Jumat, 13 Februari 2026

Inalum Hilirisasi, Bangun Smelter Terpadu Rp104 Triliun di Kalbar

Administrator - Jumat, 13 Februari 2026 11:13 WIB
Inalum Hilirisasi, Bangun Smelter Terpadu Rp104 Triliun di Kalbar
Sumut24
Pabrik pengelolaan dan Pemurnian bauksit–alumina–aluminium di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat.(SUMUT24.co)
sumut24.co -BATUBARA , PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) terus mempercepat agenda hilirisasi nasional dengan melakukan groundbreaking Fasilitas Pengolahan dan Pemurnian bauksit–alumina–aluminium di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat.

Baca Juga:
Proyek raksasa ini menjadi bukti Inalum bersama Grup MIND ID dalam memperkuat industri aluminium nasional sekaligus menekan ketergantungan impor.

Langkah tersebut sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara serta kebijakan Asta Cita Presiden Prabowo yang menempatkan hilirisasi mineral sebagai tulang punggung penguatan industri dan kedaulatan ekonomi nasional.

Direktur Utama Inalum, Melati Sarnita menyampaikan, hilirisasi aluminium merupakan kunci untuk meningkatkan posisi tawar Indonesia dalam komoditas strategis dunia. Ia optimistis target swasembada aluminium pada 2030 dapat tercapai.

"Hilirisasi bauksit hingga aluminium adalah agenda strategis nasional. Percepatan pembangunan smelter dan refinery dilakukan untuk menekan impor, meningkatkan daya saing, serta membangun rantai pasok aluminium terintegrasi dari hulu ke hilir yang memberi dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia,"kata Melati, Kamis (12/2/2026), diterima Sumut24.co.

Dijelaskan, fasilitas di Mempawah mencakup Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) Fase 2 dan Smelter Aluminium, yang dibangun berdampingan dengan SGAR Fase 1 berkapasitas 1 juta ton alumina per tahun. SGAR Fase 2, dikelola PT Borneo Alumina Indonesia, anak usaha Inalum dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM), yang juga berkapasitas 1 juta ton per tahun.

Sehingga kapasitas produksi alumina domestik melonjak menjadi 2 juta ton per tahun, dengan penyerapan bijih bauksit mencapai 6 juta ton per tahun dari wilayah tambang ANTAM di Kabupaten Mempawah dan Landak, Kalimantan Barat.

Untuk pasokan listrik untuk smelter aluminium kedua akan disuplai PT Bukit Asam Tbk.
Sementara itu, Smelter Aluminium Mempawah dirancang berkapasitas 600 ribu ton aluminium per tahun, yang seluruhnya diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.

"Jika digabungkan dengan produksi Smelter Inalum di Kuala Tanjung, Kabupaten Batubara, total kapasitas aluminium Inalum akan mencapai sekitar 900 ribu ton per tahun,"ungkap Melati.

Lebih lanjut Melati menerangkan, proyek yang masuk dalam Program Strategis Nasional tersebut menelan investasi fantastis sebesar Rp104,55 triliun atau setara USD 6,23 miliar.

Selain memperkuat ketahanan pasokan bahan baku industri, proyek ini juga diproyeksikan mendongkrak produk domestik bruto (PDB) hingga Rp71,8 triliun per tahun, meningkatkan penerimaan negara sekitar Rp6,6 triliun per tahun, serta menyerap sekitar 65.000 tenaga kerja secara langsung dan tidak langsung.

"Groundbreaking fasilitas terpadu ini bentuk keseriusan Inalum dan Grup MIND ID dalam mengakselerasi hilirisasi mineral secara berkelanjutan. Sinergi BUMN, dukungan penuh pemerintah, dan penguatan rantai pasok nasional, hingga ekosistem aluminium Indonesia mandiri, berdaya saing global,"tutupnya.(Jo)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Bambang Sumantri
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Danantara Groundbreaking Enam Proyek Hilirisasi Senilai US$7 Miliar, Untuk 6.000 Lapangan Kerja Tercipta
LSM LARaS Minta Tindak Pembangunan Renovasi Swalayan RBM Psr 2 Barat Rengas Pulau Tidak Miliki Izin PBG
Luar Biasa!!! Bangunan Memorie Kupi Psr II Rengas Pulau Diduga Rugikan PAD dan Tidak Miliki Izin PBG Tidak Tersentuh
Berkedok Renovasi, Pembangunan Milik Swalayan RBM Psr 2 Barat Rengas Pulau Tidak Miliki Izin PBG
Lapor Pak Walikota Medan, Bangunan Memorie Kopi Psr II Marelan Raya Rengas Pulau Diduga Rugikan PAD
Polsek Bangun Purba Bersama Muspika Lakukan Pengecekan Lokasi yang Diduga Menjadi Tempat Judi Dadu Putar
komentar
beritaTerbaru