JAKARTA, SUMUT24.CO
Baca Juga:
Anggota Komisi V DPR RI, Musa Rajekshah, menyoroti mahalnya harga tiket penerbangan domestik yang dinilai semakin memberatkan masyarakat, khususnya warga Sumatera Utara.
Politisi yang akrab disapa Ijeck itu bahkan mengaku masyarakat kini banyak memilih jalur penerbangan melalui Malaysia maupun Singapura karena tarifnya dinilai lebih murah dibanding penerbangan langsung domestik ke Sumut."Harga penerbangan tiket yang melonjak yang kita tidak tahu apa penyebabnya kalau sekarang ini memang karena avtur harga yang naik. Tapi sebelum-sebelumnya juga harga tiket naik. Ini juga yang selalu menjadi pertanyaan," ujar Ijeck saat Kunjungan Kerja Spesifik Komisi V DPR RI ke kantor AirNav Indonesia di Kompleks Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Jumat (22/5/2026).
Menurut Ijeck, Komisi V DPR RI ingin memastikan pemerintah memiliki pengawasan yang jelas terhadap kenaikan harga tiket pesawat, termasuk penetapan ambang batas atas maupun bawah tarif penerbangan domestik.
"Kami berharap bisa mengawasi dan pemerintah khususnya pemerintah yang berhubungan bisa melihat berapa sih ambang batas atas kenaikan tiket atau batas bawah kenaikan harga tiket," katanya.
Legislator dari daerah pemilihan Sumatera Utara I itu mengaku fenomena warga Sumut memilih transit ke Malaysia atau Singapura kini semakin sering terjadi lantaran harga tiketnya lebih ekonomis.
"Ya kita berulang kali ya, saya khususnya karena dapil di Sumatera Utara mengalami hal yang memang kita lihat penerbangan penuh kita pindah ke jalur. Ngambil internasional terdekat Malaysia-Singapura ternyata lebih murah," ungkap Ketua DPD Partai Golkar Sumut tersebut.
Ijeck menilai kondisi itu menjadi ironi karena masyarakat Indonesia justru harus menggunakan jalur internasional demi mendapatkan tiket penerbangan yang lebih murah.
Ia pun meminta pemerintah mengevaluasi berbagai faktor yang memengaruhi tingginya tarif penerbangan domestik, mulai dari biaya ground handling hingga harga avtur di dalam negeri. Rel
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News