Suherman Saleh : “Generasi Muda Harus Mengejar Kekuasaan”

158

JAKARTA I SUMUT24.co
Fungsi kekuasaan ada tiga, pertama, Wewenang Memindahkan Hak dan Kewajiban kepada orang lain, kedua fungsi Administratif dan ketiga Fungsi Logistik (Penyimpanan). Tiga hal ini harus di pelajari oleh generasi muda, mahasiswa sekarang agar mampu melaksanakannya disaat dia memimpin dimasa yang akan datang. Hal itu disampaikan Suherman Saleh, AK, M.Sc, Dt. Pada Diskusi Publik dan buka puasa bersama yang oleh HMI Cabang Jakarta Selatan di PTIQ, Senin (20/5).
Lebih lanjut Mahasiswa S-3 SPS UIN Sahid ini mengatakan, “Tugas dan jadi penguasa digariskan dalam al-Quran (QS: 2:30). Wewenang Kekuasaan itu di Berikan Kepada Adam. Ayat lain, Jika kamu mengadakan transaksi maka catatlah (QS :2 :282)

Jadi tiga hal ini harus sesuai dengan ajaran Allah dan bertanggung jawab kepada rakyat. Dengan cara memberikan : jaminan kebahagian, kebijaksanaan dan keadilan kepada yang dipimpinnya atau rakyat.
Dr. Wawan Hari Purwanto, Rektor Sekolah Tinggi Inteligen Negara, yang juga jadi narasumber dalam kegiatan itu menyampaikan, “Suasana politik Indonesia sekarang ini, disampaing banyaknya perdebatan Ideologi, muncul juga aliran radikalis, bahkan dikhawatirkan adanya teroris menumpang dan memanpaatkan keadaan pemilu ini. Sejatinya ketidak puasan dan perdebatan hasil pemilu itu terjadi pada setiap Negara, tak terkecuali Amerika negara yang sudah maju. Indonesia masih lebih baik dari Amerika baru tujuh puluh tahun merdeka sudah bisa menerim Kepemimpinan perempuan. Indonesia sangat tangguh, rakyatnya cerdas, pada setiap olimpiade bisa juara, perlombaan menembak antara Tentara selalu no. 1 di dunia, jadi Indonesia sangat tangguh perang no. 1 khusunya geriliya , baru no.2 Vietnam. Jadi tidak benar Indonesia dapat dikuasai negara lain dalam waktu yang singkat.”
Ketua HMI Cabang Jakarta Selatan Dedek Kholidin, menjelaskan akan penting para pemikir, senior, dan praktisi menjelaskan peristiwa politik yang terjadi. Jika tidak akan terjadi akan muncul berbagai persepsi yang akhirnya menimbulkan masalah.
Acara ini cukup mencerahkan dihadiri Pungsionaris HMI cabang Jakarta Selatan, Mahasiswa PTIQ, dan Mahasiswa SPS UIN Sahid.(W03)

Loading...