktur PDAM Tirta Bina Rantauprapat Mendadak Dicopot

RANTAUPRAPAT | SUMUT24

Baca Juga:

Bupati Labuhanbatu secara mendadak mencopot Direktur PDAM Tirta Bina Rantauprapat, Asbullah Manurung SAg. Pencopotan itu diduga terkait terhentinya aliran air di perusahaan daerah ini ke seluruh pelanggan beberapa waktu lalu  menyusul listrik PDAM diputus oleh PT PLN Rayon Rantauprapat Kota karena tunggakan tagihan pemakaian listrik.

Selain itu, produksi airnya tidak pernah bersih, selalu berlumpur. Bupati H Pangonal Harahap kemudian mengangkat anggota Badan Pengawas PDAM Surya Edy Hasibuan SE menjadi pelaksana tugas (Plt) Direktur atau pemimpin tertinggi di perusahaan pelat merah milik Pemkab Labuhanbatu ini.

Bupati Labuhanbatu melalui Kabag Humas Infokom Drs Sugeng membenarkan pencopotan terhadap Asbullah Manurung dari jabatan Direktur PDAM Tirta Bina. ” Alasannya, berdasarkan hasil penilaian dan evaluasi Badan Pengawas, bahwa Direktur PDAM yang lama tidak dapat melaksanakan tugas pokok dan fungsinya dengan baik,” ungkap Sugeng seraya menyebut pengangkatan Plt dilakukan bupati tanggal 22 Juli 2016.

Surya Edy Hasibuan ketika dikonfirmasi membenarkan dirinya dihunjuk Bupati sebagai pelaksana tugas (Plt) Direktur PDAM Tirta Bina Rantauprapat. Ia berharap dukungan agar dirinya mampu mejalankan tugas memimpin perusahaan itu untuk memproduksi air bersih.

” Memang betul saya ditunjuk bupati menjadi Plt direktur. Mudah-mudahan amanah dari pak bupati ini bisa saya emban sampai akhir batas waktu yang ditentukan,” sebutnya.

Namun direktur yang lama, Asbullah Manurung belum dapat dikonfirmasi. Dihubungi melalui telepon seluler, HP Asbullah juga tidak aktif.

Masyarakat pelanggan PDAM Tirta Bina di Rantauprapat sangat mengharapkan pelaksana tugas direktur itu bisa membenahi perusahaan dan memproduksi air bersih bukan air berlumpur.

” Karena dari dulu yang sampai ke rumah bukan air bersih, tetapi air berlumpur. Selain itu, air mengalir kadang-kadang. Kadang hanya sore, kadang sore dan tengah malam. Tidak pernah jalan kontiniu,” sebut Rolen pelanggan di Jalan Imam Bonjol.

“Jadi, entah pun pencopotan itu terkait kepentingan politik atau untuk mendudukkan pendukung bupati, yang penting bagi kami pelanggan airnya bersih,” tandasnya.(man)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
TP PKK Sumut Monitoring PAAREDI di Tanjungbalai, RUMBIA Jadi Unggulan
Semarak HUT RI ke-81, Pemko Tanjungbalai Gelar Lomba Antar OPD
Wakil Wali Kota Tanjungbalai Hadiri Haul ke-25 Syekh H Mustafa BS Rokan
Komisi B DPRD Sumut Diduga Kecolongan, Ketua KTH Pantai Labu Firestey Disebut Eks Napi Kasus Curanmor
PDI Perjuangan Perkuat Konsolidasi di Samosir, Hasto Kristiyanto Akan Hadiri Peletakan Batu Pertama Kantor DPC Samosir
Kapolda Sumut Tekankan Peran Strategis Intelkam Jaga Stabilitas dan Antisipasi Kerawanan
komentar
beritaTerbaru