Senin, 14 September 2026

Perkuat Sinergi Media Siber dan Dunia Pendidikan, Kasek SMPN 8 Padangsidimpuan Terima Silaturahmi JMSI Tabagsel

Administrator - Senin, 14 September 2026 18:25 WIB
Perkuat Sinergi Media Siber dan Dunia Pendidikan, Kasek SMPN 8 Padangsidimpuan Terima Silaturahmi JMSI Tabagsel

P.Sidimpuan | Sumut24.co

Baca Juga:

Hari ini, Senin (14/9/2026) pagi sekira pukul 09.30 WIB, Ketua Jaringan Media Siber (JMSI) Tabagsel Yusrizal Nasution yang akrab disapa Ucok Rijal diwakili Kabid Humas Bahri Siregar melakukan kunjungan silaturahmi bersama keluarga besar SMPN 8 Kota Padangsidimpuan.

Kunjungan tersebut, disambut hangat Kepala Sekolah SMPN 8 Kota Padangsidimpuan, Armila Sari Lubis, S.Pd.i di ruang kerjanya, dan berbincang-bincang terkait peran media siber dalam dunia pendidikan di Kota Padangsidimpuan terkhusus SMPN 8 Padangsidimpuan agar terus ditingkatkan.

Hubungan komunikasi dan silaturrahim yang sempat terputus pada saat bencana banjir di Kota Padangsidimpuan 2025 lalu, akhirnya kini terjalin kembali dengan semangat kebersamaan.

"Beberapa waktu lalu, saya melakukan tugas jurnalistik di lokasi banjir di Desa Huta Lombang, dan berketepatan Kepala Sekolah (Kasek) SMPN 8 dan jajarannya serta siswa-siswi mendatangi lokasi untuk menyerahkan bantuan sosial kepada warga dan orangtua peserta didik yang terdampak bencana banjir," ujar Bahri.

Di momen tersebut, kegiatan penyaluran bantuan SMPN 8 saya abadikan di satu karya jurnalistik dan mendapat respon baik dari Kepala Desa Huta Lombang, Hilman Bandaharo dan masyarakat sekitar.

Usai kegiatan tersebut, ia dan keluarga besar SMPN 8 Padangsidimpuan tidak pernah bersua lagi hingga akhirnya Allah SWT memberikan kami waktu untuk kembali menjalin silaturahmi.

"Banyak hal yang kami perbincangankan dengan Ibu Kasek yakni membahas peran media siber dalam memberikan edukasi kepada masyarakat dan dunia pendidikan,"tuturnya.

Menurut Kasek, Media siber merupakan wadah informasi publik untuk memberikan dan menyampaikan berita terverifikasi untuk kepentingan publik.

"Saya berharap para pemilik media terkhusus JMSI Tabagsel dan para jurnalis bisa bekerja dengan profesional dan mengedepankan konfirmasi secara langsung saat ingin menyampaikan suatu pemberitaan, agar masyarakat tidak termakan isu yang belum tentu benar dan hoax serta disinformasi," ujarnya.

Kasek Armila menambahkan saat ini, SMPN 8 memiliki 33 guru dan 7 orang tenaga pendidik dengan jumlah 550 peserta didik.

"Setiap hari pada jam pembelajaran, para guru dan tenaga pendidik sangat bersemangat mengajar dan berdedikasi penuh. Saya sangat mengapresiasi mereka semua," ceritanya dengan hari kepada Humas JMSI.

Kasek juga menuturkan bahwa dimasa kepemimpinanya selama dua tahun ini, SMPN 8 Kota Padangsidimpuan banyak perubahan dan mutu, kualitas serta pelayanan pendidikan terus ditingkatkan untuk mencetak generasi emas di Bumi Salumpat Saindege tutup Kepsek.

Sementara itu, Ketua JMSI Tabagsel Yusrizal Nasution yang akrab disapa Ucok Rizal melalui Kepala Bidang Humas Bahri Siregar mengatakan, dunia pendidikan tidak dapat berjalan sendiri tanpa dukungan berbagai elemen masyarakat.

Di Kota Padangsidimpuan, kehadiran media siber dan JMSI Tabagsel dan media yang tergabung didalamnya kini bukan sekadar penyampai informasi, melainkan menjadi mitra strategis yang berperan vital dalam memajukan, mengawasi, serta membangun kesadaran bersama terhadap kualitas pendidikan daerah.

"Media berperan sebagai corong informasi yang menyampaikan kebijakan, program, dan terobosan pendidikan kepada masyarakat luas. Mulai dari kebijakan Dinas Pendidikan, kurikulum baru, hingga kegiatan kegiatan di sekolah. Media siber memastikan informasi tersebut dapat diakses oleh orang tua, guru, dan warga Kota Padangsidimpuan," ujar Bahri.

Humas JMSI menambahkan, media siber juga sebagai ruang aspirasi yang sangat penting bagi dunia pendidikan. "Melalui media, suara guru, siswa, maupun pemangku kepentingan dapat tersalurkan dan didengar bersama, sehingga kebijakan yang diambil benar-benar menjawab kebutuhan pendidikan kita," ucapnya.

Selain itu, media siber juga berfungsi sebagai pengawas sosial. Ketika ditemukan kendala disekolah mulai dari fasilitas sekolah yang belum memadai, distribusi bantuan, hingga pelayanan pendidikan. Media bisa mengangkatnya ke permukaan bukan untuk mencari kesalahan, melainkan sebagai bahan perbaikan bersama. Hal ini mendorong pemerintah dalam membangun dunia pendidikan.

Menjembatani Pemerintah dan Masyarakat

Di Kota Padangsidimpuan, media siber menjadi jembatan penghubung antara pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan masyarakat. Ketika pemerintah merencanakan program pendidikan, media membantu mensosialisasikan; ketika masyarakat memiliki harapan dan keluhan, media menjadi wadah penyampaiannya. Sinergi ini menciptakan iklim pendidikan yang terbuka, partisipatif, dan transparan.

Berbagai kegiatan seperti kunjungan monitoring ke sekolah, pelatihan guru, hingga diskusi pendidikan yang diberitakan media, turut meningkatkan antusiasme masyarakat terhadap dunia pendidikan. Hal ini mendorong partisipasi warga untuk lebih peduli dan berkontribusi nyata dalam memajukan pendidikan daerah.

Terakhir, Bahri berharap dengan peran yang semakin strategis, media siber di Kota Padangsidimpuan diharapkan terus hadir sebagai mitra yang membangun, menyajikan berita yang berimbang, mendidik, dan menginspirasi tutupnya.zal

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ismail Nasution
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Dit Reserse Siber Polda Sumut Ungkap Pornografi Daring
Polda Sumut Belum Tetapkan Tersangka Anggota KPU Padangsidimpuan
komentar
beritaTerbaru