Minggu, 06 September 2026

Anindya Kusuma Putri Kaget Ditanya Tentang Islam dan Teroris

Administrator - Kamis, 21 Januari 2016 08:50 WIB
Anindya Kusuma Putri  Kaget Ditanya Tentang  Islam dan Teroris

Beberapa hari belakangan, Indonesia, khususnya Jakarta sedang menjadi pusat perhatian dunia. Hal itu tak lepas dari aksi teroris yang melakukan aksi pengeboman dan penembakan secara random di sejumlah tempat sekitar jalan Thamrin Jakarta Pusat beberapa hari lalu.

Baca Juga:

Puteri Indonesia 2015, Anindya Kusuma Putri ternyata mendapat pertanyaan terkait aksi terorisme itu ketika mewakili Indonesia di ajang Miss Universe 2015 di Las Vegas, Amerika Serikat. Tak cuma itu saja, gadis kelahiran Semarang itu juga diminta pendapatnya tentang banyaknya jumlah teroris beserta hubungannya dengan aksi teroris di Indonesia.

“Aku kemudian ditanya tentang Islam karena aku orang muslim. Mereka bilang Indonesia sangat banyak orang muslim. Apa pendapat kamu tentang teroris? Pertanyaan pertama sudah berat,” cerita Anindya saat ditemui di gedung Mustika Ratu Jakarta, Senin (18/1).

Jelas saja pertanyaan itu cukup mengejutkan Anin. Tapi dengan tegas dan elegan gadis berusia 23 tahun itu menjawab sesuai dengan apa yang ada dalam pikirannya.

“Aku jawab, ‘Aku bangga jadi muslim mewakili Indonesia, karena teroris tidak ada hubungan dengan agama. Agama saya pun tidak mengajarkan yang seperti itu’,” pungkasnya.

Aksi terorisme mengerikan itu pada akhirnya juga membuat sederet seleb Tanah Air ketar-ketir. Masing-masing punya komentar tersendiri, seperti Maia Estianty yang mengutuk sang pelaku, Ahmad Dhani yang meminta warga untuk minta maaf pada ISIS, hingga Marshanda yang dihujat karena postingannya. (kpl)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Bravo Satresnarkoba Polres Labuhanbatu atas tangkapan 4 Kg Garam China di Bus ALS
Agus Dwi Handaya Kembali Pimpin IKAFEBUSU Periode 2026–2030
Dr. Kaswinata Terpilih sebagai Ketua IAEI Sumut Periode 2026–2031
Negara Menjemput Warganya di Semenyih
Ahli Pers Nurhalim Tanjung: AI Harus Jadi Asisten, Bukan Pengganti Wartawan
Jembatan Tak Kunjung Dibangun, Warga Keluhkan Akses Bukit Lawang-Tangkahan Rusak dan Ancam Demo ke PU
komentar
beritaTerbaru