Senin, 15 Juni 2026

SPPG Buntu Pane Dihentikan Sementara, Terkait Enam Siswa Penerima Manfaat Keracunan Makanan Program MBG

Administrator - Senin, 15 Juni 2026 11:19 WIB
SPPG Buntu Pane Dihentikan Sementara, Terkait Enam Siswa Penerima Manfaat Keracunan Makanan Program MBG
Sumut24.co
sumut24.co -ASAHAN , Sebuah dugaan kasus keracunan makanan yang diduga berkaitan dengan penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terjadi di Sentra Penyediaan dan Pengolahan Gizi (SPPG) Buntu Pane, wilayah kerja Puskesmas Prapat Janji, Kabupaten Asahan. Menanggapi laporan tersebut, Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan segera mengerahkan tim gabungan untuk melakukan pengecekan dan investigasi langsung ke lokasi pada Jumat, 12 Juni 2026.

Baca Juga:
Langkah cepat ini diambil guna menelusuri penyebab kejadian sekaligus memastikan aspek keamanan pangan dan kondisi sanitasi lingkungan di tempat pengolahan makanan tersebut. Dari hasil pemeriksaan awal yang dilakukan tim, tercatat sebanyak (6) enam orang penerima manfaat telah berobat ke Puskesmas dengan keluhan utama sakit perut dan diare setelah mengonsumsi makanan yang disediakan melalui program ini.

Sebagai tindakan pencegahan dan pengamanan, operasional SPPG Buntu Pane resmi dihentikan sementara terhitung sejak 8 Juni 2026 sampai batas waktu yang belum ditentukan lebih lanjut. Hasil pengawasan juga menunjukkan bahwa SPPG tersebut belum mendapatkan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Hal ini dikarenakan nilai hasil Inspeksi Kesehatan Lingkungan baru mencapai 50 persen, dan sampai saat ini belum ada perbaikan yang dilakukan sesuai rekomendasi yang telah disampaikan sebelumnya.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan menyatakan bahwa pihaknya tetap berkomitmen untuk terus melakukan pemantauan ketat, memberikan pembinaan, serta melaksanakan pengawasan secara rutin agar makanan yang disalurkan kepada masyarakat benar-benar aman dan layak dikonsumsi.

"Keamanan dan kesehatan penerima manfaat adalah prioritas utama kami. Penghentian operasional ini diperlukan agar perbaikan dapat dilakukan secara menyeluruh sebelum layanan dibuka kembali," ujarnya.

Sementara Kadis Kesehatan Kabupaten Asahan, dr. Hari Sapna, MKM melalui Sekretaris Fahrizal Pohan, SKM, M.Kes saat dikonfirmasi Wartawan, Minggu (14/6/2026) membenarkan dan mengajak seluruh warga untuk lebih peduli terhadap kondisi makanan yang dikonsumsi dan segera melaporkan kepada petugas kesehatan jika menemukan gejala atau kejadian yang berpotensi mengganggu kesehatan, demi kebaikan bersama. (tec)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Bambang Sumantri
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Viral! Pekerja Dapur SPPG Prapat Janji Dianiaya, Ungkap Potong Gaji Sembarangan Hingga Menu Makan Bikin Sakit
Jual Beli Titik Dapur Gizi Disorot, Forwaka Asahan Minta Seluruh SPPG Diaudit Total
Panen Raya Jagung Kuartal II 2026, Polres Padangsidimpuan Targetkan Produksi 90 Ton untuk Dukung Swasembada Pangan
Pj Sekda Madina Afrizal Nasution Dorong Percepatan Gizi Gratis, 4 SPPG Baru Resmi Diluncurkan
Polda Sumut Ikuti Panen Raya Jagung Serentak Polri Bersama Presiden Prabowo, Dukung Ketahanan Pangan Nasional
Panen Raya Jagung Serentak di Tapsel, Kapolres AKBP Yon Edi Winara Tegaskan Komitmen Dukung Ketahanan Pangan
komentar
beritaTerbaru