Selasa, 17 Maret 2026

Satu Nusa, Satu Bangsa dan Satu Bahasa

Administrator - Kamis, 03 Desember 2020 03:03 WIB

Oleh : Hasan Basri Siregar

Baca Juga:

Atas jasa-jasanya dalam karya monumental dibidang musik tahun 2007 almarhum menerima penghargaan bintang Budaya Paramadharma dari pemerintah RI.

Dialah, Liberty Manik (1924-1993) pencipta lagu ‘Satu Nusa Satu Bangsa’ seorang pemain biola, penyanyi, penyiar radio RRI Yogyakarta, penulis buku dan jurnalis majalah Arena pimpinan Usmar Ismail 1946.

Lagu ini diciptakan setelah menyaksikan semangat perjuangan rakyat mempertahakan kemerdekaan, sehingga lagu ini berisi anjuran persatuan dan kesatuan bangsa.

Lagu ‘Satu Nusa Satu Bangsa’ pertamakali diperdengarkan lewat siaran radio tahun 1947, ketika beliau bekerja di RRI Yogyakarta saat hangat-hangatnya agresi Belanda I.

Pergeseran nilai nilai ” Satu Nusa Satu Bangsa’ kini tampaknya hanya sebatas alunan lagu di bibir saja, sedangkan makna dari Satu Nusa Satu Bangsa itu sendiri pada hakikatnya sudah mulai hilang dari hati sanubari masyarakat yang hidup di bumi Pertiwi Indonesia.

Kalau kita telaah, makna ‘ Satu Nusa’ itu sebagai pertanda, masyarakat Indonesia memiliki ikatan, menyatu di dalam Kebhinekaan

Satu Nusa, nusa berasal dari bahasa sanskerta yang bermakna pulau. Satu Nusa mengandung makna bahwa meski kita berdiri atas ribuan pulau tetapi kita tetap satu yakni tanah air Indonesia.

Satu Bangsa, mengandung makna bahwa meskipun etnis dan suku berbeda-beda tetapi kita adalah satu yakni Bangsa Indonesia.

Satu Bahasa, mengandung makna bahwa meskipun terdapat ratusan bahasa tetapi bahasa pemersatu kita adalah Bahasa Indonesia.

Mengamati perkembangan sosial politik dengan selogan, Satu Nusa, Satu Bangsa Satu Bahasa, di Negara Republik Indonesia yang sama kita hidup didalam keindonesiaan mulai, bekerja, mencari nafkah, bercocok tanam, berdiam, ( bertempat tinggal di rumah masing-masing) patut untuk kita renungkan bersama.

Issue besar yang menyita perhatian anak negeri hari ini adalah, Narkoba dan Korupsi yang meracuni juga menghancurkan anak bangsa, Habib Rizieq Shihab (HRS) dengan konsep mengembalikan moral anak bangsa menuju jalan yang lurus, KELOMPOK MAKAR SUDAH ADA DI PAPUA,Dengan mendirikan Negara Federal Republik Papua Barat (NFRPB) sudah punya Presiden, namanya Forkorus Yaboi Sembut. Mereka juga sudah memiliki Kepala Kepolisian, namanya Elias Ayakeding. Dan issue terakhir, PDIP berkeras agar RUU anti-ketuhanan itu masuk rombongan Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas 2021. Artinya, RUU ini akan mereka paksakan lolos tahun depan.

Memahami dan mengamati issue besar tersebut konsep pendekatan penyelesaian setiap masalah, ilmu sosiologi sangat layak untuk di terapkan.

Melakukan pembiaran atas isu yang berkembang tanpa penyelesaian yang rasional lambat laun akan menghilangkan persatuan yang kita bangun dengan bersusah-payah dimulai para pendahulu pendiri Republik Indonesia.

Dan yang akan lebih mirisnya lagi lagu ” Satu Nusa Satu Bangsa Satu Bahasa” hanya tinggal kenangan.

Untuk itu, Fungsi Sosiologi dalam proses pembangunan tujuan utama yang ingin dicapai adalah perencanaan yang terarah. Melalui perencanaan tersebut akan disusun pembangunan masyarakat yang mampu meningkatkan tingkat kehidupan mereka, baik dari segi material maupun spiritual. Hal-hal yang menjadi kebutuhan sosial masyarakat harus dipenuhi agar nantinya perubahan sosial yang terjadi bisa menuju arah yang lebih baik.

Masalah sosial yang timbul diantara masyarakat sebagian besar terjadi karena adanya kesenjangan sosial yang tidak dapat dipungkiri. Selain itu, interaksi yang terjadi pasti akan menimbulkan berbagai pandangan yang berbeda di antara masyarakat. Untuk itu, Sosiologi hadir dengan fungsi untuk memecahkan masalah yang terjadi. Hal tersebut bisa dilakukan karena ilmu tersebut mampu membeberkan fakta-fakta mengenai hal-hal yang terjadi di dalam masyarakat.***

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Polres Sergai Ungkap Kasus Penculikan Anak dan Pembunuhan di Pulau Gambar, Dua Tersangka Ditangkap
Posko SIAGA Layanan Telkomsel Selama Periode Mudik di Medan dan Sekitarnya
Forkopimda Bersama BAIS TNI Gerebek Gudang Diduga Penimbunan BBM Solar Bersubsidi di Medan Marelan, Aneh Polisi Kemana
HUT Toba Berlangsung Sukses, Bupati dan Wakil Bupati Sampaikan Terimakasih
Waka Polres Tapanuli Selatan Cek Pos Pelayanan Gunungtua, Pastikan Pengamanan Idul Fitri 1447 H Siap
Tradisi Mangulosi dan Arak-Arakan Bendi Warnai Penyambutan Rektor Baru UIN Syahada Prof Sumper Mulia Harahap
komentar
beritaTerbaru