TOKOH MASYARAKAT SUMUT RUSLAN, NILAI ACHMAD DANIEL CHARDIN LAYAK MEMIMPIN SUMUT
Baca Juga:
Sumatera Utara|sumut24.co
Mantan Pangdam I/Bukit Barisan, Mayjen TNI (Purn) Achmad Daniel Chardin, merupakan figur potensial yang layak dipertimbangkan untuk memimpin Provinsi Sumatera Utara.
Pandangan tersebut disampaikan oleh Dr. H. Ruslan, SE, SH, MH selaku tokoh masyarakat sekaligus akademisi Hukum Administrasi Negara dan Hukum Agraria di Sumatera Utara.
Berdasarkan pengamatan langsung, beliau mengenal Achmad Daniel Chardin sebagai pribadi religius yang konsisten mengamalkan nilai-nilai keislaman. Dalam keterangannya, ia menegaskan bahwa Achmad Daniel bukan hanya figur yang tegas dalam kepemimpinan militer, melainkan juga memiliki kedalaman spiritual yang teruji.
Achmad Daniel bukan sekadar pemimpin dalam struktur formal, melainkan teladan dalam pengamalan nilai-nilai agama. Beliau aktif dalam kegiatan keagamaan dan konsisten menampilkan karakter religius dalam kehidupan bermasyarakat," tegasnya.
Menurutnya, karakter religius tersebut tercermin dari kehadiran Achmad Daniel dalam berbagai forum keislaman, mulai dari pengajian rutin hingga kegiatan sosial berbasis masjid. Hal tersebut merupakan nilai lebih yang jarang ditemukan pada figur publik berlatar belakang militer.
Lebih lanjut, beliau menilai bahwa pendekatan humanis yang diterapkan Achmad Daniel menunjukkan keseimbangan antara ketegasan komando dan kelembutan dalam memimpin. "Beliau mampu berbaur dengan seluruh lapisan masyarakat tanpa kehilangan jati diri sebagai pribadi yang menjunjung tinggi nilai agama. Inilah kekuatan moral yang esensial bagi seorang kepala daerah," jelasnya.
Dari perspektif akademis, beliau menyatakan bahwa perpaduan antara pengalaman kepemimpinan strategis, kecerdasan, serta landasan religius yang kokoh menjadikan Achmad Daniel Chardin figur yang patut diperhitungkan untuk jabatan strategis di masa mendatang.
Ia menegaskan, Sumatera Utara membutuhkan pemimpin yang tidak hanya cakap secara manajerial, tetapi juga memiliki integritas moral dan spiritual yang kuat. "Religiusitas bukan sekadar simbol. Religiusitas harus tercermin dalam sikap, kebijakan, dan keberpihakan kepada rakyat. Semua itu saya lihat ada pada diri Saudara Achmad Daniel," tegasnya.
Menutup pernyataannya, beliau mengimbau masyarakat untuk mencermati secara objektif rekam jejak figur-figur potensial, dengan tetap menjaga persatuan dan kondusivitas daerah.
"Sumatera Utara ke depan memerlukan pemimpin yang kuat dan berakhlak. Figur dengan kualifikasi demikian harus dikenali sejak dini," pungkasnya.
(Red)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News