Selasa, 10 Februari 2026

Lagi, Rumah Sekaligus Usaha Ponsel Warga di Tanjung Beringin Terbakar dan Nyaris Ludes

Darmanto - Jumat, 06 Februari 2026 22:43 WIB
Lagi, Rumah Sekaligus Usaha Ponsel Warga di Tanjung Beringin Terbakar dan Nyaris Ludes
Fani
Sergai |sumut24.co -

Baca Juga:

Mujur tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak. Musibah kebakaran kembali terjadi di Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai). Setelah sehari sebelumnya satu unit rumah toko (ruko) ludes terbakar, kini api kembali melahap satu unit rumah sekaligus usaha ponsel milik Ivanto alias Apin, warga Dusun IX Desa Pekan Tanjung Beringin, Jumat (6/2/2026) malam.


Peristiwa kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 20.10 WIB. Saksi mata, Kemek (46), menyebutkan bahwa saat kejadian, kondisi usaha ponsel masih dalam keadaan buka dan sedang beraktivitas seperti biasa.
"Waktu itu lucky ponsel masih dalam keadaan buka. Tiba-tiba dari kejauhan saya melihat ada kepulan asap keluar dari bagian atap ponsel," ujar Kemek.

Melihat kejadian tersebut, Kemek bersama warga sekitar langsung berupaya memadamkan api menggunakan air seadanya. Berkat kesigapan warga, api berhasil dikendalikan sebelum merambat lebih luas.

"Alhamdulillah tidak semuanya terbakar, sebagian barang masih bisa diselamatkan," tambahnya.

Namun demikian, Kemek menyesalkan lambannya kedatangan petugas pemadam kebakaran milik Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai yang baru tiba di lokasi sekitar pukul 20.55 WIB.
"Sudah sering kejadian kebakaran di sini, tapi damkar selalu terlambat datang. Ini sangat membahayakan, apalagi daerah kami padat penduduk," keluhnya.

Ia berharap ke depan Kecamatan Tanjung Beringin memiliki satu unit mobil pemadam kebakaran yang siaga dan berpos di Kantor Camat Tanjung Beringin, guna mempercepat penanganan jika terjadi kebakaran.

Lokasi kejadian langsung diamankan oleh personel Koramil 11/Tanjung Beringin bersama Polsek Tanjung Beringin dengan memasang garis polisi (police line) guna kepentingan penyelidikan.

Kapolsek Tanjung Beringin, AKP Syawalludin, melalui Kanit Reskrim IPDA Restu Hutasuhut, menjelaskan bahwa hasil pemeriksaan awal menunjukkan dugaan kebakaran disebabkan oleh korsleting arus listrik.
"Dugaan sementara api berasal dari korsleting instalasi listrik di bagian atap ponsel," jelas IPDA Restu.

Dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa. Namun, kerugian materiil ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Sementara itu, Camat Tanjung Beringin, Ahmadi Darma, S.H., yang turut meninjau lokasi kejadian, mengimbau masyarakat agar lebih waspada, terutama di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu dan memasuki musim kemarau.

"Kami menghimbau kepada warga, khususnya Desa Pekan yang padat penduduk, agar lebih berhati-hati. Perhatikan instalasi listrik dan penggunaan alat elektronik agar tidak terjadi korsleting atau arus pendek," ujarnya.

Ia menegaskan bahwa kejadian kebakaran yang sudah dua kali terjadi dalam sepekan ini harus menjadi perhatian serius bagi semua pihak.
Terkait permintaan warga mengenai pengadaan satu unit mobil pemadam kebakaran, Ahmadi Darma membenarkan kebutuhan tersebut mengingat jauhnya jarak pos damkar yang berada di Kecamatan Sei Bamban maupun Perbaungan.

"Kami mewakili aspirasi warga berharap agar ada pos pemadam kebakaran di Kantor Camat Tanjung Beringin. Kami akan berupaya memohon kepada pemerintah daerah agar menyediakan satu unit mobil pemadam kebakaran demi keselamatan masyarakat," pungkasnya. (Fani)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Darmanto
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Rumah Dinas Karyawan PT Socfindo Negeri Lama Diminta Jadi Tapak KMP
Wali Kota Bantu Pembangunan Rumah Tahfiz Quran Haji Sugiat Santoso, di Pondok Persulukan Tuan Guru Batak Serambi Babussalam Simalungun
Ruko Dua Lantai di Tanjung Beringin Terbakar, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta
Ruko Dua Lantai di Tanjung Beringin Terbakar, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta
Sekdako T. Tinggi Himbau Pedagang Tempati Kios Pasar Inpres
Dilarang Masuk Area Perusahaan, PT Ganda Saribu Jadi Catatan Tim Optimalisasi PAD
komentar
beritaTerbaru