Usai Aniaya Sesama Warga, Terduga Pelaku Akhirnya Diringkus Tim Jatanras Polres Asahan
sumut24.co ASAHAN, Kepiawaian dan ketelitian tim kepolisian kembali teruji. Tim Jatanras Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Asahan
News
Jakarta I Sumut24 CO
Baca Juga:
Fenomena merokok elektrik yang dikenal dengan istilah vaping atau vape saat ini tengah populer karena penggunanya beranggapan kalau vape lebih aman dibanding rokok konvensional karena kadar nikotinnya lebih rendah. Namun, Medical Underwriter Sequis dr Debora Aloina Ita Tarigan mengatakan walau vape mungkin tidak memiliki kandungan nikotin sebanyak rokok konvensional tapi kandungan nikotin vape tetap sama bahayanya dengan rokok. Risiko kesehatan yang ditimbulkan vape juga tidak main-main, mulai dari batuk hingga potensi kanker paru.
“Pada vape terdapat kandungan karsinogen dan nikotin yang berpotensi menyebabkan iritasi tenggorokan dan gangguan saluran pernapasan. Paparan rokok asap vape tidak hanya berbahaya bagi penggunanya tapi juga bagi sekelilingnya. Terutama, bagi anak-anak karena daya tahan tubuh mereka belum sekuat orang dewasa. Asap vape juga dapat menempel pada permukaan benda dan berpotensi masuk ke dalam organ tubuh, “sebut dr. Debora.
Asap atau uap dengan nikotin yang terkandung dalam vape bisa menyebabkan adiksi jangka panjang karena paparan asap rokok konvensional maupun vape, termasuk juga polutan, bahan kimia, atau radiasi dapat menyebabkan radang dan iritasi pada paru. Peradangan dapat berlangsung singkat hingga kronis. Jika terjadi iritasi berkepanjangan berpotensi merusak organ pernapasan dan memicu penyakit kritis, seperti kanker paru kronis dan penyakit jantung.
“Gejala kanker paru biasanya tidak dapat dideteksi cepat dan awam, dibutuhkan serangkaian pemeriksaan fisik maupun laboratorium, seperti pemeriksaan dahak, X-Ray, CT scan paru, biopsi paru dan bronkoskopi untuk menegakkan diagnosis kanker paru, “sebut dr. Debora.
Penyakit kanker paru masih bisa dikendalikan atau dikontrol tapi sangat sedikit kemungkinan untuk sembuh total. Ada beberapa pilihan pengobatan kanker paru, yakni pembedahan atau operasi, target terapi, radioterapi dan kemoterapi. Untuk pengobatan dengan kemoterapi hanya dapat dilakukan ketika karsinoma sel kecil telah menyebar ke bagian tubuh lainnya sehingga tidak mungkin dilakukan pembedahan. Proses pengobatannya membutuhkan tindakan medis berbiaya besar, waktu yang panjang, peralatan medis yang lengkap dan canggih mulai dari rawat jalan, rawat inap, dan rawat jalan pascarawat inap.
Mengingat bahaya kanker paru, dr. Debora mengajak masyarakat ikut aktif menurunkan prevalensi kanker paru karena kasus kematian pada kanker paru-paru tertinggi di Indonesia. Ia menyarankan agar perokok dan pengguna vape meninjau kembali kebiasaan mereka dengan mengurangi hingga benar-benar berhenti merokok dan menggunakan vape. Dr. Debora juga mendorong masyarakat menerapkan pola hidup sehat dengan mengonsumsi makanan bergizi seimbang, rutin berolahraga, dan diimbangi dengan istirahat yang cukup. Perlu juga melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin untuk mencegah kanker paru, mulai dari medical check-up standard hingga rontgen dada atau CT scan paru.
Menghadapi risiko penyakit kanker, dibutuhkan proteksi komprehensif
Risiko terpapar nikotin dan vape tidak saja mengganggu penggunanya tapi juga mereka yang hidup bersama atau dekat dengan pengguna sehingga menjaga hidup sehat saja dirasa tidak cukup. Kita juga perlu melakukan tindakan preventif, yakni melengkapi diri dan keluarga dengan proteksi kesehatan yang komprehensif. Sequis menyediakan Sequis Q Infinite MedCare Rider Series Plan Lite  yang memiliki keunggulan untuk perawatan kanker. Diantaranya, masa tunggu hanya 90 hari untuk penyakit kanker, tersedia manfaat perawatan kanker yang sangat komprehensif. Mulai dari perawatan sebelum perawatan aktif (termasuk diagnostik, 60 hari sebelum perawatan aktif), perawatan aktif (termasuk obat, tindakan medis, konsultasi) – kemoterapi, radioterapi, terapi imun, terapi target, terapi hormon, manfaat perawatan setelah perawatan aktif (90 hari setelah perawatan aktif) dan manfaat pemantauan (1x per tahun polis sampai dengan 5 tahun). Semuanya sesuai tagihan.
Sequis Q Infinite Medcare Rider Series Plan Lite hadir dengan manfaat kamar rawat inap 2 tempat tidur yang tidak menggunakan kamar terendah yang memberikan manfaat optimal dengan harga minimal. Ada juga sejumlah manfaat pelengkap, seperti penggantian biaya untuk donor pihak ketiga, biaya rawat jalan, terapi, konsultasi gizi, osteopati, manfaat pengobatan tradisional Tiongkok, biaya konsultasi Psikologis, biaya peralatan medis, biaya pembelian anggota tubuh artifisial, dan biaya perawatan atas komplikasi pra dan pascamelahirkan. Tersedia dengan 3 pilihan plan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan nasabah,” sebut Health Product Senior Manager, Ninis Melodie.(red-1)
sumut24.co ASAHAN, Kepiawaian dan ketelitian tim kepolisian kembali teruji. Tim Jatanras Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Asahan
News
sumut24.co TANJUNGBALAI , Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina melepas keberangkatan 34 peserta dan pendamping Kwartir Cabang
News
Pembentukan DPK ABPEDNAS Kecamatan Batang Kuis, DPC Deli Serdang Tekankan Sinergi BPD dan Kepala Desa Kawal Program Strategis
kota
GELOMBANG DEMONSTRASI DIPICU TERHENTINYA AKTIVITAS PEMBELIAN BIJIH TIMAH MASYARAKAT
kota
Anto Genk Hadiri Pembukaan Sumatera Utara Rally 2026, JMSI Sumut Siap Dukung Publikasi Event Otomotif Bertaraf Internasional
kota
Pencuri Pintu Besi Ditangkap Polsek Tanjung Morawa
kota
Keluarga Winda Lorenza Gowasa Resmi Lapor ke Polda Sumut
kota
Kementan Apresiasi Kecepatan Penanganan Pascabencana Sektor Pertanian Kabupaten Solok.
kota
Wali Kota Solok Dr. H. Ramadhani Kirana Putra, S.E., M.M, Pimpin Apel Gabungan Sekaligus Membuka Gerakan Gotong Royong Bersama.
kota
PCNU Sumut Dukung Gus Yusuf Pimpin PBNU Muktamar Jombang
kota