Kamis, 29 Oktober 2026

Lomba Tari Kreasi Nusantara Real Art 2026 Siapkan Juara ke Kuala Lumpur

Administrator - Kamis, 29 Oktober 2026 12:20 WIB
Lomba Tari Kreasi Nusantara Real Art 2026 Siapkan Juara ke Kuala Lumpur
Baca Juga:

JAKARTA — Sebanyak 830 penari dari 54 kabupaten/kota di 15 provinsi akan berkompetisi dalam Grand Final Lomba Tari Kreasi Nusantara Real Art Piala Kementerian Kebudayaan 2026 di Joglo Tumiyono, Klaten, Jawa Tengah, pada 11–13 Desember 2026. Ajang tingkat nasional ini menjadi ruang bagi para penari untuk menunjukkan kreativitas sekaligus memperkenalkan kekayaan seni tari Indonesia.

Penyelenggara lomba, Real Art, menyebut seluruh peserta merupakan hasil seleksi yang dilaksanakan di 18 kota di Indonesia. Kompetisi tersebut diharapkan dapat menjaring penari terbaik yang tidak hanya memiliki keterampilan teknis, tetapi juga mampu mengembangkan kreativitas dengan tetap berpijak pada kekayaan tradisi budaya Nusantara.

Adhannie Anggoro dari Real Art mengatakan, para juara akan dipilih untuk menjadi Duta Budaya Indonesia dalam program pertukaran budaya di Kuala Lumpur, Malaysia, pada April 2027.

"Kami berharap melalui kegiatan ini akan lahir penari-penari terbaik yang dapat membawa nama Indonesia sekaligus memperkenalkan kekayaan seni budaya Nusantara di tingkat internasional," kata Adhannie dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (29/10/2026).

Menurut Adhannie, Grand Final 2026 merupakan penyelenggaraan keempat ajang tersebut. Keikutsertaan ratusan penari dari berbagai daerah menunjukkan besarnya potensi seni tari di Indonesia yang perlu terus diberi ruang untuk berkembang.

Tari kreasi menjadi salah satu bentuk pengembangan seni tari yang memadukan unsur tradisi dengan gagasan, gerak, dan ekspresi baru. Pengembangannya diharapkan tidak hanya memperluas kreativitas seniman, tetapi juga menjaga kesinambungan warisan budaya di tengah perubahan selera masyarakat.

Secara nasional, kekayaan tari Indonesia merupakan bagian penting dari warisan budaya takbenda yang perlu dilindungi dan diwariskan kepada generasi berikutnya. Kementerian Kebudayaan memiliki peran dalam pengembangan, pelindungan, dan pemanfaatan kebudayaan, termasuk melalui dukungan terhadap ekosistem seni dan kegiatan yang mempertemukan pelaku budaya dari berbagai daerah.

Dengan melibatkan peserta dari 15 provinsi, Grand Final Real Art di Klaten diharapkan menjadi ajang pertemuan beragam ekspresi tari daerah sekaligus mendorong regenerasi penari. Program pertukaran budaya ke Malaysia juga membuka kesempatan bagi para juara untuk memperkenalkan seni Indonesia kepada masyarakat internasional.

Penyelenggaraan lomba ini diharapkan tidak berhenti pada kompetisi dan penentuan pemenang. Lebih dari itu, ajang tersebut dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat apresiasi masyarakat terhadap seni tari serta memperluas kesempatan bagi generasi muda untuk berkarya dan berprestasi melalui kebudayaan.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ismail Nasution
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru