8 PMI Gagal Bekerja di Malaysia, Nakhoda dan ABK Kapal Diamankan
8 PMI Gagal Bekerja di Malaysia, Nakhoda dan ABK Kapal Diamankan
kota
JAKARTA— Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-53 sekaligus Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I PDI Perjuangan yang digelar di Beach City International Stadium, Ancol, Jakarta, Sabtu (10/1/2026), berlangsung khidmat dan penuh nuansa ideologis. Ribuan kader partai tumpah ruah mengikuti agenda strategis yang menegaskan arah perjuangan politik PDIP ke depan.
Salah satu momen paling penting dalam rangkaian acara tersebut adalah penandatanganan akta notaris pendirian Kantor Megawati Institute, sebuah lembaga pemikiran (think tank) yang digagas langsung oleh Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri.
Penandatanganan dilakukan oleh Megawati Soekarnoputri dan disaksikan Ketua DPP PDIP Darmadi Durianto serta Bendahara Umum PDIP Olly Dondokambey, disertai tepuk tangan panjang dari ribuan kader yang memadati arena.
Prosesi bersejarah ini disaksikan jajaran lengkap pengurus partai, mulai dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP), Dewan Pimpinan Daerah (DPD), hingga Dewan Pimpinan Cabang (DPC) tingkat provinsi serta kabupaten/kota. Hadir pula anggota DPR RI Fraksi PDIP, anggota DPRD, serta para kepala daerah dan wakil kepala daerah dari PDI Perjuangan di seluruh Indonesia.
Megawati Institute didirikan sebagai lembaga nonprofit yang berfokus pada pengembangan dan penguatan ideologi Pancasila 1 Juni 1945. Lembaga ini menjadi ruang konsolidasi pemikiran strategis kebangsaan dengan melibatkan para cendekiawan, baik yang berasal dari internal PDI Perjuangan maupun kalangan independen.
Saat ini, Megawati Institute dipimpin oleh Hilmar Farid, mantan Direktur Jenderal Kebudayaan, yang dikenal luas sebagai intelektual dengan perhatian besar pada sejarah, kebudayaan, dan ideologi bangsa.
Dalam HUT ke-53 dan Rakernas I ini, DPP PDIP mengusung tema besar "Satyam Eva Jayate" dengan subtema "Di Sanalah Aku Berdiri, Untuk Selama-lamanya". Semboyan berbahasa Sanskerta tersebut bermakna "Kebenaran akan Menang", sementara subtema yang diambil dari lagu kebangsaan Indonesia Raya karya W.R. Supratman menegaskan daya tahan dan keteguhan sikap dalam memperjuangkan kebenaran.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan peringatan HUT ke-53 pada 10 Januari dan berlanjut dengan Rakernas hingga 12 Januari 2026. Rakernas ini menjadi forum strategis sebagai tindak lanjut hasil Kongres VI PDIP yang dilaksanakan pada Agustus 2025, sekaligus memperkuat konsolidasi ideologi, organisasi, dan arah kebijakan politik partai menuju agenda nasional ke depan.
Melalui pendirian Megawati Institute, PDIP menegaskan posisinya tidak hanya sebagai kekuatan politik elektoral, tetapi juga sebagai penjaga dan pengembang nilai-nilai ideologi kebangsaan di tengah dinamika zaman.red
Baca Juga:Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
8 PMI Gagal Bekerja di Malaysia, Nakhoda dan ABK Kapal Diamankan
kota
Brimob Polda Sumut All Out Amankan Piala AFF U19 ASEAN Toba 2026
kota
Polda Sumut Bongkar Live TikTok Bermuatan Pornografi, Host Raup Rp5 Juta per Hari
kota
Piala Dunia 2026 Bergulir, Polda Sumut Buka Nobar Gratis untuk Masyarakat hingga Laga Final
kota
DPWAMIN Sumut Bongkar Dugaan Permainan Proyek Rp5 Miliar di Deli Serdang, Kejati Diminta Turun Tangan
Hukum
sumut24.co PRAPAT, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara secara resmi membuka Pekan Inovasi dan Investasi sekaligus mencanangkan pelaksanaan S
News
APBD Kota Padangsidimpuan Belum Menjadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi, Saatnya Transformasi FiskalOleh Rusydi Nasution, STP, MM (IPB)Ketua Part
Profil
sumut24.co MedanKabar gembira bagi para pencinta buku dan keluarga di Kota Medan. Menyambut musim libur sekolah, bazar buku internasional
Info
Dapur Indonesia, Pesta Singapura Membongkar Rantai Nilai yang Timpang Oleh Abdullah RasyidMahasiswa Doktoral Ilmu Pemerintahan IPDN dan Pen
Politik
Medan, Kejuaraan Bola Voli MAVI Cup II Korwil Sumatera Utara resmi ditutup di Sport Center GOR Voli, Kamis (11/6/2026), setelah menyajikan l
Sport