Perpisahan Konsul Jepang, Rico Waas Dorong Peluang Kerja Sama Baru dengan Medan
sumut24.co MedanPergantian tugas Konsul Jenderal Jepang di Medan, Furugori Toru, diharapkan tidak mengakhiri hubungan baik yang telah terb
kota
Baca Juga:
MEDAN | SUMUT24.co
Pengamat ekonomi Universitas Islam Negeri (UIN) Sumut Gunawan Benjamin mengatakan, setelah tahun baru, harga daging justru bertahan dan bahkan untuk daging ayam mengalami kenaikan. Padahal konsumsi daging mengalami penurunan.
Dari hasil temuan di lapangan, saya menemukan terjadinya kenaikan harga pakan ternak yang menjadi sumber makanan ayam pedaging maupun ayam petelur. Dan kenaikan harga pakan tersebut menggerek kenaikan biaya produksi sehingga membuat harga daging ayam justru naik setelah tahun baru, kata Gunawan di Medan, Rabu (13/1).
Dikatakannya, tidak berhenti disitu, kenaikan harga pakan ternak belakangan ini juga dipicu oleh kenaikan sejumlah komoditas bahan baku impor maupun bahan baku lokal. Dari bahan baku impor seperti tepung, minyak, dan beberapa jenis lainnya mengalami lonjakan. Sementara harga jagung juga naik belakangan ini. Pandemi Covid 19 telah membuat sejumlah barang kebutuhan impor naik.
Jalur distribusi yang terganggu, ketidaktepatan waktu pengiriman barang, hingga kenaikan harga komoditas global lainnya juga turut memicu komponen pembentuk harga pakan ternak tersebut. Salah satu komoditas yang paling terlihat mengalami kenaikan di tengah masyarakat adalah kacang kedelai.
Jadi kita tengah berhadapan dengan dilema saat ini. Di tengah resesi dan pandemi dimana daya beli masyarakat terpukul. Justru daging ayam saat ini naik dikisaran 36 ribuan rupiah per Kg. Padahal saat tahun baru sempat dijual 30 ribu rupiah per Kg.
Kenaikan harga daging ayam tersebut jelas tidak lantas membuat perusahaan yang memiliki peternak ayam (plasma) diuntungkan.
Jika harga tidak dinaikkan maka beban operasional naik, dan perusahaan yang merugi jika diikuti dengan penutupan usaha, ini akan berdampak pada kelangkaan daging ayam itu sendiri. Harganya bisa selangit nanti karena daging ayam menjadi langka. Namun jika harga dinaikkan, maka perusahaan akan tetap menjaga keuntungan di level tertentu. Dengan alasan menjaga keberlangsungan bisnis perusahaan tentunya.
Akan tetapi jelas konsumen dirugikan disini. Dan menurut pandagangan saya, selain terpaksa harus menaikkan harga pakan ternak. Perusahaan juga harus menjaga pasokan agar tidak membanjiri pasar. Hal ini dilakukan guna menjaga harga dalam posisi tertentu sehingga tidak mengganggu cash flow perusahaan. Namun dalam konteks tersebut justru diharap ada tinjauan lebih detail sehingga meskipun harga naik namun masih dalam batas kewajaran dan menjadi penengah bagi perusahaan maupun konsumen.
Jadi , harga daging ayam mungkin masih sulit untuk ditekan di bawah 33 ribu dalam waktu dekat ini. Meski demikian diharap masyarakat bisa bersabar dan memaklumi kenaikan harga daging tersebut.
Nah, kalau sudah begini. Pemerintah pusat atau kementerian terkait bisa melakukan upaya pendekatan agar perusahaan tersebut bisa hidup. Dari hasil pengamatan , sejumlah perusahaan tersebut tengah tertekan akibat buruknya kondisi ekonomi belakangan ini.
Jadi teori pasar (ekonomi) yang menyebutkan bahwa saat permintaan turun, stok cukup, maka harga bisa turun. Tidak berlaku untuk harga daging ayam di Sumut saat ini,kata Gunawan.(C04)
sumut24.co MedanPergantian tugas Konsul Jenderal Jepang di Medan, Furugori Toru, diharapkan tidak mengakhiri hubungan baik yang telah terb
kota
Peringati Hari Santri, Ibnu Hajar Ajak Santri Karya Nyata untuk Bangsa
News
Hari Santri Nasional 2026, Ketum PP TPI Medan Ismet Danial Nasution Ajak Santri Perkuat Akhlak dan Nasionalisme
News
Melalui Subuh Keliling, Kapolresta Deli Serdang Sampaikan Pesan Kamtibmas Dan Dengarkan Aspirasi Masyarakat
News
sumut24.co MEDAN, Kabar membanggakan datang dari Kabupaten Asahan! TP PKK Kabupaten Asahan berhasil meraih peringkat Juara II dalam Lomba V
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Kasus dugaan kekerasan seksual terhadap anak di Kota Tanjungbalai mendapat perhatian serius dari Wali Kota Mahyaru
News
Peringati Hari Santri 2026, H. Ikrom Helmi Nasution Dorong Santri Jadi Generasi Berilmu dan Berakhlak Mulia
News
PB Pendawa Indonesia Gelar Ruwatan Bumi di Medan, Seribu Warga Ditargetkan Hadir
News
Medan sumut24.co Unit Reskrim Polsek Medan Kota kembali gerebek sarang narkoba (GNS) di Jalan B Katamso, Gang Nasional, Kelurahan Sei Mati
Kota
Perkuat Sinergi dengan Ormas, Kepala Kantor Imigrasi Belawan Hadiri Silaturahmi DPW Pendawa Sumut 2025&ndash2030
News