Sabtu, 30 Mei 2026

Proses Lelang Jabatan, Pejabat Pemprov Diduga Ikut Suap

Administrator - Kamis, 07 April 2016 05:16 WIB
Proses Lelang Jabatan, Pejabat Pemprov Diduga Ikut Suap

Medan|SUMUT24 Dugaan keterlibatan sejumlah pimpinan pejabat Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam kasus suap sejumlah petinggi DPRD Sumatera Utara untuk pengesahan APBD Sumut tidak mempengaruhi proses lelang jabatan pejabat eselon II Pemprov Sumut yang akan bergulir.

Baca Juga:

Hal tersebut dikatakan Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) yang juga mengemban jabatan selaku ketua Panitia Seleksi (Pansel) Lelang Jabatan Eselon II Hasban Ritonga.

“Saya kira akan dilihat rekam jejaknya, kalau sudah ada ketetapan hukum baru kita bisa bahas. Kalau ini, belum berpengaruh,” ujar Hasban saat ditemui usai menghadiri Rapat Kerja bersama Komisi A DPRD Sumut, Rabu (6/4).

Walau enggan mengomentari informasi tentang patungan para pejabat untuk menyuap anggota DPRD Sumut, namun Hasban mengakui terdapat sejumlah pejabat eselon II yang diangkat pada masa Gubernur nonaktif Sumut Gatot Pujo Nugroho saat ini telah mengikuti tahapan uji kompetensi dan masih menunggu hasil dari Pansel untuk penentuan lelang jabatan.

“Kita lihat saja nanti bagaimana perkembangannya, harus ada ketetapan hukum dulu,” ujarnya. (Dod)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Bermula dari Antar Teman, Berakhir Mengerikan: Polres Padangsidimpuan Ungkap Dugaan Kekerasan Seksual, Ini Kronologinya
“Sepakbola Telah Dicuri dari Rakyat”, Publik Soroti Transparansi Harga Tiket ASEAN U-19 Boys’ Championship 2026
Sukses Besar, EO Dimensi Cakrawala Indonesia Pandu Gathering Eksklusif Toyota Alphard Executive Luxury Experience di Medan
Oknum ASN Ikut Garap Lahan Eks HGU PT BSP di Asahan, Bupati Taufik : Siap-Siap Ditindak Tegas!
Semarak Idul Adha 1447 H : PSI Asahan Tebar Kebaikan, Bagikan 37 Paket Daging Kurban ke Warga Sendang Sari
Semangat Berbagi Idul Adha, DPD PSI Asahan Potong Domba Pemberian DPW Sumut untuk Warga Sekitar Kantor
komentar
beritaTerbaru