Bupati Paluta Gandeng Kejari dan Polres, Aduan Pemerintahan Tak Boleh Salah Penanganan
Bupati Paluta Gandeng Kejari dan Polres, Aduan Pemerintahan Tak Boleh Salah Penanganan
News
Baca Juga:Ketua Forum Masyarakat Peduli Stunting (FORMAPSU) Sumatera Utara, dr. Tuahman Purba, M.Kes, menyerukan agar program penanganan dan pencegahan stunting di daerah ini diperkuat secara signifikan. Menurutnya, meskipun telah banyak upaya dilakukan, angka stunting masih memerlukan perhatian serius dan kolaborasi yang lebih intensif dari berbagai pihak.
- Fee 25% Rp 2,7 Miliar Disunat Sejak Awal, Proyek Irigasi Rp11 Miliar di Asahan Diduga Jadi Sapi Perah Oknum Ketua Partai
- Ketua TP Posyandu Asahan Tinjau Posyandu Manggis, Integrasikan Tracing TBC dan CKG demi Kesehatan Masyarakat
- Ketua TP PKK Asahan Salurkan Kepedulian Lewat Bhakti Sosial Keagamaan, Peluk Anak Yatim dan Lansia
Dalam diskusi terkait stunting di Medan hari ini, dr. Tuahman Purba menekankan bahwa stunting bukanlah masalah yang dapat diselesaikan oleh satu sektor saja. Ia mendorong agar seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah daerah, lembaga swadaya masyarakat (LSM), pihak swasta, akademisi, hingga keluarga, terlibat aktif dalam gerakan percepatan penurunan stunting.
"Kita tidak bisa hanya mengandalkan program dari dinas kesehatan. Stunting terkait erat dengan masalah sanitasi, gizi, pola asuh, dan ekonomi. Oleh karena itu, diperlukan kerja sama yang solid antara Dinas Kesehatan, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA), Dinas Pertanian, Dinas Pendidikan, bahkan sampai ke tingkat desa/kelurahan," ujar dr. Tuahman.
Lebih lanjut, dr. Tuahman Purba menegaskan komitmen FORMAPSU untuk menjadi mitra strategis dalam upaya penurunan stunting di Sumatera Utara.
"Kami dari Forum Masyarakat Peduli Stunting siap berkolaborasi dengan berbagai pihak, dan utamanya dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu), untuk penguatan dan perluasan program stunting di seluruh wilayah. Kami siap mendukung intervensi gizi spesifik dan sensitif agar benar-benar menjangkau kelompok sasaran," tegas dr. Tuahman.
dr. Tuahman juga menyoroti pentingnya fokus pada periode 1.000 hari pertama kehidupan (HPK), yang dimulai sejak konsepsi hingga anak berusia dua tahun. Ia meminta adanya peningkatan edukasi dan pendampingan bagi ibu hamil dan ibu yang memiliki balita.
"Periode emas ini adalah kunci. Pemerintah daerah harus memastikan setiap ibu hamil mendapatkan layanan kesehatan yang memadai, termasuk pemberian tablet tambah darah dan pemeriksaan rutin. Setelah anak lahir, penting sekali untuk menggalakkan kembali pemberian ASI eksklusif dan pemberian makanan pendamping ASI (MPASI) yang bergizi," tambahnya.
FORMAPSU mengapresiasi langkah-langkah yang telah diambil oleh Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota. Namun, dr. Tuahman mengingatkan bahwa tantangan ke depan masih besar, terutama dalam hal akuntabilitas data dan pemerataan intervensi gizi spesifik dan sensitif.
"Intervensi yang sudah ada harus tepat sasaran dan berkelanjutan. Kita harus memastikan bahwa alat ukur seperti antropometri di Posyandu berfungsi dengan baik, dan hasilnya digunakan untuk mengambil kebijakan yang responsif. Mari bersama-sama wujudkan generasi emas Sumatera Utara yang sehat dan bebas dari stunting," pungkasnya.
Dengan adanya penegasan kolaborasi dari FORMAPSU ini, diharapkan program stunting di Sumatera Utara akan semakin terarah, meluas, dan mencapai target penurunan sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).
FORMAPSU merupakan sebuah organisasi forum yang hadir dalam rangka untuk memperkuat dan memperluas gerakan peduli terhadap persoalan stunting. Berbagai latar belakang aktivis kesehatan dan aktivis sosial telah bergabung dalam forum ini.rel
Bupati Paluta Gandeng Kejari dan Polres, Aduan Pemerintahan Tak Boleh Salah Penanganan
News
Ketua TPPKK Kabupaten Solok Edukasi Pelajar Paninggahan tentang Pencegahan Perundungan dan Kekerasan Anak
News
sumut24.co MedanPemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPT
Umum
sumut24.co MedanDinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sumatera Utara (Sumut) mengajak seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dan i
Umum
sumut24.co MEDAN, Riset Universitas Sumatera Utara mengungkap potensi tanaman obat lokal melalui teknologi ekstraksi ramah lingkungan, iden
kota
sumut24.co KISARAN, Bunda PAUD Kabupaten Asahan secara resmi membuka kegiatan Peragaan Manasik Haji Cilik Tingkat PAUD Kabupaten Asahan Tah
News
sumut24.co MEDAN, Harapan dapat hadir melalui hal sederhana bantuan untuk memenuhi kebutuhan keluarga atau darah yang tersedia saat seseor
kota
sumut24.co MEDAN, Universitas Sumatera Utara (USU) meraih Mandaya Awards 2026 kategori Perguruan Tinggi berkat program pengembangan Agrowis
kota
sumut24.co ASAHAN, Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.A.P., memimpin langsung pelaksanaan Rapat Koordinasi Pemerintahan (Rakorpem) Kabupa
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Peredaran barang ilegal di wilayah pesisir Sumatera Utara kembali menjadi perhatian aparat penegak hukum.Sebanyak
News