Nongkrong Wah Meriah, Al Cafe Abadi

712

Medan, SUMUT24.CO
Tagline “rasa bintang 5, harga kaki 5” atau “jangan pandang rupa, tapi pandang rasa” pas kalok disematkan ke “Abadi Coffee”, Jln Abadi Tj. Rejo ini. Di cafe berkonsep wah-meriah ini, tersedia banyak outlet kuliner : berbagai masakan mie, aneka rupa nasi, bubur ayam, dan beragam minuman dari jus hingga kopi. Semua rasa kuliner yang ada, tentulah khas Medan : enak, dan/atau enak sekali.

Selain rasa, harganya tepat untuk kaum murah meriah. Tempatnya yang terbuka, sangat cocok untuk menghindari covid-19 yang genit itu. Area parkirnya luas, juga tempat sholatnya cukup nyaman. Maka, Abadi Coffee memang kurekomendasikan untuk komunitas nongkrong dari segala jurusan.

***
Pemilik cafe ini sahabatku, masih muda. Namanya Novan Effendy Sregar, aktivis PMI Sumut, mantan anggota DPRD Tapteng dan alumni SMAN2 Sidempuan. Meski cafe ini sudah berusia setahun, aku baru bersedia nongkrong di sini setelah Novan bersedia “mengaku tidak mengenal Rahmad Nur Lubis”, meski Novan dan Rahmad adalah teman satu SMA.

Masalahnya, tidaklah asyik jika tulang dan bere saling membully saat duduk di satu meja. Selain itu, si Rahmad ini adalah pemalak, eh pemulung pajak. Sedangkan aku adalah wajib pajak yang rajin berkelit. Tentulah tak elok jika petugas pajak dan wajib pajak yang bandel, ngopi satu meja. Kalok ketahuan kawan-kawan jurnalis, bisalah kami jadi bahan gunjingan.

Eit, kita abaikan di Rahmad ini. Dia bukan tokoh yang layak dibincangkan. Dan kita kembali ke soal Abadi Coffee.

Aku tantang kawan-kawan atau adik-adikku mantan aktivis Imatapsel seperti doktor Arifin Siregar & amir Tikwan Siregar (kecuali Rahmad), untuk nongkrong di sini. Beberapa kali aku nongkrong di Abadi, tak kudengar ada pengunjung yang riuh berbahasa Mandailing. Yang sempat kudengar, ada satu meja yang heboh berbahasa Sibolga, di lain waktu kudengar pula heboh berbahasa Jawa.

Di cafe ini aku pernah mencicipi gurami asam manis, udang goreng sambal pecak, mie aceh, bubur ayam, jus, tentunya sanger dan kopi hitam, dan beberapa jenis kuliner lainnya. Kesimpulannya : Abadi Coffee memang tempat nongkrong yang wah meriah.

Dan Novan, ayoooo…. (Catatan Pinggir : Coking Susilo Sakeh)