Perpisahan Konsul Jepang, Rico Waas Dorong Peluang Kerja Sama Baru dengan Medan
sumut24.co MedanPergantian tugas Konsul Jenderal Jepang di Medan, Furugori Toru, diharapkan tidak mengakhiri hubungan baik yang telah terb
kota
Medan I Sumut24.co Sebagai ormas Islam kita sangat Mendukung kebijakan pemerintah yang telah membubarkan Ormas Front Pembela Islam (FPI), Demikian sejumlah Ormas Islam yang tergabung dalam Aliansi Masyakarat Islam Rahmatan Lil’alamin (AMIR) Sumut yang menggelar seminar kebangsaan di Real Family Cafe Jl. Perjuangan, Medan, Selasa (5/1/2021).
Baca Juga:
Seminar yang mendukung penegak hukum untuk menegakkan UU larangan aktivitas serta menggunakan atribut FPI di wilayah NKRI ini diisi oleh sejumlah narasumber, antara lain Ustad Zulkarnain, Ustad Agus Rizal Koto, Ustad Miftahul Chair, Ustad Martono dan dihadiri sekitar 70 orang.
Dalam penyampaiannya, Ustadz Zulkarnain mengatakan bahwa Negara ini memiliki banyak keistimewaan karena mampu menjalankan keberagaman dengan baik, dan dengan keberagaman terdiri dari banyak suku dan etnis itu, tidak ada yang sampai sekarang ini menyatakan Indonesia ini tidak baik.
“Kalau belajar Indonesia yah jangan belajar dari Arab, nanti ujung- ujungnya kayak FPI. Kita ini juga bukan komunis dan kapitalis, kita ini nasionalis seperti kata Bung Karno. Founding father negara kita ini cerdas dan cukup cinta bangsa Indonesia. Bahkan beliau juga bilang ‘Jangan hilang kejawa- jawaanmu karena ingin sok kearab-araban”, ungkapnya.
Sementara Ustadz Rizal Koto menyampaikan bahwa pemerintah telah mengeluarkan SKB yang melarang aktivitas ormas intoleran. “Karena ormas- ormas di Indonesia harusnya mengikuti Undang Undang yang ada terutama berdasarkan Pancasila, dan tidak boleh bertentangan dengan Pancasila. Jadi kalo ada yang menolak itu semua, ya ormas itu harus dibubarkan”, tegasnya.
“HTI, ISI, JAT, itu bukan hanya Indonesia saja yang melarang, seluruh dunia yang melarang. Saya juga setuju dengan langkah pemerintah membubarkan FPI karena sudah bertentangan dengan Pancasila.”, ujar Ustadz Rizal Koto.
Dalam kesempatannya, Ustadz Martono menegaskan bahwa acara ini adalah acara pertama untuk mendukung pemerintah membubarkan FPI, dan mendukung aparat penegak hukum untuk membuat Undang Undang yang melarang segala aktivitas kegiatan FPI.
“Sudah jelas pemerintah kita islam, presiden kita islam, jadi tidak ada islam dizolimi. Islam selalu diberi prioritas di Negara ini. FPI bisanya hanya membentur benturkan agama dan masyarakat otaknya dicuci menjadi radikal, sehingga selalu membenci orang lain. Lihat saja negara di timur tengah itu rakyatnya saling perang, hingga terpecah pecah, jadi hancur sekarang negaranya seperti Suriah. Kita tidak mau negara kita hancur seperti itu”, tegasnya.
“Cuma di Sumatera Utara ini yang berani menolak kedatangan Rizieq Shihab dengan menginjak injak poster dan membakar poster Rizieq Shihab. Tapi, mereka malah bilang orang yang membakar poster Rizieq adalah PKI. Mereka FPI bisanya memprovokasi masyarakat menuduh yang lain itu PKI,” tukasnya.
“FPI lebih banyak mudharatnya daripada manfaatnya”, pungkas Ustadz Martono.
Amatan media ini, seminar kebangsaan ini juga dihadiri oleh Ustad Miftahul Chair, MA (PMII Sumut/ Wakil Ketua PW PIN Sumut), Poltak Siagian (Gerakan Anti Narkoba Sumut), Pdt. DR. Eben Siagian (Ketua Persekutuan Gereja – Gereja Indonesia Sumut), Kader AMIR Sumut, GP Anshor Sumut, Banser Sumut, Pejuang Islam Nusantara Sumut, Projo Sumut dan Horas Bangso Batak (HBB) Medan Denai.(red)
sumut24.co MedanPergantian tugas Konsul Jenderal Jepang di Medan, Furugori Toru, diharapkan tidak mengakhiri hubungan baik yang telah terb
kota
Peringati Hari Santri, Ibnu Hajar Ajak Santri Karya Nyata untuk Bangsa
News
Hari Santri Nasional 2026, Ketum PP TPI Medan Ismet Danial Nasution Ajak Santri Perkuat Akhlak dan Nasionalisme
News
Melalui Subuh Keliling, Kapolresta Deli Serdang Sampaikan Pesan Kamtibmas Dan Dengarkan Aspirasi Masyarakat
News
sumut24.co MEDAN, Kabar membanggakan datang dari Kabupaten Asahan! TP PKK Kabupaten Asahan berhasil meraih peringkat Juara II dalam Lomba V
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Kasus dugaan kekerasan seksual terhadap anak di Kota Tanjungbalai mendapat perhatian serius dari Wali Kota Mahyaru
News
Peringati Hari Santri 2026, H. Ikrom Helmi Nasution Dorong Santri Jadi Generasi Berilmu dan Berakhlak Mulia
News
PB Pendawa Indonesia Gelar Ruwatan Bumi di Medan, Seribu Warga Ditargetkan Hadir
News
Medan sumut24.co Unit Reskrim Polsek Medan Kota kembali gerebek sarang narkoba (GNS) di Jalan B Katamso, Gang Nasional, Kelurahan Sei Mati
Kota
Perkuat Sinergi dengan Ormas, Kepala Kantor Imigrasi Belawan Hadiri Silaturahmi DPW Pendawa Sumut 2025&ndash2030
News