Dari Amsterdam, Seruan Membangun Politik Alternatif untuk Indonesia
Dari Amsterdam, Seruan Membangun Politik Alternatif untuk Indonesia
kota
Oleh : Marwan Ashari Harahap
Baca Juga:
Anda tentu masih ingat dengan syair lagu ini :Jika Ada Yg Bilang Kutak Baik…Jangan Kau Dengar…Jika ada yang Bilang ku Berubah…Jangan Kau Dengar …#
Penggalan Syair Lagu yg dinyanyikan Bunga Citra Lestari tsb, mengisyaratkan, agar semua orang tdk cepat percaya dgn omongan orang lain.
Begitu juga halnya dgn streotipe maupun stigma selama ini yang ditujukan terhadap orang Tabagsel.
Ada yang nyeleneh, mengatakan orang Tabagsel itu gut-gut alias iri atau dengki dan sejenisnya yang menjustice sifat orang Tabagsel negatif seperti itu. Saya pikir anggapan itu adalah suatu kekeliruan dan tidak berdasar sama sekali karena tidak berdasarkan riset atau langkah2 ilmiah.
Oleh karenanya anggapan itu tidaklah benar. Dan pandangan tsb bersifat subjektif yang sangat individual, yg tdk bisa digeneralkan pada semua orang Tabagsel.
Karena sifat iri, dengki dan tdk baik tersebut bisa saja terjadi dan melekat pada semua orang bukan pada suatu daerah, suku, atau suatu bangsa saja.
Dan menurut saya, jika ada sekelompok orang mengatakan orang Tabagsel itu gut-gut, itu adalah suatu pernyataan yang menjurus “Disharmonisasi” yang dapat menimbulkan ketidaknyamanan bagi orang Tabagsel yg dapat memicu konflik maupun perpecahan antar sesama. Maka sebaiknya harus dihindari…
Didalam ajaran agama Islam kiita juga dilarang untuk menjelek-jelekkan maupun memperolok-olok sesuatu suku atau kaum, karena belum tentu orang yg memper olok- olok tersebut lebih baik dari yg memper olok-olok. Q.S. Al-Hujurat : 11 ).
Dalam sejarah peradaban umat manusia jg, menyangkut sifat baik dan buruk selalu saja mewarnai kehidupannya, sesuai zamannya tidak hanya dimonopoli satu suku atau bangsa saja melainkan hampir semua peradaban itu ada biang keroknya atau ada saja orang yg memiliki sifat tdk baiknya, mulai dari Zaman Nabi Adam AS. Yakni anaknya Habil dan kabil, ada yg baik dan ada yg tdk baik. zaman Nabi Musa AS. Ada Fir’aunnya yg tdk baik, Zaman Nabi Muhammad SAW, ada Abu Lahab atau Abu Jahalnya orang yg tdk baik. Dan tentunya begitu jugalah Daerah atau suku2 nya, tentu ada orang2 iri, dengki dan orang tdk baiknya, seperti di Minangkabau ada Malin Kundang , di Tapanuli mungkin ada kisah si Toba, Kisah Batu Gantung, toh semuanya ada kisah tdk baiknya dan tentu banyak sifat buruk lainnya seperti Sangkuriang, dan lain sebagainya.
Namun yg jelas, Orang Tabagsel itu secara umum, baik budayanya, peradabannya, adat istiadatnya serta kearifan lokal lainnya yg diwariskan secara turun temurun para leluhur Orang Tabagsel itu ; Good..Good..(Baik..Baik..) semuanya, karena dalam penciptaannya, kita sebagai manusia adalah sebaik-baik penciptaan.. (Q.S.At-Tin : 4 ).
Dan semua kita manusia diciptakan ke bumi ini adalah dalam keadaan suci-bersih. Wallahu A’lam Bisshowab.**
* Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Tabagsel
Dari Amsterdam, Seruan Membangun Politik Alternatif untuk Indonesia
kota
Bimtek Berulang di Brastagi Cottage Disorot, Barapaksi Pertanyakan Transparansi dan Kepatutan Penggunaan Anggaran Daerah
kota
Polsek Medan Area Perkenalkan Program "BANG JAGA"
kota
Rakernis Humas Polda Sumut, Penguatan Komunikasi Publik Jadi Kunci Kepercayaan Masyarakat
kota
lTransformasi Mutu Layanan Pasatama Institute Dorong Peningkatan Kapasitas SDM dan Infrastruktur SPPG Berstandar Internasional
kota
Kebun PTPN Cot Girek Diokupasi dan Dijarah Pekerja Menderita Negara Rugi Miliaran
kota
sumut24.co Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat fungsi pengaturan dan pengawasan sektor jasa keuangan. Langkah ini dilakukan melal
Ekbis
Akselerasi Program, MA Swasta TPI Fokus Kembangkan Madrasah Entrepreneur Berbasis Religius
News
sumut24.co MEDAN, Sekolah Pascasarjana Universitas Sumatera Utara (SPs USU) didirikan sejaktahun 1985 dan merupakan lembaga yang menyelengg
kota
sumut24.co ASAHAN, Masalah tembok pagar milik Yayasan Pendidikan Maitreyawira di Jalan Gang Setia, Kelurahan Tebing Kisaran, Kecamatan Kisa
News