Wujudkan Tata Kelola Bersih, Bupati Asahan Serahkan LKPD 2025 ke BPK Perwakilan Sumut
sumut24.co MEDAN, Pemerintah Kabupaten Asahan secara resmi menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 kepada
News
MEDAN I SUMUT24.co Memang siapapun mau mencalon atau dicalonkan dalam Pilkada dan sebagainya adalah sah-sah saja. Namun majunya Anak, Menantu dan Besan Presiden Joko Widodo dalam perhelatan Pilkada 2020 menjadi perhatian masyarakat luas. Dan hal tersebut merupakan pertentangan nilai demokrasi yang dikembangkan dengan praktik politik dinasti sehingga tinggal masyarakat yang menentukannya, Ucap Pemerhati Sosial dan Politik Shohibul Anshor Siregar kepada SUMUT24, Minggu (12/1). Menurutnya, Masalah ini telah menjadi perbincangan nasional. Bahkan, kalau saya tak salah menyimak, Megawati dalam pidato resminya kemaren telah memberi perhatian khusus atas masalah ini.
Baca Juga:
Ada tiga hal pokok yang amat serius tentang hal ini. Pertama, kesediaan rakyat Indonesia menerima dan mendukung penerapan politik dinasti. Banyak orang menilai adanya pertentangan nilai demokrasi yang dikembangkan dengan praktik politik dinasti. Sehingga tak sedikit pula orang yang cenderung mulai berani berpendapat bahwa jika Jokowi sedikit bersabar dan ingin memiliki legacy demokrasi yang luhur, biarlah anak dan menantu yang ingin menjadi kepala daerah itu menunggu sampai waktunya kelak tiba.
Kedua, saluran pengorbitan politik kepartaian yang mereka rencanakan secara langsung mencederai tradisi internal yang dibangun tentang kekaderan dan promosinya. Berbeda jika mereka menempuh jalur perseorangan, resistensi partai tidak akan begitu besar.
Lebihlanjut Direktur Nbasis tersebut dan Ketiga, soal peluang menang adalah sesuatu yang tidak otomatis mudah dihitung meski anak dan menantu Jokowi didukung oleh aliansi partai-partai besar. Tokoh-tokoh lokal yang berani bersaing secara psikologis kemungkinan besar akan beroleh dukungan yang potensil meluas. Banyak contoh untuk ini. Dalam pilkada Jawa Timur kemaren misalnya, cucu Bung Karno saja kandas di tangan Khofifah Indar Parawansa.
Jika Jokowi akan tetap berkeras hati memajukan anak dan menantunya, taruhannya sangat besar. Menang atau kalah tetap akan menjadi sorotan rakyat.
Ditambahkan Dosen Fisipol UMSU tersebut, Tentu saja saya tak pernah ama sekali menganggap seseorang kehilangan hak politik untuk merebut jabatan kepala daerah karena berstatus anak atau menantu Presiden. Namun pikiran umum yang mengemuka saat ini adalah bahwa “mungkinkah demokrasi luhur berjalan dengan praktik politik dinasti iniâ€, dan saya ada pada posisi yang juga mempertanyakan itu.(W03)
sumut24.co MEDAN, Pemerintah Kabupaten Asahan secara resmi menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 kepada
News
Membentuk Jiwa Korsa dan Mental Baja, Brimob Sumut Gelar Pembinaan Tradisi Bintara Remaja
kota
sumut24.co MEDAN, Pemerintah Kabupaten Asahan secara resmi menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 kepada
kota
sumut24.co ASAHAN, DPRD Kabupaten Asahan menggelar Rapat Paripurna dalam rangka penyampaian Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) B
News
Sergai sumut24.co Camat Tanjung Beringin, Ahmadi Darma, mulai menerapkan kebiasaan bersepeda menuju kantor sebagai bagian dari dukungan te
News
Tokyo Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyaksikan langsung penandatanganan 10 nota kesepahaman (MoU) antara pelaku usaha In
News
Jakarta, Album &039ARIRANG dari BTS rilis hari Jumat, 20 Maret lalu dan ARMY menunjukkan dukungan penuhnya di Spotify terhadap comeback
Ekbis
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution memaparkan capaian makro ekonomi daerah tahun 2025 saat menyampaikan
Politik
Medan SMAN 2 Medan menggelar acara pelepasan siswa kelas XII yang dihadiri oleh para orang tua, guru, dan alumni, di halaman sekolah pad
Kota
Gubernur Bobby Nasution Serahkan LKPD TA 2025 ke BPK Sumut
kota