Bermula dari Antar Teman, Berakhir Mengerikan: Polres Padangsidimpuan Ungkap Dugaan Kekerasan Seksual, Ini Kronologinya
Bermula dari Antar Teman, Berakhir Mengerikan Polres Padangsidimpuan Ungkap Dugaan Kekerasan Seksual, Ini Kronologinya
kota
Medan|SUMUT24 Sejumlah program kerja di Bagian Tata Pemerintahan (Tapem) menjadi sorotan DPRD Medan, diantaranya program penegasan batas daerah Kota Medan. Program tersebut sebelumnya dianggarkan Rp.500 juta lebih pada APBD 2016 tetapi pada P APBD 2016 anggaran tersebut dihapuskan.
Baca Juga:
- Bermula dari Antar Teman, Berakhir Mengerikan: Polres Padangsidimpuan Ungkap Dugaan Kekerasan Seksual, Ini Kronologinya
- “Sepakbola Telah Dicuri dari Rakyat”, Publik Soroti Transparansi Harga Tiket ASEAN U-19 Boys’ Championship 2026
- Sukses Besar, EO Dimensi Cakrawala Indonesia Pandu Gathering Eksklusif Toyota Alphard Executive Luxury Experience di Medan
“Saya melihat program ini sangat baik, tapi kenapa ini dihapus, kami mohon penjelasan,” ucap Anggota DPRD Medan, HT. Bahrumsyah dalam rapat lanjutan pembahasan P APBD 2016, di ruang Paripurna Rabu (26/10).
Bahrum menjelaskan banyak permasalahan di batas daerah yang sekarang terjadi di masyarakat di perbatasan yang memerlukan follow up dari pemerintah Kota.
“Seperti masalah di kawasan Mabar Hilir disana ada sengketa tanah warga dimana kasusnya masuk di PN Lubuk Pakam, sementara sertifikat tanah tersebut berada di Kota Medan,” jelasnya.
Hal senada juga disampaikan Ketua DPRD Medan Henry Jhon Hutagalung yang meminta program ini tidak dihapuskan. “Kita melihat batas wilayah sangat compang camping dan tidak jelas, untuk itu kita meminta program ini tidak dihpuskan,” jelasnya.
Terkait persoalan ini, Kepala Bagian Tata Pemerintahan Zein Noval SSTP, menegaskan program Penegasan batas daerah kota Medan tersebut diantaranya untuk pembuatan patok dan hiponor petugas.
“Anggarannya Rp.500 juta itu program untuk pengadaan patok sebesar Rp.350 juta lebih dan 159 juta diantaranya untuk honor petugas yang melakukan pengecekan,” jelasnya seraya mengatakan program ini ditunda untuk sementara dan akan dilanjutkan 2017.
Dikatakannya juga, untuk program seperti ini rencananya akan ada program dari pusat terkait penegasan batas wikayah kelurahan dari pusat sebesar Rp.2,5 miliar.
“Direncanakan ada program dari pusat sebesar Rp.2,7 miliar terkait penegasan batas wilayah kelurahan, ini salah satu pertimbangan kami,” jelasnya.(R02)
Bermula dari Antar Teman, Berakhir Mengerikan Polres Padangsidimpuan Ungkap Dugaan Kekerasan Seksual, Ini Kronologinya
kota
&ldquoSepakbola Telah Dicuri dari Rakyat&rdquo, Publik Soroti Transparansi Harga Tiket ASEAN U19 Boys&rsquo Championship 2026
kota
Medan sumut24.co Event Organizer (EO) kenamaan Dimensi Cakrawala Indonesia, kembali membuktikan kelasnya dalam mengawal eventevent premiu
Ekbis
sumut24.co ASAHAN , Dunia pemerintahan dan masyarakat Kabupaten Asahan digegerkan dengan tindakan tak terpuji seorang oknum Aparatur Sipil
News
sumut24.co ASAHAN , Menjadikan momen suci Idul Adha 1447 Hijriah sebagai sarana mempererat persaudaraan dan kepedulian, Dewan Pimpinan Daer
News
sumut24.co ASAHAN, Menyemarakkan perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah / 2026 Masehi, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas In
News
sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan kembali mengukir prestasi gemilang di bidang tata kelola keuangan daerah. Kabupaten
News
BRI BO Sibuhuan Berikan Tabungan Emas Kepada Pemenang Racing FBI AgenBRILink
kota
Sat Narkoba Polresta Deli Serdang Amankan Pria Galang Yang Menyimpan Sabu
kota
IPQOH Sumut Berduka Cita Hafizhah Terbaik, Dra. Hj. Nadhirah S.Q Wafat di Mekkah
kota