Rabu, 04 Februari 2026

Megawati Disambut Menteri Negara UEA, Berbincang Hangat soal Cucu hingga Bung Karno

Administrator - Senin, 02 Februari 2026 07:48 WIB
Megawati Disambut Menteri Negara UEA, Berbincang Hangat soal Cucu hingga Bung Karno
Presiden Kelima Republik Indonesia sekaligus Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Prof. Dr. (HC) Megawati Soekarnoputri, melakukan kunjungan kerja ke Uni Emirat Arab (UEA).idt
Abu Dhabi – Presiden Kelima Republik Indonesia sekaligus Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Prof. Dr. (HC) Megawati Soekarnoputri, melakukan kunjungan kerja ke Uni Emirat Arab (UEA) selama tujuh hari, mulai 1 Februari 2026. Dalam lawatan ini, Megawati didampingi putranya yang juga Ketua DPP PDIP, M. Prananda Prabowo.

Baca Juga:

Sekretaris Jenderal DPP PDIP, Hasto Kristiyanto, mengatakan Megawati akan menghadiri sejumlah agenda internasional penting selama berada di UEA. Hal tersebut disampaikan Hasto usai melepas keberangkatan Megawati dan rombongan di Jakarta, Minggu (1/2/2026).


"Selama berada di UEA, Ibu Megawati akan mengikuti rangkaian agenda internasional, termasuk menghadiri Zayed Award 2026 Annual Ceremony," ujar Hasto.


Selain Prananda Prabowo, jajaran DPP PDIP yang turut mendampingi Megawati antara lain Ketua DPP Bidang Luar Negeri Ahmad Basarah, Kepala Badan Riset dan Analisa Kebijakan Strategis PDIP Andi Widjayanto, serta Duta Besar RI untuk Tunisia yang juga Ketua DPP PDIP Bidang Agama (nonaktif), Zuhairi Misrawi.


Menurut Hasto, Ahmad Basarah, Andi Widjayanto, dan Zuhairi Misrawi telah lebih dahulu tiba di Abu Dhabi untuk menyambut kedatangan Megawati.
Hadiri Zayed Award dan Forum Internasional
Di Abu Dhabi, Megawati dijadwalkan menghadiri sejumlah agenda Zayed Award for Human Fraternity (ZAHF), di antaranya Zayed Award 2026 Annual Ceremony, Guest of Honour Gala Dinner, serta Zayed Award Roundtable Meeting.


Ahmad Basarah menjelaskan bahwa ZAHF merupakan penghargaan internasional bergengsi yang digagas pada 2019, terinspirasi dari penandatanganan Dokumen Persaudaraan Manusia oleh Paus Fransiskus dan Imam Besar Al-Azhar Ahmed Al-Tayeb di Abu Dhabi.


"Pada 2024 lalu, Ibu Megawati menjadi salah satu anggota dewan juri ZAHF dan mengikuti rapat dewan juri di Vatikan," ungkap Basarah.


Hasto menambahkan, dalam forum ZAHF tersebut, Megawati turut memperjuangkan agar organisasi Islam terbesar di Indonesia, Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah, meraih penghargaan sebagai organisasi kemasyarakatan (civil society organization).


"Dalam berbagai rapat, Ibu Megawati mampu meyakinkan para dewan juri bahwa NU dan Muhammadiyah layak menjadi pemenang," kata Basarah.


Selain itu, Megawati juga dijadwalkan berbicara dalam International Human Fraternity Majlis dengan tema kepemimpinan perempuan. Dalam forum tersebut, Megawati akan berbicara bersama sejumlah pemimpin perempuan dunia, antara lain Ibu Negara Lebanon Nehmat Aoun, Ibu Negara Pakistan Aseefa Bhutto Zardari, serta Ibu Negara Kolombia Veronica Alcocer Garcia.


Megawati juga diagendakan bertemu dengan Putra Mahkota Abu Dhabi, Sheikh Khaled Bin Mohamed Bin Zayed Al Nahyan. Pertemuan ini menjadi momen istimewa mengingat Megawati juga pernah bertemu langsung dengan Sheikh Khaled pada 2025 lalu.
Disambut Hangat di Abu Dhabi


Megawati tiba di Bandara Al Bateen, Abu Dhabi, Minggu (1/2/2026) sore waktu setempat atau Minggu malam WIB. Ia disambut Duta Besar RI untuk UEA Judha Nugraha serta Menteri Negara pada Kementerian Luar Negeri UEA, Saeed Bin Mubarak Al Hajeri.


Turut menyambut di ruang tunggu bandara, Ketua DPP PDIP Ahmad Basarah, Andi Widjayanto, Zuhairi Misrawi, serta Atase Pertahanan RI untuk UEA Brigjen TNI Tony Aris Setyawan.


Dalam perbincangan hangat, Saeed menyampaikan ucapan selamat datang dan berharap Megawati dapat menikmati kunjungannya di Abu Dhabi. Ia juga mengajak Megawati mengunjungi Museum Nasional Zayed di Pulau Saadiyat yang baru diresmikan pada 3 Desember 2025.


"Museum Nasional Zayed sangat bagus dan jaraknya hanya sekitar lima menit dari hotel," ujar Saeed.
Megawati menyatakan akan mengagendakan kunjungan ke museum tersebut pada 7 Februari 2026.


Suasana pertemuan semakin cair saat Saeed dan Megawati berbincang santai mengenai keluarga, cucu, hingga cicit. Megawati juga memperkenalkan istilah "Bung" yang melekat pada Presiden Pertama RI, Soekarno.


"Panggilan 'bung' itu biasanya panggilan dari hati," ujar Megawati.


Setelah perbincangan hangat tersebut, Megawati dan rombongan kemudian melanjutkan perjalanan menuju hotel tempat menginap selama berada di Abu Dhabi.rel

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Ketum PDIP Resmikan Kantor Megawati Institute di HUT ke-53, Tegaskan Konsistensi Ideologi Pancasila
Anggota DPRD Sumut Jadi Tersangka Penganiayaan
Megawati Soekarnoputri Kembali Menjadi Ketum PDI Perjuangan
Megawati Hadiri Peringatan 60 Tahun Kunjungan Kim Il Sung
komentar
beritaTerbaru