Perkuat Program PAAREDI di Nagori Percontohan, TP PKK Kabupaten Simalungun Gelar Rakor
Perkuat Program PAAREDI di Nagori Percontohan, TP PKK Kabupaten Simalungun Gelar Rakor
kota
Medan|SUMUT24 Merasa berang beroperasinya kembali PT. Anugerah Prima Indonesia (API), puluhan warga Lingkungan 4, Pajak Sore, Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli, Senin (26/4) mendatangi DPRD Kota Medan.
Baca Juga:
- Perkuat Program PAAREDI di Nagori Percontohan, TP PKK Kabupaten Simalungun Gelar Rakor
- Dukung Lahirnya Perempuan Muda Berprestasi, Bupati Simalungun dan Ketua TP PKK Hadiri Grand Final Putri Otonomi Indonesia 2026
- Soal Tudingan Penganiayaan Terhadap Tersangka SH, Ini Penjelasan Kepala BNNK Deli Serdang
Kedatangan warga diterima Wakil Ketua Komisi II, Sudari, bersama Sekretaris Dhiyaul Hayati dan anggota Modesta Marpaung di ruang rapat Komisi II.
Perwakilan warga, Amruzal, menyampaikan persoalan polusi udara dan limbah yang di hasilkan perusahaan pengelola pakan ternak itu sudah pernah dilaporkan dan di RDP-kan oleh Komisi II yang di pimpin Ketua Komisi, Surianto (Butong).
“Dari hasil RDP, di sepakati jika perusahaan itu disegel oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Medan. Bahkan, kami lihat sendiri keesokan harinya perusahaan itu disegel,†ujanya.
Anehnya, sebut Amruzal, jalan di samping perusahaan itu dibuka dan tidak disegel. “Saya sempat bertanya kepada pihak perusahaan, kenapa jalan dari samping ini dibuka. Mereka jawab ini uji coba. Saya tanya lagi, uji coba apa, ada alat yang baru atau tidak. Kalau uji coba seharusnya ada yang di perbaharui, ada yang di tambah untuk mengurangi bau limbah. Ternyata, tidak ada respon, perusahaan tersebut tetap berproduksi,†tutur Amruzal.
Persoalan ini, kata Amruzal, dilaporkan ke Camat dan Camat memerintahkan Lurah dan Kepling meninjau langsung. “Dan saat itu ditutup. Yang membuat warga kesal, di bulan puasa ini perusahan itu kembali berproduksi. Di saat warga menjalankan tarawih, shalat subuh, baunya sungguh luar biasa,†cetusnya.
Komisi II sendiri, sambung Amruzal, pernah kunjungan melihat langsung kondisi perusahaan dan saat itu Ketua Komisi II Surianto sedang menjalankan puasa sunah. “Saat itu Ketua Komisi II.muntah karena tidak tahan terhadap baunya..Bagaimana pula dengan kami, warga setempat. Baunya sungguh luar biasa,†katanya.
Jika sekarang perusahaan itu kembali berproduksi meski dokumennya lengkap, menurut Amruzal, percuma. “Warga ingin tidak ada bau di lokasi tersebut. Kita tidak melarang orang mencari nafkah, tapi baunya yang kita tidak tahan. Pak Butong baru beberapa menit saja sudah muntah, konon warga. Anak bayi juga terdampak, karena baunya lengket di baju-baju yang dijemur. Ini ibu-ibu saksinya. Kalaupun diperiksa, ibu-ibu yang demo ini ber KTP Mabar semua. Saat kami mau buka, Minggu kemarin kita luar biasa marahnya, karena luar biasa baunya,†paparnya.
Bulu-bulu dari pemotongan ayam, lanjut Amruzal, di tumpuk berminggu-minggu hingga berbelatung. “Inikan tidak kering langsung, masih lembab dijemur, lalu diproses, masuk lagi ke gilingan. Jadi polusinya itu, meski cerobongnya ditambah hingga 25 meter, tetap saja bau. Kenapa? Sirkulasi udara kan memuai. Namanya darah sudah berbelatung begitu. Jadi, wajar kalau kami minta tolong ke dewan agar menindaklanjuti persoalan ini,†pintanya.
Menanggapi itu, Dhiyaul Hayati, mengaku memahami kondisi yang dirasakan warga yang terdampak polusi udara yang berbau busuk. “Dengan kondisi ini akan kita tindaklanjuti. Tidak ada istilah orang kuat di sini, jika dia menzalimi masyarakat, itu tetap salah. Kita akan minta agar perusahaan itu diselesaikan sesuai peraturan berlaku,†tegas Dhiyaul.
Sementara, Sudari, mengatakan akan mengagendakan RDP dengan pihak-pihak terkait, seperti warga setempat, PT API, PT KIM, PTSP. Dinas Lingkungan Hidup, Camat Medan Deli dan Lurah setempat. “Senin kita akan agendakan RDP dengan pihak-pihak tersebut,†pungkasnya. (R02)
Perkuat Program PAAREDI di Nagori Percontohan, TP PKK Kabupaten Simalungun Gelar Rakor
kota
Dukung Lahirnya Perempuan Muda Berprestasi, Bupati Simalungun dan Ketua TP PKK Hadiri Grand Final Putri Otonomi Indonesia 2026
kota
Medan sumut24.co Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Deli Serdang, Kombes Pol Dr Josua Tampubolon SH MH mengklarifikasi tudin
Hukum
Medan sumut24.co Satuan Resnarkoba Polrestabes Medan, Sabtu (4/7/2026) pagi kembali membongkar upaya peredaran narkotika yang dikemas dala
Hukum
Wali Kota bersama Menko Infra Agus Harimurti Yudhoyono dan sejumlah kepala daerah menghadiri Pembukaan Sinode Besar 2026 Gereja GPI
kota
RSUD dr. Djasamen Saragih membuka kembali layanan Cathlab dengan Penjaminan BPJS Kesehatan. Cath Lab merupakan ruang tindakan medis canggih
kota
Nusakambangan yang Bersih dan BayangBayang yang Belum Selesai
kota
sumut24.co MedanTelkomsel meraih penghargaan Best Employee Wellness Strategy pada Employee Experience Awards 2026, yang diselenggarakan 26
Ekbis
Turnamen Sepak Bola Antar Club seSumatera Barat Tahun 2026 Resmi di Buka&lrm Bupati Solok.
kota
Silaturahmi Alumni HMI Sumut SeJabodetabek, Musa Rajekshah Saya Bangga Menjadi Bagian dari KAHMI
News