PW IPQAH Sumut Apresiasi Kesungguhan Pemprov Sumut Sukseskan MTQ ke-40
PW IPQAH Sumut Apresiasi Kesungguhan Pemprov Sumut Sukseskan MTQ ke40
kota
Corona Virus VS Corona Politik
Baca Juga:
Oleh : Hasan Basri Siregar wartawan Harian Sumut24
Secara umum masyarakat menafsirkan Corona Virus sebagai Bakteri halus, yang hanya bisa dilihat alat khusus seperti mikroskop. Sedangkan alat mikroskop merupakan Mikroskop (bahasa Yunani: micros = kecil dan scopein = melihat). Mikroskop merupakan alat bantu yang dapat ditemukan hampir diseluruh laboratorium untuk dapat mengamati ( melihat) organisme berukuran kecil (mikroskopis).
Sedangkan “Virus” itu sendiri adalah mikroorganisme patogen yang menginfeksi sel makhluk hidup. Virus hanya dapat bereplikasi di dalam sel makhluk hidup karena virus tidak memiliki perlengkapan seluler untuk bereproduksi sendiri. Semua bentuk kehidupan dapat diinfeksi oleh virus, mulai dari hewan, tumbuhan, hingga bakteri dan arkea.
Lain halnya dengan Corona Politik, Corona Politik secara umum masyarakat awam akan mengartikan itu sebagai permainan kepentingan. Bila di politisasi kearah kepentingan ekonomi maka akan berdampak harga harga akan melambung seperti, sarung tangan, obat- obatan, masker dan lain sebagainya.
Lebih parah dan dahsyat nya lagi bila Corona Politik di arahkan kearea kepentingan ” Agama”. Para politikus akan mendramatisir Corona Virus itu sangat membahayakan, sampai-sampai beberapa mesjid ditutup, tempat keramaian di stop dan sekolah juga diliburkan. ujung ujungnya kitapun mengetahui anggaran APBN,APBD di gelontorkan……..
Seandainya setiap masalah itu muncul secara Buming, seperti kasus Corona Virus, kasus Jiwasraya, ditangani secara profesional oleh para ahli di bidangnya masing-masing, tentu hal itu tidak menimbulkan kehebohan dan ketakutan di tengah tengah- tengah masyarakat.
Oleh karenanya, marilah kita melihat persoalan itu secara profesional juga. Biarkan persoalan itu ditangani oleh ahli di bidangnya.kita yang tidak menguasai bidang itu jangan malah ikutan, apa lagi “membumbui” untuk kepentingan sesaat. yang pada akhirnya negri ini porak poranda.
Untuk itu, para stekholder berikanlah masyarakat itu Edukasi dengan keahliannya, jangan justru sebaliknya, seolah mereka berbicara dengan kepintarannya, padahal yang disampaikannya itu kebodohan nya.***
PW IPQAH Sumut Apresiasi Kesungguhan Pemprov Sumut Sukseskan MTQ ke40
kota
Patroli Blue Light Brimob Sumut, Respons Cepat Laporan Warga dan Cegah Balap Liar di Kota Medan
kota
SapiPisang di Garis Batas Ketika Kedaulatan Bertemu Kemanusiaan Oleh Abdullah RasyidStaf Khusus Menteri Imigrasi dan PemasyarakatanMaha
Politik
Jemaah Haji Kloter 09 di JamuWali Kota Solok dengan Masakan Minang di Asrama Haji
kota
AI MENIPU SAYA, JANGAN PERCAYA BUTA!
kota
Laporan Kajian Fiskal Alokasi Anggaran Urusan Pendidikan Dan Kebudayaan Kota Medan Tahun Anggaran 2026
kota
MEDAN Terungkapnya paket Belanja Tagihan Listrik Penerangan Lampu Jalan Umum (LPJU) Pemerintah Kota Medan senilai Rp291.064.084.500 seba
Ekbis
Bekasi Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menegaskan bahwa ijazah perguruan tinggi tidak lagi menjadi satusa tun
News
sumut24.co JAKARTA, Gelombang penyampaian aspirasi dari kalangan mahasiswa yang menolak kebijakan kenaikan harga BBM kembali menyita perhat
News
Medan Sumut24.co Anggaran Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (Perkim Cikataru) Kota Medan untuk Tahun Anggara
News